Bertemu Menteri Pendidikan Belanda, Nadiem Sebut 4 Prioritas

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658804956135_1658804965

Saat ini ada enam perguruan tinggi di Belanda yang menerima mahasiswa program IISMA bidang vokasi

SIAPBELAJAR.COM – Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim, bertemu dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robert Dijkgraaf, di Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Jakarta, (21/7).

Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan yang dilangsungkan di ruang perpustakaan gedung Erasmus Huis itu, intinya adalah mendorong peningkatan kualitas pembelajaran untuk menemukan solusi hadapi tantangan global bidang pendidikan.

Dalam kesempatan itu, Nadiem memaparkan soal kebijakan Merdeka Belajar, program matching fund, visiting scholar program (Praktisi Mengajar), program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, Program magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), dan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Seluruh kebijakan tersebut merupakan contoh praktik baik yang kami harap bisa berkelanjutan ke depannya, terutama diperkuat dengan kedatangan Menteri Dijkgraaf bersama delegasi perguruan tinggi di Belanda untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang terutama vokasi." kata Nadiem, dan saat ini tercatat ada enam perguruan tinggi di Belanda yang telah menerima mahasiswa program IISMA bidang vokasi.

Menteri Dijkgraaf menyampaikan apresiasi atas kebijakan Merdeka Belajar yang dilakukan oleh Kemendikbudristek. “Sebuah langkah yang berani di mana membebaskan siswa untuk belajar, berpikir kritis karena sejatinya kita harus dapat mendefinisikan apa yang yang menjadi esensi utama dari pendidikan yaitu berdampak di masyarakat,” tandasnya.

Mengakhiri rangkaian kunjungan bilateral, Nadiem menekankan hal-hal strategis yang direkomendasikan untuk menjadi prioritas paska kunjungan:

Pertama, melanjutkan kerja sama yang telah terjalin antar perguruan tinggi di Indonesia dengan Belanda khususnya di bidang vokasi.

Kedua, memastikan peningkatan jumlah universitas penerima mahasiswa program IISMA di Belanda. Tiga, mendorong peningkatan kemitraan periset dan penelitian. Empat, mengembangkan aktifitas kebudayaan antar negara. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS