Instagram akan Melakukan Video Selfie untuk Memverifikasi Usia Penggunanya

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1656292684085_1656292689

Instagram Melakukan Fitur Uji Coba Video Selfie untuk Memverifikasi Usia Penggunanya

SIAPBELAJAR.COM - Instagram yang merupakan aplikasi milik Meta sedang melakukan uji coba lewat video selfie dengan perangkat lunak analisis wajah sebagai metode baru untuk verifikasi usia.

Beberapa pengguna di Instagram telah mencoba mengabaikan aturan usia 13+ dengan mengedit tanggal lahir mereka agar terlihat lebih dari 18 tahun.

Baca juga: PTN dengan Prodi Akreditasi A Terbanyak

Uji Coba

Namun untuk remaja AS yang mencoba hal tersebut, sekarang akan diberikan tiga cara untuk memverifikasi usia yaitu dengan mengunggah ID, meminta tiga pengguna dewasa untuk menjamin mereka atau mengambil video selfie.

Meta berharap metode baru ini akan memastikan remaja memiliki pengalaman yang sesuai dengan usianya di Instagram. 

Mendapatkan Kritik

Raksasa teknologi tersebut sebelumnya menghadapi kritik atas keselamatan remaja dan anak di platformnya. 

Beberapa negara bagian AS menyelidiki Instagram pada tahun lalu atas pengalaman anak-anak di aplikasi berbagi foto, sebagai tanggapan atas kebocoran dari pelapor Facebook Frances Haugen. 

Untuk Melindungi Anak-anak

Will Gardner OBE, selaku Kepala Eksekutif Childnet dan Direktur Pusat Internet Safer Inggris, mengatakan bahwa uji coba ini mendorong potensi untuk mencoba dan membantu melindungi anak-anak dari konten yang bukan untuk mereka dan membuat pengalaman internet mereka sesuai dengan usianya. 

Pendapat dari 5Right Foundation

5Rights Foundation, sebuah organisasi Inggris yang berkampanye untuk keselamatan anak di lingkungan digital mengatakan bahwa upaya semacam itu sudah lama tertunda.

Mereka juga menambahkan bahwa hanya mengetahui usia pengguna saja tidak cukup untuk mengurangi anak berada dalam risiko.

Pengawasan

Orang tua dan wali pengguna Instagram remaja diberi alat tambahan untuk mengawasi pengalaman anak mereka di Instagram pada awal bulan ini. Saat ini, mereka dapat mengatur batas waktu dan melihat detail laporan apa pun yang dibuat anak mereka di platform.

Remaja juga akan didorong untuk melihat konten lain jika sudah berulang kali melihat topik yang sama di halaman jelajah Instagram, dan didorong untuk beristirahat jika terus-menerus scroll aplikasi instagram.  

Video Selfie dan Social Vouching

Video selfie telah menjadi cara populer untuk platform digital seperti aplikasi perbankan online untuk memverifikasi usia atau identitas pengguna.

Saat ini Instagram menggunakan video selfie sebagai salah satu cara pemegang akun dapat memverifikasi identitas mereka jika akun mereka terkunci.

Meta telah bermitra dengan penyedia identifikasi digital Inggris, Yoti dimana teknologinya dapat memperkirakan usia dengan menganalisis wajah manusia dan fitur wajah.

Pada white paper terbarunya yang diterbitkan pada bulan Mei, mengatakan bahwa teknologi itu akurat untuk anak berusia enam hingga 12 tahun dengan rentang kesalahan 1,36 tahun - dan rentang kesalahan 1,52 tahun untuk anak berusia 13 hingga 19 tahun.

Meta mengatakan kedua perusahaan akan menghapus gambar setelah usia pengguna telah dikonfirmasi. 

Sementara itu, social vouching atau jaminan sosial memungkinkan pengguna untuk meminta tiga pengikut bersama untuk mengonfirmasi usia mereka. Mereka yang diminta untuk mengonfirmasi berapa usia pengguna harus berusia minimal 18 tahun, dan tidak dapat menjamin pengguna lain pada saat itu.

Selektif

Dr Ysabel Gerrard, seorang dosen media digital dan lembaga di University of Sheffield, mengatakan bahwa adanya metode verifikasi usia baru Instagram merupakan tambahan yang disambut baik hanya dengan meminta pengguna untuk mengunggah ID.

Tetapi dia mengatakan mengandalkan alat verifikasi usia sebagai cara untuk melindungi anak muda secara online dapat mengabaikan mengapa mereka benar-benar mencoba membuat akun dewasa. 

"Banyak dari mereka mengatakan bahwa mereka berusia 18 tahun di Instagram untuk tidak melakukan hal-hal buruk atau melihat konten yang buruk," kata Dr Gerrard.

"Terdaftar secara teknis sebagai orang dewasa membuat mereka merasa aman karena mereka tidak berpikir mereka akan menjadi sasaran." tambahnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661664542796_1661664561

Saintek

Instagram Batasi Konten untuk Anak 16 Tahun

SIAPBELAJAR.COM - Instagram melakukan pembaruan yang menjadikan pengguna berumur di bawah 16 tahun mendapatkan pembatasan konten yang maksimal di platform ini.
1659863140624_1659863262

Saintek

Instagram Luncurkan Fitur NFT di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Instagram resmi meluncurkan fitur NFT di Indonesia (5/8/2022). Sekarang kreator dapat mengunggah karya NFT (Non-Fungible Token) secara langsung dari blockchain ke Instagram .NFT a
1659326690552_1659326778

Share and Care

9 Cara Mendapatkan Uang dari Instagram

SIAPBELAJAR.COM – Di balik fungsinya sebagai medsos, Instagram juga bisa digunakan untuk menghasilkan uang. Ada banyak cara mendapatkan uang dari Instagram apabila tekun melakukannya dan bisa memanf
Brown Beige Minimalist Simple Daily Vlog YouTube Thumbnail  (2)_1659235294

Trending

Usai Diprotes Instagram Hentikan Fitur Uji Coba Tiktok

SIAPBELAJAR.COM - Instagram belakangan mengalami perubahan pada algoritmenya yang berdampak pada lini masa penggunanya. Diketahui menampilkan rekomendasi video berbasis algoritme. Menurut mereka yang
1657200869081_1657201125

Saintek

8 Akun Instagram Wajib Follow untuk Upgrade Skill

SIAPBELAJAR.COM - Instagram kini sudah menjadi platform yang disukai hampir semua kalangan. Biasanya selain untuk networking, Instagram dimanfaatkan untuk mencari hiburan.Namun sebetulnya jika jeli