SIAPBELAJAR.COM - Tahukah anda bahwa tanaman ini merupakan salah satu tanaman hias yang memiliki sejarah cukup panjang, di mana bunga soka diambil dari bahasa sansekerta yang memiliki arti terbebas. Dari segi hal menarik lainnya ternyata berdasarkan sejarah ada raja yang bernama raja asoka.
Hal tersebut mungkin tidak akan berpengaruh besar pada morfologi dan juga klasifikasi yang ada pada tanaman ini.Tetapi, hal itu menambah nilai jual dan juga estetika yang dimilikinya, sehingga banyak sekali peminat yang mau membeli dan menanam tanaman asoka di halaman rumah mereka.
Klasifikasi Ilmiah Bunga Asoka
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Caesalpinioideae
Bangsa: Detarieae
Genus: Saraca
Spesies: S. asoca
Baca Juga: Ajak Siswa Buat Puisi Sederhana dengan Media Bunga Mawar
Morfologi Tanaman Bunga Asoka
1. Akar
Morfologi yang bisa anda ketahui dari tanaman bunga soka yaitu bagian akarnya walaupun tanaman hias. Kenyataannya bunga soka ini memiliki sistem perakaran akar tunggang dan memiliki warna yang kecoklatan.
Hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan tanaman akar soka yang cukup besar dan juga kuat. Sehingga membutuhkan akar yang kokoh untuk bisa menopang tanaman tersebut. Di sisi lain bunga soka sendiri membentuk semak ataupun kerumunan dari satu tanaman.
Sehingga jika tidak menggunakan akar tunggang. Maka pengambilan air dan unsur hara yang ada pada tanah kurang maksimal.
2. Batang
Tanaman bunga soka memiliki batang yang berdiri tegak dengan pohon berkayu bulat. Walaupun tidak seperti pohon yang ada di hutan yang sangat besar.
Tetapi tanaman bunga soka ini memiliki sistem percabangan simpodial, dimana batang tanaman asoka memiliki warna yang gelap.
Terkadang terdapat bercak di bagian cabang ranting, dan beberapa bagian lainnya. Untuk pangkal batang asoka sendiri mencapai 40 cm diameternya dan cukup besar untuk tanaman hias.
3. Daun
Morfologi bagian daun dimana daun dari asoka sendiri memang tidak lengkap. Karena hanya memiliki tangkai daun, dan helai daun saja. Bentuk daun soka ini lonjong dan memiliki ukuran tidak terlalu besar, yaitu kurang lebih 25 cm dengan lebar 10 cm.
Skala yang daunnya memiliki bentuk seperti corong untuk daunnya meruncing, dan pangkal daunnya juga meruncing .bagian tepi daun soka memiliki bentuk yang merata dan bukan bergerigi disertai dengan pertulangan yang menyirip, atau biasa disebut sebagai tulang daun seperti sirip ikan.
Sedangkan untuk daging daun berbentuk seperti kertas dan juga tipis. Apabila dilihat permukaan daun soka terasa halus mengkilat dan juga memiliki warna yang sangat menarik antara hijau muda hingga hijau tua, dan akan gugur apabila suhu lingkungannya terhadap terlalu dingin.
Daun soka merupakan salah satu daun majemuk, yang mirip dengan anak daun yang berpasang-pasangan. Umumnya warnanya hijau, tetapi apabila sudah mendekati waktu untuk berguguran warnanya bisa menjadi coklat.
4. Bunga
Morfologi bunga yang paling dicari dan masuk ke dalam salah satu bagian sangat penting dalam tanaman hias tersebut.
Tanaman ini memiliki bunga yang bersifat majemuk dan berkelamin dua serta bergerombol. Di sisi lain bunga asoka juga memiliki warna yang sangat indah karena terdiri dari beragam warna.
Mulai dari merah, jingga, hingga merah muda mengarah ke warna putih. Tanaman bunga soka memiliki kelopak bunga berbentuk seperti corong. Selain itu adanya kepala sari, menempel pada bagian mahkota bunga dan juga benang sari berjumlah 4.
Saintek
Keluarga
Keluarga
Saintek
Trending
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib