Refreshment PKB Guru Madrasah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658584534196_1658584558

Refreshment Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 616 guru madrasah yang mendapat tugas sebagai Fasilitator Provinsi mengikuti Refreshment Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah. Kegiatan dilaksanakan di Jakarta, 21-24 Juli 2022.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Muhammad Zain, mengatakan bahwa Refreshment Fasilitator Provinsi Program PKB Guru Madrasah dimaksudkan untuk memberikan pencerahan dan kepercayaan kepada guru-guru untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas dalam mengembangkan pembelajaran.

“Kualitas dan mutu guru madrasah harus terus meningkat. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya kualitas pendidikan nasional. Sehingga, guru madrasah mampu menjawab dan menyelesaikan permasalahan pendidikan yang ada,”  tutur Zain saat memberikan sambutan secara virtual, Kamis (21/7/2022).

Baca jugaMungkinkah Indonesia Alami Gelombang Panas Seperti di Eropa? Ini Penjelasan BMKG

Dikatakan Zain, di era digital, melalui program ini, guru harus terus berivonasi dalam meningkatkan sesuatu untuk proses pembelajaran berkualitas. Menurutnya, guru yang hebat mampu mengawal proses pembelajaran di kelas, sehingga akan berdampak pada kualitas peserta didik.

“Program PKB Guru Madrasah harus menjadi sarana dalam mencari formula bagaimana meningkatkan mutu peserta didik, dan kualitas pembelajaran di kelas,” ujar Zain.

616 Peserta

Kasubdit Bina GTK MI/MTs Ainurrofiq menjelaskan refreshment fasilitator provinsi jenjang MI/MTS/MA/MAK diadakan di 4 kelompok. Pertama, 96 peserta dari jenjang guru MI untuk Kelas Literasi, Numerasi, Sains, dan Kelas Kepala Madrasah. Kedua, 216 peserta dari guru jenjang MTS untuk Kelas Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA, Matematika, dan Kelas Pengawas Madrasah.

Ketiga, 192 peserta dari jenjang guru MA untuk kelas Fisika, Matematika, Biologi, Ekonomi dan Kimia. Dan keempat, 112 Peserta guru MA untuk Mapel Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kelas Bimbingan Konseling Jenjang MA/MAK dan MTs.

“Total peserta untuk angkatan ini sebanyak 616 peserta yang berasal dari Provinsi Aceh, Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten,” terang Ainurrofiq.

Ditambahkan Ainurrofiq, giat ini merupakan impelementasi proyek Realizing Education’s Promise: Support to Indonesia’s Ministry of Religious Affair for Improved Quality of Education (Madrasah Education Quality Reform) IBRD Loan Number 8992-ID Tahun Anggaran 2020-2024.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1681114421698_1681114456

Saintek

PIP, Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengentasan Kemiskinan Siswa Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Undang-Undang Dasar 1945 menekankan pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap warga negara. Dengan jelas tertera bahwa setiap warga negara berhak memperoleh dan mengikuti pendidikan d
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk
1676250150619_1676250164

Saintek

Kemenag Segera Penuhi Kebutuhan Guru MAN Unggulan

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 36 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) masih kekurangan 120 guru. Kementerian Agama akan memenuhi kebutuhannya, antara lain melalui skema pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Per
1675735280520_1675735296

Religi

Rakernas Kemenag Rekomendasikan Sembilan Strategi Kebijakan Outlook 2023

SIAPBELAJAR.COM - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama di Surabaya merekomendasikan sembilan strategi kebijakan program outlook 2003. Sembilan program outlook 2023 ini disusun tim Balitba
1675556286958_1675556314

Religi

Enam Pesan Menteri Agama dalam Rakernas Kemenag 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023. Rakernas yang digelar dua hari, 4-5 Februari 2023, ini mengangkat tema "Kerukunan Umat untuk Indonesia Heb