Sekolah di Tasikmalaya, Jawa Barat Mulai Terapkan PTM 100 Persen

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1657724740272_1657724757

Sekolah di Tasikmalaya Mulai Terapkan PTM 100 Persen

SIAPBELAJAR.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, akan tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah-sekolah dengan kapasitas 100% untuk tahun ajaran 2022/2023. Dengan demikan, penerapan PTM 100% dapat membuat proses belajar siswa lebih efektif.

Ely Suminar, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, mengatakan pihaknya akan menerapkan 100% PTM pada awal tahun ajaran baru mulai 18 Juli 2022. Pasalnya, saat ini Kota Tasikmalaya telah menerapkan Pembatasan Gerakan Masyarakat (PPKM) Level 1.

"Mudah-mudahan dari pusat juga tak ada perubahan lagi," kata Ely Suminar, dikutip dari Republika, Selasa (12/7).

Ia menilai, pelaksanaan PTM 100 persen dapat membantu para siswa di sekolah lebih memahami materi pelajaran yang diberikan oleh gurunya. Sebab, terdapat interaksi secara langsung antara siswa dan guru dalam PTM.

Baca juga: Santri Digitalpreneur Indonesia 2022 Digelar di Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya

Menurut Ely, proses pembelajaran secara daring yang dilaksanakan selama pandemi Covid-19 memiliki banyak kekurangan. Salah satunya adalah materi pelajaran yang diberikan tak mampu terserap oleh siswa secara maksimal.

"Anak juga jadi terlalu bergantung kepada HP (handphone)," ujar dia.

Meski PTM sudah 100% dilaksanakan, Ely mengatakan protokol kesehatan (prokes) tetap akan diterapkan di lingkungan sekolah. Siswa yang belajar di dalam kelas tetap diwajibkan memakai masker.

Kantin sekolah juga diperbolehkan buka. Namun, dia mengingatkan pedagang di kantin untuk memastikan kebersihan makanan yang mereka jual.

"Kami sudah semangat untuk melaksanakan PTM 100 persen. Kalau diturunkan lagi, kasihan anak-anak, apalagi anak yang baru masuk sekolah," kata Ely.

Baca Juga: Pembelajaran Tatap Muka adalah Metode yang Terbaik

Sebagai mana diberitakn Siapbelajar.com sebelumnya, Selama pandemi, hampir seluruh negara di dunia menutup sekolah untuk melindungi warga sekolah dari pandemi hingga diperkirakan sebanyak 1,6 miliar murid di seluruh dunia terdampak kebijakan penutupan sekolah.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril,mengingatkan pemulihan pendidikan global sangat penting dibahas untuk meraih tujuan pulih bersama. Apalagi, Indonesia memimpin Presidensi G20 tahun 2022 dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengemban amanat pemulihan bersama.

“Siswa di seluruh dunia menghadapi masalah akses mendapatkan pembelajaran dan risiko kehilangan pembelajaran atau learning loss. Ini yang harus kita sikapi bersama-sama,” terang Iwan dalam sebuah kegiatan Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB) pada Kamis (7/7).   

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682637965204_1682638007

Trending

Gaji Guru PPPK di Kota Tasikmalaya Capai 40 Miliar Pertahun

SIAPBELAJAR.COM – Guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kota Tasikmalaya berjumlah 1.035 formasi telah dipenuhi. Itu telah dilakukan sejak 2021 hingga 2022 lalu, 1.035 guru PPPK
1682510796887_1682510811

Trending

Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Menurun

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena suhu panas yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun."Suhu panas di Indonesi
1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1772527336693_1772527344

Trending

Langit Indonesia Dihiasi "Blood Moon": Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

JAKARTA – Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hari ini berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka, yakni Gerhana Bulan Total atau yang sering dijuluki sebagai Blood Moon. Fenomena i
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat