SIAPBELAJAR.COM - Menurut
data dari Kementerian Pendidikan, jumlah total siswa yang memasuki Institusi
Pendidikan Tinggi di Siprus (negara di Timur Tengah) mencapai 54.235 selama
tahun akademik 2020/21.
Sebanyak 78% di antaranya
belajar di universitas dan 22% lainnya menghadiri Institusi Pendidikan Tinggi.
Hal tersebut merupakan
peningkatan sebesar 2% dibandingkan dengan tahun akademik 2019/20.
Dari total jumlah siswa
tersebut, mayoritas (43,9%) adalah warga negara Siprus, 39,85% adalah warga
negara Uni Eropa dan 16,25% berasal dari negara ketiga.
Menurut data, jumlah
siswa dari Siprus terus stabil, sedangkan jumlah siswa Uni Eropa telah
meningkat selama delapan tahun terakhir.
Menurut siswa dari
negara ketiga, Institusi Pendidikan Tinggi di Siprus mengalami penurunan jumlah
siswa karena adanya wabah pandemi Covid-19. Namun, selama beberapa tahun
terakhir, ada peningkatan jumlah siswa dari negara ketiga.
Sumber tersebut mengungkapkan bahwa selama tahun ajaran 2020/2021, mahasiswa terdaftar di salah satu dari sembilan universitas atau di salah satu dari 50 perguruan tinggi.
Bidang Studi yang Populer bagi Mahasiswa
Di universitas, Administrasi Bisnis dan Hukum adalah bidang studi yang paling populer bagi mahasiswa, sebanyak 28% di antaranya terdaftar dalam program ini. Kemudian yang lainnya mengikuti Pendidikan (24%) dan Ilmu Kesehatan (15%).
Kemudian sebanyak 64% mahasiswa
di perguruan tinggi mengejar Administrasi Bisnis dan Hukum, 19% belajar Jasa/Pelayanan,
sementara 6% lainnya terdaftar di Teknik dan Konstruksi.
Sebaran Jumlah Siswa
Menurut data dari Kementerian Pendidikan Siprus, terdapat sebanyak 53.262 siswa yang terdaftar di lembaga pendidikan tinggi di seluruh negeri selama tahun akademik 2019/2020.
Dari jumlah ini, sebanyak 39.203 siswa belajar di Universitas Siprus dan 14.059 siswa lainnya belajar di Institusi Pendidikan Tinggi.
“Dari total 53,262
mahasiswa di Perguruan Tinggi di Siprus, sebanyak 22.949 adalah warga negara
Siprus (43,08%), 18,863 adalah warga negara Uni Eropa lainnya (35,42%) sedangkan
11.450 adalah warga negara non-Uni Eropa (21,5%)” tulis laporan Kementerian.
Siswa internasional
dapat mempelajari program master, sarjana, diploma, dan Ph.D di lembaga
pendidikan tinggi di Siprus.
Penawaran Biaya yang Lebih Rendah
Negara ini juga
menawarkan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan Amerika Serikat atau
Inggris. Untuk belajar di Siprus, siswa diharapkan menghabiskan antara $10,000 atau
sekitar Rp 148,9 juta dan $15,000 atau sekitar Rp 223,4 juta setiap tahun untuk
program sarjana.
Kemudian mengenai biaya
hidup yang harus dikeluarkan, keterjangkauan tergantung pada daerahnya. Namun
secara umum, siswa harus memiliki sekitar $12,000 atau sekitar Rp 178,7 juta untuk
menutupi pengeluaran mereka di negara itu selama satu tahun.
Universitas terbesar di
Siprus terletak di ibu kota negara Nicosia dan kota ini merupakan rumah bagi
banyak siswa internasional.
Saintek
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib