KKN Moderasi Beragama

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1657924435768_1657924463

Kementrian Agama RI

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 304 mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN) dari berbagai agama mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama (KNMB). Kegiatan ini akan berlangsung mulai 17 Juli hingga 26 Agustus 2022 di Papua.

Kepastian keikutsertaan 304 mahasiswa ini tertuang dalam surat edaran Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nomor B-1693.1/DJ.I/Dt.I.III/HM.01/07/2022 tanggal 05 Juli 2022 tentang Pengumuman Hasil Seleksi Peserta KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama tahun 2022.

Baca juga: Masih Pandemi, Keluarga Diimbau Tak Jemput Jemaah di Bandara dan Asrama Haji

Penguatan Toleransi

Plh. Direktur Jenderal Pendidikan Islam yang juga Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Amien Suyitno, menyatakan bahwa kegiatan KKN ini merupakan bagian dari ikhtiar Kementerian Agama untuk mendiseminasi kesadaran saling menghargai atas fakta-fakta perbedaan di masyarakat.

Sehingga, mahasiswa diharapkan mampu menyelesaikan sebagian problem kebangsaan, di antaranya ekstremisme dan intoleransi, melalui moderasi beragama dengan pendekatan kegiatan KKN secara kolaboratif antar PTKN dari berbagai agama yang berbeda.

“Dengan memahami dan merasakan betul hidup berdampingan secara damai antar umat beragama dan kultur yang berbeda, tentu itu akan menumbuhkan sikap toleran dan saling menghargai. Dan, ini menjadi modal utama dalam membangun karakter keindonesiaan di kalangan mahasiswa,” ungkap Suyitno.

Tujuan 

Koordinator Subdit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang juga sebagai Tim Pokja Moderasi Beragama Kementerian Agama, Suwendi, menyatakan bahwa upaya penguatan moderasi beragama di lingkungan kampus PTKN diselenggarakan melalui pendekatan tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks pengabdian masyarakat, di antaranya dilakukan melalui KKN Moderasi Beragama ini.

“Di samping akan mendapatkan pengetahuan tentang moderasi beragama dan pengalaman secara praksis bagaimana bertoleransi dan menghargai, para peserta juga akan mendapatkan pengetahuan teori dan praktik pemberdayaan masyarakat melalui teori PAR (Participatory Action Research) dan ABCD (Asset Based Community Development),” tandasnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1681114421698_1681114456

Saintek

PIP, Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengentasan Kemiskinan Siswa Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Undang-Undang Dasar 1945 menekankan pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap warga negara. Dengan jelas tertera bahwa setiap warga negara berhak memperoleh dan mengikuti pendidikan d
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk
1676250150619_1676250164

Saintek

Kemenag Segera Penuhi Kebutuhan Guru MAN Unggulan

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 36 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) masih kekurangan 120 guru. Kementerian Agama akan memenuhi kebutuhannya, antara lain melalui skema pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Per
1675735280520_1675735296

Religi

Rakernas Kemenag Rekomendasikan Sembilan Strategi Kebijakan Outlook 2023

SIAPBELAJAR.COM - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama di Surabaya merekomendasikan sembilan strategi kebijakan program outlook 2003. Sembilan program outlook 2023 ini disusun tim Balitba
1675556286958_1675556314

Religi

Enam Pesan Menteri Agama dalam Rakernas Kemenag 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023. Rakernas yang digelar dua hari, 4-5 Februari 2023, ini mengangkat tema "Kerukunan Umat untuk Indonesia Heb