Mayoritas Siswa Internasional Memilih Belajar di Kanada, Kenapa? intip Alasannya

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658195456578_1658195470

Mayoritas Siswa Internasional Memilih Belajar di Kanada

SIAPBELAJAR.COM - Kanada adalah salah satu negara terkemuka di dunia untuk siswa internasional. Setiap tahunnya Kanada menjadi rumah bagi ribuan siswa.

Menurut survei siswa internasional tahunan 2021, yang dirilis akhir-akhir ini oleh Canadian Bureau for International Education (CBIE), sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pendidikan internasional di Kanada, salah satu alasan utama mengapa siswa internasional memilih Kanada untuk belajar adalah reputasi Kanada sebagai tempat yang aman dan stabil.

Alasan

Hampir 80% siswa menyebutkan alasan tersebut. Sedangkan, 70% siswa memilih Kanada sebagai tujuan studi mereka karena kualitas pendidikan yang ditawarkannya dan 50,2% lainnya menyatakan bahwa mereka menyukai negara Kanada karena masyarakatnya yang toleran dan tidak diskriminatif. Alasan lainnya adalah:

1. Peluang untuk tempat tinggal permanen – 38,1%

2. Peluang mendapatkan pengalaman kerja terkait program studi – 34,3%

3. Peluang untuk bekerja sambil belajar di Kanada – 32,2%

4. Peluang untuk mengajukan Izin Kerja Pasca Sarjana – 30,5%

5. Mendapatkan kesadaran antar budaya dan kompetensi global – 29,3%

6. Mengetahui seseorang yang tinggal/belajar di Kanada – 27,1%

7. Keterjangkauan belajar di Kanada dibandingkan dengan negara lain – 26,4%

Baca juga: O.P. Jindal Global University Akan Membuka Kembali Kampusnya

”Kanada adalah negara multikultural yang hebat dan aman yang menghormati semua orang tanpa memandang latar belakang budaya mereka. Lingkungannya luar biasa untuk belajar,” kata seorang mahasiswa dari Zambia kepada CBIE.

Negara Teratas

Sepuluh negara teratas yang mengirimkan sejumlah besar siswa ke Kanada pada tahun 2021 adalah India, Cina, Prancis, Iran, Vietnam, Filipina, Republik Korea, Amerika Serikat, Nigeria dan Meksiko.

Negara-negara ini menyumbang 72,8% dari populasi siswa internasional di Kanada dan sebesar 67,2% siswa yang berpartisipasi dalam survei ini berasal dari salah satu negara tersebut. 

Program Bahasa

Data menunjukkan bahwa hanya 2,3% siswa yang terdaftar dalam program bilingual, dengan hampir 85% belajar bahasa Inggris dan 13,2% bahasa Prancis.

Bidang Studi

Sesuai bidang studi, sebagian besar siswa terdaftar dalam bisnis, teknik, ilmu komputer serta ilmu alam dan terapan. Siswa perempuan lebih terwakili dalam ilmu dan layanan kesehatan, ilmu sosial serta seni dan desain yang secara keseluruhan menyumbang hanya di bawah 20% dari pendaftaran. Sementara pendaftaran di bidang teknik dan ilmu komputer lebih tinggi di antara siswa laki-laki. 

Pengalaman Siswa

Banyak siswa menggambarkan pengalaman mereka dengan institusi, fakultas dan anggota komunitas lainnya di universitas Kanada mereka sebagai hal yang positif. Mereka mengatakan bahwa universitas melakukan upaya untuk membuat mereka merasa disambut dan dihargai, serta percaya bahwa institusi mereka dapat mengatasi masalah-masalah mahasiswa.

Pertimbangan

Meskipun demikian, ketika ditanya apakah mereka mempertimbangkan untuk meninggalkan institusi mereka karena merasa tidak diterima atau terisolasi, sebanyak 16,5% siswa setuju, sementara 15,4% lainnya netral.

Baca juga: Uu Ruzhanul Ulum: Kuatkan Karakter Nasionalisme, PLS Bebas Plonco

“Responden mahasiswa dari Asia secara signifikan mungkin melaporkan pernah mengalami diskriminasi, pelecehan atau perasaan tidak aman, terutama di lingkungan luar kampus, di angkutan umum dan di lingkungan virtual” catatan laporan CBIE.

Menurut temuan, beberapa dari mereka yang mengindentifikasi diri sebagai kulit hitam juga lebih mungkin melaporkan diskriminasi, pelecehan atau kurangnya keamanan.

Rencana Tinggal di Kanada

Lebih dari empat dari sepuluh siswa yang berpartisipasi dalam survei mengatakan bahwa mereka berencana untuk tinggal di Kanada hingga tiga tahun untuk bekerja setelah lulus dan mengajukan permohonan tempat tinggal permanen, sementara satu dari lima mengatakan bahwa mereka berencana untuk bekerja di Kanada selama tiga tahun dan kemudian kembali ke negara asalnya.

Survei tersebut melibatkan lebih dari 67 institusi dan lebih dari 40.000 mahasiswa internasional yang sebagian besar adalah mahasiswa penuh waktu (97,8%).

Sebagian besar siswa mengatakan bahwa mereka berhasil menutupi biaya pendidikan dengan bantuan orang tua atau anggota keluarga lainnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1679987618494_1679987478

Saintek

Portugal Menyambut Hampir 70.000 Siswa Internasional pada Tahun Akademik 2021/2022

SIAPBELAJAR.COM - Kantor Statistik Nasional Portugal telah mengungkapkan bahwa hampir 70.000 siswa internasional terdaftar di Institusi Pendidikan Tinggi Portugis pada tahun akademik 2021/2022. Dat
1679554586526_1679554445

Saintek

Rencana Ambisius Jepang untuk Menyambut 400.000 Siswa Internasional pada Tahun 2033

SIAPBELAJAR.COM - Jepang berencana untuk menampung 400.000 siswa internasional pada tahun 2033 serta memikat mereka untuk tinggal dan bekerja di negara tersebut setelah lulus. Media lokal melaporka
1679386104178_1679385960

Saintek

Mayoritas Siswa Internasional di Amerika Serikat Belajar Matematika dan Ilmu Komputer

SIAPBELAJAR.COM - Universitas dan Perguruan Tinggi Amerika Serikat menawarkan berbagai program studi, mulai dari teknik hingga seni. Menurut laporan Open Doors yang dirilis oleh Institute of Interna
1678787350641_1678787226

Saintek

Peningkatan Jumlah Siswa Internasional di Jerman Dalam Satu Dekade Terakhir

SIAPBELAJAR.COM - Menurut Layanan Pertukaran Akademik Jerman (DAAD) terdapat sekitar 325.000 siswa internasional pada semester musim dingin tahun akademik 2020/2021 di Jerman. Jumlah tersebut merup