Peraih Beasiswa IISMA Ditantang Kampanyekan Isu Global

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660014412326_1660014422

Di akhir pelaksanaan kampanye, para peserta akan mengikuti sesi presentasi yang menghadirkan 6 dosen panelis

SIAPBELAJAR.COM – Para peraih beasiswa Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 ditantang untuk mengampanyekan isu-isu global kepada masyarakat dunia. Sebagai representasi Indonesia di luar negeri, mereka dituntut untuk mengedukasi masyarakat globat terkait hal tersebut.

Sebanyak 1.150 peraih beasiswa IISMA 2022 bakal terlibat dalam kampanye bertajuk Social Campaign Challenge: Sustainable Development Goals Batch Kedua. Tema Sustainable Development Goals diangkat dalam rangka mendorong kesadaran masyarakat Indonesia dan dunia akan isu-isu global yang bisa membawa dampak berkepanjangan jika tidak segera ditangani.

Ketua Program IISMA, Rachmat Sriwijaya, mengatakan, Social Campaign Challenge dilakukan dalam empat batch yang akan berlangsung hingga bulan September mendatang sebagai salah satu rangkaian kegiatan sebelum keberangkatan peraih IISMA ke Perguruan Tinggi Luar Negeri selama satu semester. Pada masing-masing batch, terdapat 17 tim yang mengangkat isu-isu dalam Sustainable Development Goals (SDGs).

Rachmat menjelaskan, mahasiswa diberikan waktu satu bulan untuk mempersiapkan materi, menjalin kerja sama dengan mitra, dan melakukan kampanye daring. Selama kegiatan, mahasiswa bebas berkreasi untuk mengemas pesan kampanye dalam bentuk digital seperti poster, infografis, video, bahkan aktivitas daring yang disalurkan melalui media sosial.

“Ini adalah sebuah tantangan di mana kami harus belajar mengenai isu global dan menjalin kerja sama dengan mitra yang tepat untuk mengetahui keadaan di lapangan,” ujar Timotius, salah satu penerima beasiswa ke Nanyang Technological University, Singapura.

Kampanye yang dilakukan secara daring mendorong para peraih IISMA untuk mengeksplorasi kemampuan mereka, mulai dari kemampuan copywriting, analisis media sosial, hingga kemampuan berjejaring dan bekerja sama dengan banyak mitra agar dampak kampanye lebih maksimal.

Tidak kurang dari 616.500 impressions berhasil diperoleh, hal ini menunjukkan besarnya jangkauan massa yang mampu diciptakan oleh kegiatan kampanye yang dilakukan. “Kegiatan ini sangat positif karena bisa melatih mahasiswa untuk menjalin kerja sama dalam hal yang dapat memberikan dampak besar untuk masyarakat, dan belajar untuk menerapkan strategi kampanye secara digital dan mengglobal,” tutur Nursery, panelis dari Institut Transportasi dan Logistik Trisakti.

Di akhir pelaksanaan kampanye, para peserta akan mengikuti sesi presentasi yang menghadirkan 6 dosen panelis dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia sebagai penutup dari Social Campaign Batch Kedua. Dalam setiap batch akan terpilih 3 tim sebagai presenter terbaik yang diumumkan langsung di setiap akhir acara. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1668739436257_1668739463

Saintek

24 Juta per Tahun, Pemkot Blitar Buka Beasiswa untuk Mahasiswa Aktif

SIAPBELAJAR.COM - Pemkot Kota Blitar telah menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang masik aktif S1 atau D4 yang tengah menempuh pendidikan tinggi di kampus negri maupun swasta. Beasiswa ini dikhususk
1666061838457_1666061867

Saintek

Rombongan Terakhir IISMA 2022 Diberangkatkan ke Malaysia

SIAPBELAJAR.COM - Rombongan terakhir penerima beasiswa (awardee) Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) bertolak ke empat perguruan tinggi di Malaysia. Sebanyak 66 mahasiswa Indonesi
1662103278104_1662103558

Saintek

Inovasi Teknologi Solar Home System

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Politeknik Negeri Cilacap (PNC) berhasil menciptakan inovasi Teknologi Solar Home System pada program PFSains 2022 yang diadakan oleh Pertamina Foundation, Rabu (31/8/20
1661437388758_1661437620

Trending

Ratusan Mahasiswa Bandung Terkena HIV/AIDS

SIAPBELAJAR.COM - Ratusan mahasiswa di Bandung terinfeksi HIV-AIDS, komisi penanggulangan AIDS (KPA) kota Bandung, Jawa barat mencatat kasus penularan HIV/AIDS didominasi usia produktif yaitu 20-29 ta
1661403557819_1661403574

Ekonomi

Serempak, Mahasiswa Kedokteran di Inggris Melakukan Penghematan

SIAPBELAJAR - Menurut survei yang dilakukan oleh British Medical Association (BMA), serikat pekerja untuk dokter dan mahasiswa kedokteran di Inggris mengungkapkan 6 dari 10 mahasiswa kedokteran di