SIAPBELAJAR.COM – Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan
semua sektor kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Sekolah yang biasa
berlangsung tatap muka, harus berubah daring atau online. Belajar tidak lagi
senyaman sebelumnya.
Kini pandemi telah melandai. Pemerintah terus melakukan
berbagai upaya dalam melakukan pemulihan dunia Pendidikan. Beragam kebijakan
diperbarui dan disesuaikan untuk mengoptimalkan pemulihan layanan
pendidikan.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Jumeri, dalam satu webinar, belum lama ini, menjelaskan, Kemendikburistek memiliki berbagai pilihan dalam upaya pemulihan pembelajaran.
Satu di antaranya adalah mendorong partisipasi peserta didik
dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen yang aman dengan
mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan SKB 4 menteri yang sudah diterbitkan.
Selain itu, Kemendikbudristek memberi pilihan kepada satuan
pendidikan untuk dapat memilih kurikulum pembelajaran yang paling tepat serta
memberi kelonggaran atas penggunaan dana BOS, dan alokasi dana tersebut dapat
dialihkan untuk kebutuhan prioritas selama masa pandemi Covid-19.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Sri Purwaningsih, mengatakan, terdapat strategi yang dapat dilakukan pemerintah sebagai upaya pemulihan pendidikan pascapandemi.
Bersama kementerian terkait, pihaknya secara intensif terus melakukan pembinaan
umum dan teknis sesuai kewenangan untuk meningkatkan dan menguatkan kapasitas
pemerintah daerah (pemda) dalam melaksanakan pemulihan pendidikan.
Untuk itu, ia mendorong para kepala daerah bersinergi dan mendukung kementerian dalam melaksanakan pembelajaran dan pendidikan yang aman di masa pandemi Covid-19. Hal itu bertujuan untuk mencapai pemenuhan layanan pendidikan bagi semua warga negara, terutama bagi anak usia PAUD di daerah pelosok.
Sri juga mendorong pemda untuk mengoptimalkan fungsi tim pembina Unit Kesehatan
Sekolah/Madrasah (UKS/M) tingkat Provinsi/Kabupaten/ Kota/Kecamatan dan tim
pelaksana UKS/M satuan pendidikan untuk mendukung implementasi SKB 4 Menteri
dalam pelaksanaan PTM 100 persen yang aman.
Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Direktorat
Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan, Erna Mulati, menuturkan, dalam
masa pemulihan pendidikan pascapandemi Covid-19, pihaknya terus mengupayakan
optimalisasi peran tenaga kesehatan, keluarga, guru, dan masyarakat.
Kondisi itu, katanya, diperkuat dengan melakukan penguatan
penerapan protokol kesehatan di satuan pendidikan serta penyesuaian atau
modifikasi pelayanan kesehatan anak usia sekolah dan remaja baik di
tingkat masyarakat maupun pada fasilitas pelayanan kesehatan. ***
Saintek
Saintek
Religi
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib