Kampus Mengajar Dorong Pembelajaran Lebih Kontemporer

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1656493261102_1656493279

Selama penugasan, mahasiswa peserta bersama para guru menjalankan berbagai program inovatif yang membantu proses KBM

SIAPBELAJAR.COM – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril, mengapresiasi kehadiran mahasiswa Kampus Mengajar di sekolah, serta turut berperan membantu adaptasi teknologi kepada guru dan tenaga kependidikan.

Apresiasi itu disampaikan dalam acara penarikan peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 3 yang dilaksanakan secara daring, Selasa, (28/6).

Sebanyak 16.174 mahasiswa peserta program Kampus Mengajar Angkatan 3 telah menyelesaikan periode penugasan selama 18 minggu di 3.846 sekolah di seluruh wilayah Indonesia. Penugasan mereka berakhir, dan akan kembali ke perguruan tinggi masing-masing.

Baca jugaRekomendasi Buku Bacaan Ala Maudy Ayunda

Selama penugasan, peserta Kampus Mengajar telah memberikan asistensi kepada guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan dasar. Selain itu, para mahasiswa ini juga memiliki tugas untuk mengakselerasi adaptasi teknologi bagi para guru.

“Harapannya, pelaksanaan Kampus Mengajar bisa mendorong proses pembelajaran Indonesia yang lebih kontemporer dan mengikuti perkembangan zaman,” ujar Iwan.

Apresiasi serupa disampaikan Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam. Ia menilai, para mahasiswa berhasil memberikan dampak positif terhadap akselerasi peningkatan literasi dan numerasi siswa melalui kolaborasi dengan para guru untuk membuat strategi pembelajaran yang efektif namun menyenangkan.

Ada banyak cerita baik yang ditorehkan mahasiswa selama 18 minggu periode penugasan di sekolah sasaran. Nizam meyakini, pengalaman selama bertugas di Kampus Mengajar bisa mengasah kompetensi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja.

Mahasiswa mampu mengembangkan kapasitas kepemimpinan, kreativitas dan inovasi, penyelesaian masalah, komunikasi, manajemen tim, dan peningkatan cara berpikir analitis.

Program Inovatif Berkelanjutan

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Jumeri, mengatakan, selama penugasan, mahasiswa peserta bersama para guru menjalankan berbagai program inovatif yang dapat membantu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Ia berharap, dari berbagai program inovatif tersebut terdapat program-program yang bisa terus digunakan secara berkelanjutan di sekolah setelah penugasan mahasiswa selesai.

“Jejak-jejak baik yang ditinggalkan oleh para mahasiswa di sekolah pasti akan selalu tertanam di benak para siswa,” tandasnya.

Diketahui, Kampus Mengajar adalah salah satu program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan, sekaligus membagikan ilmu, keterampilan, dan inspirasi bagi para murid.

Selain memperoleh pengalaman, para mahasiswa yang telah menyelesaikan program Kampus Mengajar berhak mendapatkan rekognisi sebesar 20 sks dari hasil belajar selama mengikuti program. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

5 Ide Ternak (8)_1707223857

Keluarga

DKM Masjid Lembah Quran Selenggarakan Seminar Keluarga bersama ESQ

Mediana.id - Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Lembah Quran menggelar seminar keluarga dengan tema “Mendidik Anak dengan Kecerdasan Spiritual” pada hari Sabtu, 3 Februari 2024. Seminar ini menghadirka
1668739436257_1668739463

Saintek

24 Juta per Tahun, Pemkot Blitar Buka Beasiswa untuk Mahasiswa Aktif

SIAPBELAJAR.COM - Pemkot Kota Blitar telah menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang masik aktif S1 atau D4 yang tengah menempuh pendidikan tinggi di kampus negri maupun swasta. Beasiswa ini dikhususk
1662103278104_1662103558

Saintek

Inovasi Teknologi Solar Home System

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Politeknik Negeri Cilacap (PNC) berhasil menciptakan inovasi Teknologi Solar Home System pada program PFSains 2022 yang diadakan oleh Pertamina Foundation, Rabu (31/8/20
1661437388758_1661437620

Trending

Ratusan Mahasiswa Bandung Terkena HIV/AIDS

SIAPBELAJAR.COM - Ratusan mahasiswa di Bandung terinfeksi HIV-AIDS, komisi penanggulangan AIDS (KPA) kota Bandung, Jawa barat mencatat kasus penularan HIV/AIDS didominasi usia produktif yaitu 20-29 ta
1661403557819_1661403574

Ekonomi

Serempak, Mahasiswa Kedokteran di Inggris Melakukan Penghematan

SIAPBELAJAR - Menurut survei yang dilakukan oleh British Medical Association (BMA), serikat pekerja untuk dokter dan mahasiswa kedokteran di Inggris mengungkapkan 6 dari 10 mahasiswa kedokteran di