Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah KKN Internasional di Jepang

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660084357736_1660084395

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah KKN Internasional di Jepang

SIAPBELAJAR.COM - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo terus aktif menyukseskan terobosan pendidikan yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo, Yusli Wardiatno, menuturkan, kesepakatan kerja sama ini telah dibicarakan beberapa kali melalui pertemuan daring. “Kedatangan empat orang mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah ke Tokyo telah dilaporkan saat delegasi UIN berkunjung ke KBRI,” ucap Atdikbud Yusli, Sabtu (6/8).

Bersama Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah, Kamarusdiana, serta beberapa pengurus PCI NU Jepang, Yusli menyambut kedatangan para mahasiswa di Bandara Internasional Narita, Tokyo.  “Yang menarik, salah satu di antara peserta tersebut merupakan warga negara Gambia,” tambah Atdikbud Yusli.

Yusli menambahkan, program KKN Internasional yang dilakukan ini dapat menjadi contoh perguruan tinggi lain. Ke depan, pihaknya juga akan mendorong program magang industri di Jepang dengan biaya mandiri sehingga lebih banyak lagi mahasiswa program sarjana di Indonesia mendapat ilmu, wawasan, dan pengalaman yang lebih beragam di luar kampus. “Dengan demikian, tujuan luhur transformasi pendidikan yang dicanangkan Mendikbudristek untuk menghasilkan generasi terbaik dapat tercapai,” tegasnya.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Ahmad Rodoni mengatakan, KKN International sangat bermanfaat bagi para mahasiswa untuk menambah wawasan global dan diharapkan kehadiran mereka membawa manfaat bagi komunitas masyarakat Indonesia di Jepang.

Menurut Rodoni, UIN Syarif Hidayatullah menjadi PTN pertama yang melakukan kegiatan ini. “Kami berterima kasih atas bantuan KBRI Tokyo dalam menjembatani komunikasi dengan banyak pihak di Jepang,” paparnya.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi, mengaku sangat senang dan mengapresiasi program KKN Internasional dengan biaya mandiri ini. Ia berharap, inovasi lain terus digulirkan oleh banyak perguruan tinggi Indonesia sehingga membantu pelaksanaan kebijakan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kemdikbudristek.

“Dana yang dialokasikan pemerintah Indonesia untuk pengiriman mahasiswa melalui program IISMA hanya sekitar 1.500 orang, sementara jumlah mahasiswa seluruh Indonesia ada jutaan orang. Jadi kita harus mendorong agar program-program yang mendukung kebijakan MBKM melalui skema pembiayaan mandiri dan kolaboratif dapat dilakukan. Ini sangat membantu pemerintah,” terang Dubes Heri.

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah yang akan melakukan KKN Internasional terdiri dari: Dhyrar al Arief Fadia (Prodi Ekonomi Syariah), Muhammad Falih (Prodi Dirosat Islamiyat), Idul Akbar (Prodi Dirosat Islamiah) dan Kebba lang Sonko (Prodi Dirosat Islamiyah).

Dosen UIN Syarief Hidayatullah, Kamarusdiana, mengakui, program yang dikolaborasikan dengan PCI NU Jepang ini bertujuan agar mahasiswa memiliki wawasan global dan pengalaman mengabdi di masyarakat internasional.

“Kami juga berharap mahasiswa siap menjadi bagian masyarakat global dengan pemahaman Islam Indonesia yang moderat dan penuh persaudaraan,” ucap Kamarusdiana yang mengakui bahwa sebanyak 23 orang peserta mendaftar program ini, namun setelah melalui tes bahasa, bacaan Al-Quran dan kesiapan lainnya, terseleksi hanya empat orang.

Kamarusdiana mengatakan, para mahasiswa akan mengisi kegiatan keagamaan di beberapa masjid di Jepang, mempelajari budaya Jepang dan menjalin persahabatan dengan mahasiswa-mahasiswa Jepang. “Dan semoga juga bisa mendapatkan informasi serta kesempatan terkait program beasiswa magister,” harapnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682467957492_1682468114

Saintek

Kemendikbudristek Bawa Delegasi Hasil dari Program Merdeka Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pada Hannover Messe kali ini Kemendikbudristek membawa delegasi dari berbagai satuan pendidikan yang merupakan hasil dari program Merdeka Belajar. Khusus pada bidang vokasi, Kemendik
1681114421698_1681114456

Saintek

PIP, Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengentasan Kemiskinan Siswa Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Undang-Undang Dasar 1945 menekankan pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap warga negara. Dengan jelas tertera bahwa setiap warga negara berhak memperoleh dan mengikuti pendidikan d
1680047949267_1680048246

Saintek

Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Terhadap PTN

SIAPBELAJAR. COM -- Sebanyak 26 satuan kerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mampu meraih kualifikasi Informatif dalam hal menampilkan informasi publik
1677210962839_1677210985

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Percepatan Penyaluran Dana BOSP Tahun 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk