Perjuangan Mahasiswa di Selandia Baru Memenuhi Kebutuhan Hidup

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
16;9 (63)_1658462383

Salah satu sudut kota di Selandia Baru di mana Mahasiswa berjuang Keras Memenuhi Kebutuhan Hidup

SIAPBELAJAR.COM - Menurut survei The People's Inquiry into Student Wellbeing 2022 yang melibatkan 4.593 siswa tersier, mengatakan bahwa siswa di Selandia Baru berjuang cukup keras untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, karena mereka tidak memiliki cukup uang untuk membeli makanan, pakaian, membayar tagihan atau menutupi perawatan kesehatan.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, responden mengatakan sering meminjam uang dari keluarga atau teman, tidak membayar tagihan tepat waktu mengambil shift ekstra di tempat kerja.

Berbagi Tempat Tinggal

Siswa yang berbagi tempat tinggal dengan orang lain menghabiskan lebih dari setengah pendapatan mereka untuk sewa. Satu dari enam siswa atau sebanyak 14% siswa berbagi tempat tinggal dengan orang lain.

Mereka menyatakan bahwa perumahan tidak memenuhi syarat untuk hidup karena cuaca dingin dan  buruk, adanya jamur, kebisingan, kepadatan, kurangnya pemeliharaan rumah dan lain-lain.

Sekitar 3/4 responden menghindari berbicara dengan tuan tanah atau pemilik sewa tentang masalah perumahan mereka, karena mereka takut akan kenaikan sewa atau dipaksa untuk pergi.

“Banyak yang mengatakan mereka tidak bisa pindah ke tempat yang lebih baik karena kurangnya pilihan atau biaya yang tinggi” tulis laporan itu.

Baca juga: Mahasiwa ITS Surabaya Juara RoboCup Internasional

Hasil Survei 

Hasil temuan survey menunjukkan bahwa sebanyak 64% siswa melewatkan kelas karena mereka harus bekerja untuk membayar sewa, sehingga tertinggal mata pelajarannya.

60% siswa mengaku tidak dibiayai oleh keluarganya, termasuk orang tua yang penghasilannya di atas batas hak tunjangan siswa.

91% siswa mendukung kontrol sewa, sementara 82% lainnya mengatakan bahwa mereka mendukung surat perintah sewa kebugaran.

2/3 siswa menyatakan mereka tidak menggunakan transportasi umum karena mereka tidak memiliki cukup uang untuk menutupinya.

91% lainnya menyatakan mereka akan menggunakan opsi perjalanan menggunakan alat transportasi jika gratis. 70% responden mengatakan bahwa mereka akan pergi ke kampus lebih sering.

Survei juga menemukan bahwa kesehatan mental siswa terpengaruh akibat adanya pandemi Covid-19. Sebanyak 69% responden melaporkan kesehatan mental yang lebih buruk di tengah krisis, yang menurut mereka berdampak sangat negatif pada studinya.

Namun, hampir 60% siswa menyatakan bahwa mereka merasa didukung oleh respons institusi pendidikan mereka terhadap pandemi.

Dulu Biaya Pendidikan Kecil di Selandia Baru

Juru bicara The Green Party’s atau Partai Hijau untuk Pendidikan Tinggi, Chloe Swarbrick mengatakan bahwa mendapatkan pendidikan di Selandia Baru pada tiga puluh tahun yang lalu memiliki biaya yang kecil sehingga orang-orang tidak memerlukan pinjaman, sementara saat ini orang-orang dewasa berhutang banyak.

Dia mengatakan bahwa meskipun kebanyakan orang menerima situasi ini sebagai bagian dari kehidupan mahasiswa, namun hidup dalam kemiskinan merupakan suatu keputusan politik.

Baca juga: Kemendikbudristek Raih Penghargaan atas Komitmen terhadap Perlindungan Anak

“Laporan ini menguraikan dengan keras dan jelas bahwa sistem pendidikan tinggi yang dibentuk oleh Pemerintah saat ini menyebabkan kerugian bagi para siswa yang hanya berusaha memperbaiki diri dan berinvestasi di masa depan mereka. Saya berharap hal ini dapat memberi sinyal kepada Pemerintah bahwa perubahan dan dukungan mendesak diperlukan dan saya berkomitmen untuk terus bekerja dengan serikat mahasiswa kami untuk mendorong perubahan ini” kata Swarbrick.

Menteri Pendidikan: Tunjangan Meningkat

Menteri Pendidikan Chris Hipkins menanggapi bahwa pekerjaan yang telah dilakukan pemerintah untuk memberikan dukungan terhadap siswa, dampak Covid-19, biaya hidup dan banyak lagi hal lainnya adalah penting. ia pun berkomitmen untuk terus melakukan pekerjaan tersebut.

Menurutnya, telah terjadi peningkatan sebesar 58,1% antara tahun 2017 dan 2020 pada tunjangan mahasiswa yang antara tahun 2012 dan 2017 hanya sebesar 3,6%.

“Kami fokus pada peningkatan keterjangkauan sewa dan pasokan rumah, serta meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menaikkan upah minimum setiap tahun dan meningkatkan tambahan akomodasi pada 2018” kata dia kepada Radio Selandia Baru. 

Survei ini dilakukan oleh Partai Hijau, Persatuan Asosiasi Mahasiswa Nasional (NZUSA) dan Māori (Te Mana konga), Pasifik (Tauira Pasifika) serta Asosiasi Siswa Penyandang Disabilitas Nasional.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Jambore Korea Berakhir Ricuh_1691553607

Trending

Jambore Pramuka Dunia 2023 di Korea Selatan Berakhir Ricuh, Ini Penyebabnya

Mediana.id - Jambore Pramuka Dunia 2023 yang digelar di Korea Selatan sejak 1 Agustus hingga 12 Agustus 2023 berakhir dengan kekacauan. Ribuan peserta dari berbagai negara mengalami kesulitan akibat c
1691556776002_1691556806

Share and Care

Sejarah Penyelenggaraan Jambore Dunia

Mediana.id - Jambore Pramuka Dunia adalah acara pendidikan luar ruangan yang diikuti oleh puluhan ribu anggota Pramuka berusia 14 hingga 17 tahun dari berbagai negara. Acara ini diselenggarakan setiap