SIAPBELAJAR.COM - Menurut data mobilitas siswa di
seluruh dunia yang diterbitkan oleh Campus
France, Prancis adalah rumah bagi 365.000 siswa internasional selama tahun
akademik 2020/2021.
Menurut data, Maroko adalah negara asal utama bagi
siswa internasional di Prancis selama tahun akademik 2020/2021 yang mengirimkan
sekitar 44.933 siswa, diikuti oleh Aljazair dengan jumlah siswa sebanyak 29.333
dan China mengirim sebanyak 27.950 siswa ke Prancis.
Negara-negara lain yang mengirim siswa internasional ke Prancis pada tahun akademik 2020/2021 diantaranya adalah:
1. Italia - 16.482 siswa
2. Senegal - 14.566 siswa
3. Tunisia - 13.152 siswa
4. Ivory Coast,
Afrika Barat - 0,357 siswa
5. Spanyol - 9.004 siswa
6. Kamerun - 8.329 siswa
7. Lebanon - 8.032 siswa
8. Portugal - 7.414 siswa
9. Jerman - 7.008 siswa
Penurunan Jumlah Siswa Internasional untuk Pertama Kalinya
Jumlah siswa internasional di Prancis telah meningkat lebih dari 70% selama 20 tahun, lalu mengalami penurunan untuk pertama kalinya antara 2019 dan 2020 karena adanya pandemi Covid-19.
“Dengan total 365.000 siswa asing di Prancis pada 2020–2021, penurunan 1% ini terbilang kecil dibandingkan dengan negara tuan rumah utama lainnya. Jenis lembaga pendidikan tertentu bahkan terus meningkat jumlahnya selama periode ini, terutama sekolah bisnis (+8%) dan sekolah teknik (+3%)” tulis laporan tersebut.
Selama tahun akademik 2020/2021, sebesar 2/3 siswa internasional di Prancis mendaftar di universitas. Meskipun persentasenya besar, namun ternyata turun dalam beberapa tahun terakhir, dari 71% pada tahun akademik 2016/2017 menjadi 66% pada tahun akademik 2020/2021.
Peningkatan
Siswa Internasional dan Doktoral
Sementara itu, lebih banyak siswa internasional yang
bergabung dengan sekolah bisnis, meningkat 13% pada tahun akademik 2020/2021
dari yang awalnya hanya 8% pada tahun akademik 2016/2017.
Menurut Campus
France, jenjang doktoral di Prancis juga sudah terinternasionalisasi,
dengan jumlah sebesar 40% mahasiswa doktoral di institusi Prancis berasal dari
luar negeri.
“Pada OECD, Prancis menempati peringkat ke-3 dalam
menampung kandidat doktor asing, hanya tertinggal dari Amerika Serikat dan
Inggris” tulis laporan tersebut.
Negara
Lain yang Mengalami Peningkatan
Wilayah yang mengalami peningkatan pada siswa
internasional dalam lima tahun ini adalah Afrika Utara dan Timur Tengah, dengan
peningkatan sebesar 24%, Afrika Sub-Sahara meningkat sebesar 41% dan Eropa meningkat
sebesar 11%.
Pada tahun 2019, Eropa menjadi tujuan utama
mahasiswa internasional, dengan 88% mahasiswa bergerak menuju negara lain di
Eropa.
Eropa, pada saat yang sama, juga merupakan wilayah
asal kedua bagi mahasiswa keliling yang mencari gelar.
Menjadi
Salah Satu Negara Paling Populer
Data juga menunjukkan bahwa Prancis termasuk dalam
lima negara teratas di dunia sebagai negara paling populer untuk pelajar
internasional setelah Amerika Serikat, Inggris dan Australia.
Mayoritas siswa internasional di negara ini belajar
Bisnis dan Manajemen, diikuti oleh Teknik dan Teknologi, Ilmu Sosial dan
Komputasi.
Di tengah pandemi, 80% staf universitas dan fakultas
di Prancis telah beralih ke pengajaran jarak jauh.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib