Pendidikan Berkualitas; Bangsa Inovatif Berdaya Saing

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1655795200423_1655795216

Ilustrasi - Sebanyak 75% responden puas atas kebijakan Kemendikbudristek

SIAPBELAJAR.COM - Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret, Jamal Wiwoho, mengatakan, kualitas pendidikan di suatu negara berkorelasi erat dengan tingkat inovasi dan menjadi salah satu tolok ukur daya saing bangsa.

“Daya saing bangsa yang tinggi akan mendorong pada kemandirian dan pada akhirnya akan membawa pada kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, pendidikan yang berkualitas menjadi kondisi penting bagi terciptanya bangsa yang inovatif dan berdaya saing,” ujar Jamal dalam webinar

Baca juga5 Podcast yang Bisa Meningkatkan Listening Skill

“Arah Baru Pendidikan Indonesia: Sikap Publik terhadap Kebijakan Kemendikbudristek” sambungnya. Minggu (19/6).

Dalam kesempatan tersebut Jamal mengapresiasi program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang telah menciptakan perubahan positif bagi pendidikan di Indonesia.

Selain sosialisasi program kepada para pemangku kepentingan, Jamal mengungkapkan bahwa transformasi informasi juga sangat penting terkait implementasi program Merdeka Belajar.

“Karena sejatinya pendidikan tidak hanya sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana proses dari interaksi-interaksi semua pemangku kepentingan,” tandasnya.

Survei Merdeka Belajar

Sementara itu, Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Kemendikbudristek, Anang Ristanto, memaparkan, berdasarkan hasil wawancara terhadap 1.520 responden di seluruh Indonesia pada 7 hingga 12 April 2022, diketahui, lebih dari 75% warga puas atas kebijakan Kemendikbudristek.

Menurutnya, hasil survei itu merupakan bentuk gotong royong dan partisipasi publik untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Indonesia.

“Dengan hasil ini tentu kami sangat optimistis bahwa dengan program Merdeka Belajar dapat membawa dampak perubahan pendidikan ke depan lebih baik dan membawa anak-anak kita, adik- adik kita sebagai generasi penerus menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul dan tangguh,” papar Anang.

Ia mengakui, walaupun tingkat kebermanfaatan sudah tinggi, namun masih ada kisaran 5 hingga 25 persen yang tingkat kebermanfaatannya masih kurang.

Hal itu menjadi tantangan agar menjadi lebih baik lagi untuk meningkatkan pengetahuan dan meyakinkan masyarakat akan program Kemendikbudristek.

“Kami akan berupaya terus menerus melakukan perbaikan salah satunya dengan melakukan sosialisasi melalui berbagai media kepada pemangku kepentingan dan juga dengan pelibatan publik,” tandas Anang.

Beberapa kebijakan yang setelah disurvei terasa manfaatnya di antaranya Pembelajaran Tatap Muka, KIP Kuliah Merdeka, Bantuan kuota internet, Bantuan Operasional Sekolah langsung ke sekolah, serta Kurikulum Merdeka dan Merdeka Mengajar. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS