SIAPBELAJAR.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan
berbagai upaya dalam menangkal masuknya paham radikal kepada para generasi
muda. Salah satu caranya adalah menggelar ceramah kebangsaan, seperti yang
dilakukan pada Kamis (4/8), di Youth Centre Sport Arcamanik, Kota Bandung.
Sebanyak 1.500 siswa se-Bandung Raya menghadiri kegiatan
tersebut, serta diikuti 3.000 siswa dan guru secara virtual.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berharap, kegiatan tersebut menjadi penguat agar bangsa Indonesia hari ini jauh dari pertengkaran. Selalu jadi negara yang damai dan toleran melalui diskusi-diskusi seperti itu.
“Ceramah Kebangsaan ini nantinya akan berlangsung di lima wilayah
Jabar, dengan target siswa yang memang masih muda dan rentan asupan-asupan
informasi dari media sosial atau lingkungan yang melemahkan wawasan
kebangsaan," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jawa
Barat, Dedi Supandi, menjelaskan, kegiatan itu bertujuan menumbuhkan karakter
Pancasila siswa. "Harapan kita, anak didik sebagai generasi Z ke depan
menjadikan tren kebangsaan sebagai tren kehidupan yang dibuat menjadi tagline
hari-hari dengan nama tujuh harkat," paparnya.
Tujuh harkat tersebut, yaitu Senin bercerita tentang wawasan
kebangsaan, Selasa wawasan global, Rabu literasi dan lingkungan hidup, Kamis wawasan
lokal, Jumat sehat jiwa raga, Sabtu rumahku istanaku, dan Minggu sosial-kemanusiaan.
Selain itu, ia pun merilis program pembagian bendera merah
putih kepada siswa menjelang HUT ke-77 RI. Akan ada pembagian 10 juta bendera merah
putih di bulan Agustus. Setelah meluncurkan Kurikulum Antiradikalisme, pihaknya
akan segera memperbanyak sekolah toleransi di berbagai wilayah di Jabar.
"Pada April lalu, sekolah toleransi sudah di-launching di Depok. Semua sekolah negeri menjadi target awal. Akan ada satu SMA, SMK, dan SLB di tiap KCD sebagai pionir sekolah toleransi," sebutnya. ***
Saintek
Saintek
Saintek
Share and Care
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib