SIAPBELAJAR.COM - Pakis haji (aji) atau populer juga dengan nama sikas adalah sekelompok tumbuhan berbiji terbuka yang tergabung dalam genus pakishaji atau Cycas dan juga merupakan satu-satunya genus dalam suku pakishaji-pakishajian (Cycadaceae). Masyarakat awam di Indonesia mengenal pakis haji dari beberapa spesies yang biasa ditanam di taman-taman menyerupai palem, yaitu C. rumphii, C. javana, serta C. revoluta (sikas jepang).
Pakis haji berhabitus mirip palem, tetapi sebenarnya sangat jauh kekerabatannya. Kemiripan ini berasal dari susunan anak daunnya yang tersusun berpasangan. Semua pakis haji berumah dua (dioecious) sehingga terdapat tumbuhan jantan dan betina. Serbuk sari dihasilkan oleh tumbuhan jantan dari runjung besar yang tumbuh dari ujung batang. Alat betina mirip daun dengan biji-biji tumbuh dari samping. Alat betina tumbuh dari sela-sela ketiak daun. Walaupun ia disebut "pakis", dan daun mudanya juga melingkar sebagaimana pakis sejati, pakis haji sama sekali bukan anggota tumbuhan berspora tersebut.
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Cycadophyta
Kelas: Cycadopsida
Ordo: Cycadales
Famili: Cycadaceae
Genus: Cycas
Ciri Morfologi
Adapaun ciri-ciri morfologi yang ada dalam tanaman pakis haji, antara lain sebagai berikut;
1. Akar
Pengertian akar tanaman pakis haji disebut juga dengan radix primaria, atau berakar tunggang. Biasanya tanaman yang memiliki akar tunggang tidak membutuhkan perawatan yang cukup banyak. Karena dengan morfologi yang demikian, akar mampu memenuhi nutrisi dan air dengan baik, serta mempertahankan tekstur tanah agar selalu subur.
Baca juga: 6 Khasiat Gedebog Pisang
2. Batang
Ciri khas tanaman pakis haji yaitu mempunyai jenis batang dengan pola percabangan monopodial. Struktur batangnya berbentuk sama seperti pohon palem, namun ukuran diameternya sekitar 30 cm dengan bentuk tegak lurus. Permukaan batang pakis haji tidak licin seperti pada pohon palem.
3. Daun
Ciri-ciri tumbuhan pakis haji memiliki jenis daun yang dalam bahasa latin disebut dengan paripinnatus, atau daun majemuk menyirip. Bentuk daun pakis yaitu memanjang dan terdapat anak daun di setiap percabangan hingga bagian ujungnya. Fungsi daun pada tumbuhan adalah sebagai tempat memproduksinya makanan dari tanaman itu sendiri.
4. Bunga
Deskripsi bunga tanaman yang juga dikenal dengan Cycas ini termasuk monoecus. Pada bagian strobilus jantan terdapat mikrosporofil yang bentuknya seperti sisik rapat. Sementara bagian megasporofil bentuknya berlekuk seperti keris.
Baca juga: Khasiat Daun Binahong
5. Biji
Sesuai denga arti biji, Bagian biji dari tanaman pakis haji mempunyai bentuk oval hingga bulat sempurna. Selain itu, bentuk biji pakis haji juga sedikit menyirip. Dalam satu mikrosporofil dapat ditemukan 2 hingga 5 buah calon biji. Fungsi biji pada tanaman ini sama seperti pada tanaman yang lainnya yaitu sebagai alat berkembang biak tumbuhan.
Saintek
Keluarga
Trending
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib