Nadiem dorong seluruh pelajar di Indonesia dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri mengikuti program Kihajar STEM
SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,
dan Teknologi melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi kembali menggelar
program Pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) dan Kita Harus Belajar (Kihajar)
STEM atau Science, Technology, Engineering, Math.
Tahun ini, tema yang diusung adalah “Berkolaborasi dan Bertransformasi Menumbuhkan Ekosistem Digital Menuju Merdeka Belajar”.
“Dengan
mengikuti program ini, saya yakin seluruh guru akan sangat terbantu dalam
menyusun rancangan pembelajaran dan menerapkannya dalam kelas,” urai Mendikbudristek,
Nadiem Anwar Makarim, belum lama ini.
Ia mendorong seluruh pelajar di Indonesia dan Sekolah
Indonesia di Luar Negeri (SILN) mengikuti program Kihajar STEM (Science, Technology, Engineering, Math)
yang telah diinisiasi sejak tahun 2006.
“Melalui program ini adik-adik dapat mengeksplorasi banyak hal-hal yang baru, menarik, dan membuat proyek-proyek seru di bidang sains, teknologi, matematika. Dalam perlombaan ini nantinya ada yang menang dan ada yang kalah, tapi yang lebih penting adalah adik-adik sudah berani mencoba, berani berkarya, berani berkompetisi,” paparnya.
Empat Kompetensi
PembaTIK memiliki standar kompetensi TIK untuk guru yang terdiri dari empat kompetensi, yaitu literasi, implementasi, kreasi, serta berbagi dan berkolaborasi.
Pada level kompetensi berbagi dan berkolaborasi akan terpilih guru-guru terbaik (Sahabat Rumah Belajar) yang berpeluang mengikuti seleksi calon Duta Rumah Belajar (DRB).
Kihajar STEM merupakan wadah eksplorasi yang dapat diikuti oleh siswa SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) agar dapat memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan mampu berkomunikasi dalam menyelesaikan masalah atau proyek berbasis STEM melalui pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Pada tahun 2022, Kihajar STEM diselenggarakan secara daring dan terdiri dari 3
(tiga) tahap, yaitu Basic, Intermediate, dan Final. Pada tahap final,
2 tim terbaik dari 4 jenjang di tiap provinsi akan mengikuti tahapan pembuatan
video Tematik berbasis STEM dan presentasi.
Gen Kihajar terbaik akan mendapatkan predikat Juara Umum,
ter-berpikir kritis, ter-kreatif, ter-komunikatif, dan ter-kolaboratif dari
setiap jenjang sekaligus akan menjadi agen penggerak pemanfaatan TIK (layanan
Pusdatin) untuk pembelajaran di level peserta didik.
Tahun 2022, pendaftaran Kihajar STEM dilakukan melalui
aplikasi Rumah Belajar yang bisa diunduh di playstore. Sementara, pendaftaran
PembaTIK dilakukan melalui laman simpatik.belajar.kemdikbud.go.id.
***
Saintek
Saintek
Saintek
Trending
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib