SIAPBELAJAR.COM- Pemerintah Norwegia telah mengumumkan bahwa mereka telah memfasilitasi aturan penerimaan di institusi pendidikan tinggi bagi para pengungsi yang meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Dalam rilis media,
Kementerian Pendidikan mencatat bahwa pengungsi dapat mengajukan permohonan
tempat belajar di Norwegia tanpa harus memenuhi semua persyaratan studi yang
ada.
Sebagai bagian dari perubahan dalam proses penerimaan di pendidikan tinggi, di sekolah kejuruan, dan di institusi, skema sementara untuk tahun ajaran 2022/2023 dapat memberikan pengecualian dari persyaratan studi umum kepada mereka yang memegang izin tinggal sesuai dengan Undang-Undang Keimigrasian Bab 4 serta kepada orang asing yang mencari suaka.
Perlindungan Kolektif Sementara
Sebelumnya, pemerintah mengusulkan untuk memberikan perlindungan sementara kepada rakyat Ukraina, termasuk pelajar yang berada di Norwegia sebelum perang dengan memperluas skema perlindungan kolektif sementara dan termasuk juga kelompok lain.
Baca juga: Perpanjangan Beasiswa untuk Pelajar Ukraina
“Perpanjangan skema perlindungan kolektif sementara juga akan mencakup orang-orang yang berada di Norwegia sebagai pekerja musiman. Solusi ini akan membantu kelompok tersebut menjadi pencari suaka” kata Kementerian Pendidikan.
Perubahan Aturan
Selanjutnya, perubahan
yang diperkenalkan oleh pemerintah termasuk lembaga pendidikan yang menilai
setiap pelamar secara individual tentang pendidikan terakhir yang harus
ditempuh.
"Agar diterima, pelamar harus dianggap memenuhi syarat untuk menyelesaikan studi yang relevan" bunyi pernyataan itu.
Sekretaris Negara, Oddmund Løkensgard Hoel mengatakan bahwa banyak orang yang meninggalkan Ukraina dan menetap di Norwegia berada pada usia di mana mereka ingin memulai atau melanjutkan studi di institusi pendidikan tinggi di negara tersebut, tetapi mereka mungkin tidak memenuhi semua persyaratan penerimaan.
“Oleh karena itu, kami mengubah persyaratan penerimaan sementara dari musim gugur” kata Hoel.
Alokasi Dana
Pemerintah telah mengalokasikan NOK 48 juta atau sekitar Rp 70,9 juta untuk universitas dan perguruan tinggi untuk menawarkan 1.000 tempat belajar mulai musim gugur tahun ini. Dukungan ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi para pengungsi untuk mengakses pendidikan tinggi di Norwegia.
Penawaran Pendidikan
Kementerian mengatakan
bahwa ada kemauan yang besar di antara lembaga pendidikan untuk menawarkan
layanan kepada para pengungsi dan mencatat bahwa pengungsi yang ingin belajar
di negara itu harus mendaftar melalui penerimaan lokal dan lembaga pendidikan
yang menawarkan serta memberikan informasi mengenai hal ini di situs web
mereka.
Dalam siaran pers
sebelumnya, Kementerian Pendidikan mengatakan bahwa Norwegia diperkirakan akan
menerima sebanyak 35.000 pengungsi tahun ini, sebagian besar dari mereka berasal
dari Ukraina.
Saintek
Ekonomi
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib