Pendaftaran Izin Tinggal Siswa Internasional yang Keluar dari Ukraina Segera Ditutup

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1660096955660_1660096989

Brandenburg Gate, Berlin Jerman

SIAPBELAJAR.COM - Banyak siswa internasional yang terpaksa meninggalkan Ukraina karena perang dan menemukan tempat berlindung yang aman di Jerman. Saat ini mereka sedang menghadapi tenggat waktu untuk meninggalkan negara tersebut.

Mengutip dari Deutsche Welle (DW), mereka memiliki waktu hingga akhir Agustus untuk mengajukan izin tinggal reguler di Jerman. Jika tidak, maka mereka tidak akan lagi diizinkan untuk tinggal di negara itu tanpa visa yang sah dan akan diminta untuk pergi.

Laporan tersebut mencatat bahwa sementara pengungsi dengan kewarganegaraan Ukraina sedang dilacak cepat melalui sistem imigrasi Jerman, proses yang sama dilakukan lebih rumit untuk warga negara negara ketiga, termasuk pelajar.

Menjelang tenggat waktu, mahasiswa internasional Ukraina di Jerman menyuarakan keprihatinan atas perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan orang yang memegang paspor Ukraina.

Namun, Kementerian Dalam Negeri membantah tuduhan bahwa kebijakan itu diskriminatif terhadap orang-orang dari negara ketiga yang meninggalkan Ukraina. Dalam email yang dikirimkan ke DW, dikatakan bahwa perlakuan tersebut sesuai dengan persyaratan Uni Eropa.

Beberapa Persyaratan Izin Tinggal di Jerman

Beberapa siswa diizinkan untuk mengajukan visa pelajar di Jerman jika mereka berhasil mendaftar di program universitas, serta menunjukkan bahwa mereka dapat menghidupi diri sendiri secara finansial dengan menunjukkan sekitar €10,000 atau sekitar Rp 151, 7 juta di rekening bank mereka.

Selain itu, banyak universitas di Jerman yang mewajibkan mahasiswa internasional untuk membuktikan kemahiran berbahasa Jerman.

Namun, para mahasiswa ini mengatakan bahwa hal tersebut cukup sulit untuk memenuhi persyaratan dalam waktu yang singkat.

Tanggapan Mahasiswa Terhadap Kebijakan yang Diberlakukan

Dalam sebuah wawancara dengan DW, mahasiswa bernama Marvin dari Sierra Leone, yang memulai studi teknik sipil di Ukraina pada 2018 namun harus menghentikan studinya karena perang, mengatakan bahwa saat ini dia merasa terjebak di Berlin.

“Saya tidak mengharapkan itu, terutama untuk negara seperti Jerman, dengan sejarahnya. Ini benar-benar mengecewakan bagi negara yang menganut demokrasi dan mengakui hak asasi manusia untuk semua,” kata Marvin.

Ia menganggap bahwa aturan yang berbeda untuk non-Ukraina sebagai diskriminatif.

Mengenai Jumlah Siswa Internasional dan Kebijakan Izin Tinggal

Asosiasi universitas Jerman, Konferensi Rektor Jerman (HRK), mengatakan bahwa jumlah siswa internasional yang meninggalkan Ukraina dan berencana untuk melanjutkan pendidikan mereka di Jerman berjumlah ribuan.

Menurut panduan Uni Eropa, di bawah izin tinggal sementara, warga negara Ukraina diizinkan untuk belajar dan bekerja pada saat yang sama tetapi mereka juga menerima bantuan sosial.

Di Hamburg dan Bremen, siswa internasional yang meninggalkan Ukraina dapat menerima izin sementara selama enam bulan, di mana mereka dapat mendaftar ke universitas dan mulai belajar bahasa Jerman. Namun, bagi banyak siswa, ini juga merupakan waktu yang singkat untuk menetap di negara bagian ini.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1679987618494_1679987478

Saintek

Portugal Menyambut Hampir 70.000 Siswa Internasional pada Tahun Akademik 2021/2022

SIAPBELAJAR.COM - Kantor Statistik Nasional Portugal telah mengungkapkan bahwa hampir 70.000 siswa internasional terdaftar di Institusi Pendidikan Tinggi Portugis pada tahun akademik 2021/2022. Dat
1679554586526_1679554445

Saintek

Rencana Ambisius Jepang untuk Menyambut 400.000 Siswa Internasional pada Tahun 2033

SIAPBELAJAR.COM - Jepang berencana untuk menampung 400.000 siswa internasional pada tahun 2033 serta memikat mereka untuk tinggal dan bekerja di negara tersebut setelah lulus. Media lokal melaporka
1679386104178_1679385960

Saintek

Mayoritas Siswa Internasional di Amerika Serikat Belajar Matematika dan Ilmu Komputer

SIAPBELAJAR.COM - Universitas dan Perguruan Tinggi Amerika Serikat menawarkan berbagai program studi, mulai dari teknik hingga seni. Menurut laporan Open Doors yang dirilis oleh Institute of Interna
1678787350641_1678787226

Saintek

Peningkatan Jumlah Siswa Internasional di Jerman Dalam Satu Dekade Terakhir

SIAPBELAJAR.COM - Menurut Layanan Pertukaran Akademik Jerman (DAAD) terdapat sekitar 325.000 siswa internasional pada semester musim dingin tahun akademik 2020/2021 di Jerman. Jumlah tersebut merup
1678183732835_1678183604

Saintek

Peningkatan Jumlah Siswa Internasional di Swedia

SIAPBELAJAR.COM - Swedia menjadi rumah bagi hampir 40.000 siswa internasional selama tahun akademik 2021/2022. Jumlah tersebut merupakan peningkatan pertumbuhan yang sederhana dibandingkan tahun seb