Kemendikbudristek : Dorong Kepala Sekolah Jadi Agen Prubahan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1658821602230_1658822708

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim

SIAPBELAJAR.COM - Untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong Kepala Sekolah untuk menjadi agen perubahan melalui Program Kepala Sekolah Penggerak, yang merupakan bagian dari rangkaian episode Merdeka Belajar.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan bahwa Guru Penggerak merupakan salah satu program terpenting Kemendikbudristek untuk melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik di bidang pendidikan.
Program tersebut, jelas Nadiem, akan menjadikan para guru pemimpin perubahan terbaik.

“Melalui program ini, kita (pemerintah) tidak hanya ingin menjadikan mereka guru-guru yang hebat, tetapi yang lebih penting lagi adalah menjadikan mereka pemimpin perubahan terbaik,” terang Nadiem seperti dilansir dari laman Kemendikbudristek.
Sementara ,PLT Direktur PAUD, Arman Agung mengatakan bahwa Merdeka Belajar merombak sebuah tataran paradigma bahwa pendidikan itu tidak terbatas oleh sarana prasarana, melainkan juga melihat dari segi mindset pemimpin sekolahnya.

Program Kepala Sekolah Penggerak memberikan peluang agar kepala sekolahmenjadi bagian dari solusi dalam melahirkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing,” kata Arman dalam kegiatan Workshop Pendidikan di Tegal, Jawa Tengah, pekan lalu.

Arman melanjutkan, Merdeka Belajar tidak hanya mendorong Kepala sekolah untuk menjadi agen perubahan melalui Program Kepala Sekolah Penggerak, namun juga memberi peluang kepada para mahasiswa untuk membuat pergerakan dalam meningkatkan kemampuan minimum siswa sekolah dasar meliputi literasi, numerasi, dan survei karakter, yang bukan hanya untuk kemampuan membaca tetapi juga kemampuan menganalisis isi bacaan.
“Jadi sekarang untuk melihat siswa tidak hanya berdasarkan angka semata, melainkan melalui survei karakter. Ini hebatnya Merdeka Belajar. Guru, kepala sekolah dan mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan,” paparnya.

Agar upaya kepala sekolah dan gurupenggerak semakin optimal dalam melaksanakan visi dan misinya sebagai agen perubahan, pemerintah juga memberikan kemudahan dengan menghadirkan Kurikulum Merdeka yang merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, di mana konten akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

“Kurikulum Merdeka sangat opsional bagi sekolah. Artinya bukanlah sesuatu yang dipaksakan agar setiap satuan pendidikan mengimplementasikannya. Sekolah boleh mengadopsi Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat maupun Kurikulum Merdeka,” ujar Arman Agung.

Tingkatkan kesejahteraan guru

Dalam kesempatan yang sama, Abdul Fikri Faqih selaku Wakil Ketua Komisi X DPR menambahkan, salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah kejelasan status para pendidiknya.
Seperti yang sudah diketahui, lanjut dia, para tenaga pendidik di Indonesia masih banyak berstatus honorer.

“Alhamdulilah sekarang ada program guruhonorer diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sudah ratusan ribu guru yang diangkat menjadi PPPK. Status mereka menjadi jelas dan kesejahteraan meningkat,” katanya.
Perkecil kesenjangan layanan pendidikan

Sementara itu, Bupati Tegal, Umi Azizah menyampaikan bahwa kualitas sarana prasarana pendidikan di Kota dan Kabupaten Tegal masih kalah jika dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Jakarta ataupun Surabaya.

Perbedaan ini, menurutnya menjadi PR besar bagi bangsa Indonesia untuk mengatasi kesenjangan layanan pendidikan.
“Kesenjangan ini tentu mempengaruhi daya saing sumber daya manusianya. Apalagi di era saat ini SDM harus mampu beradaptasi dengan teknologi digital,” ujar Umi Azizah.

Menurut laporan Institut for Management World Digital Business tahun 2021, indeks daya saing digital Indonesia menempati urutan ketiga terendah di Asia.
Meskipun jumlah pengguna internet di Indonesia cukup tinggi dan terus meningkat setiap tahunnya.

Selain itu etika dalam berinternet netizen Indonesia juga tergolong sangat rendah.
Indeks kesopanan digital yang dirilis Microsoft beberapa waktu lalu menunjukkan Indonesia berada di peringkat 29 dari 32 negara yang disurvei indeks kesopanan.

“Semua ini tidak terlepas dari bagaimana sistem pendidikan, apalagi ditambah dampak pandemi Covid-19 yang menyebabkan terjadinya learning loss. Ini menjadi tantangan bagi kita semua bagaimana mengoptimalkan sistem pendidikan, salah satunya saling bersinergi bahu membahu menyukseskan program pemerintah,” tutupnya
 Kepala Sekolah Jadi Prioritas

Melalui program Guru Penggerak, terang Nadiem, Kemendikbudristek ingin mencari guru yang benar-benar memiliki keberpihakan terhadap murid. Guru penggerak yang akan melakukan apapun untuk kebaikan murid.
“Saya mencari orang-orang yang tidak memprioritaskan administrasi. Justru, yang perlu dipikirkan adalah apa yang terbaik untuk murid,” ucapnya.

Melalui Program Kepala Sekolah Penggerak, pimpinan sekolah harus mampu memiliki mindset tumbuh dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu harus mampu mendorong para guru dalam menciptakan iklim mendidik yang kondusif di sekolah.
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682467957492_1682468114

Saintek

Kemendikbudristek Bawa Delegasi Hasil dari Program Merdeka Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pada Hannover Messe kali ini Kemendikbudristek membawa delegasi dari berbagai satuan pendidikan yang merupakan hasil dari program Merdeka Belajar. Khusus pada bidang vokasi, Kemendik
1680047949267_1680048246

Saintek

Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Terhadap PTN

SIAPBELAJAR. COM -- Sebanyak 26 satuan kerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mampu meraih kualifikasi Informatif dalam hal menampilkan informasi publik
1677210962839_1677210985

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Percepatan Penyaluran Dana BOSP Tahun 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen
1675288693075_1675288710

Saintek

Inovasi Kabupaten Lombok Tengah dalam Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Berkualitas

SIAPBELAJAR.COM -  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong transformasi pembelajaran di Indonesia. Salah satu upaya transformasi terse
1674218827251_1674218856

Saintek

Calon Mahasiswa KIP Kuliah Akan Didampingi 5.133 Relawan

SIAPBELAJAR.COM- Sebanyak 5.133 relawan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka tahun 2023 resmi akan melakukan tugasnya hingga Agustus mendatang. Lebih dari lima ribu relawan ini akan melakukan s