SIAPBELAJAR.COM - Kedutaan Besar China di India akan
melanjutkan proses pendaftaran visa bagi pelajar India yang berniat untuk
melanjutkan studi jangka panjang di China setelah terhenti lebih dari dua tahun
akibat pembatasan pandemi Covid-19.
Kedutaan memberi tahu bahwa mereka telah memperbarui
Prosedur Pendaftaraan dan Persyaratan Material Visa China dengan sepuluh jenis
visa yang berbeda, termasuk visa kerja, kunjungan keluarga dan studi yang akan
mulai diterapkan pada 23 Agustus 2022.
Pelajar India akan menerima visa X1 yang dikeluarkan
tidak hanya untuk pelajar yang ingin belajar di China untuk jangka waktu yang
lebih lama, namun juga untuk siswa yang baru mendaftar dan siswa yang kembali
ke China untuk melanjutkan studi mereka.
Menurut pihak kedutaan, dokumen yang diperlukan
untuk visa ke China diantaranya adalah:
1. Formulir Pendaftaran Visa China
2. Halaman Konfirmasi Pendaftaran Visa Online
3. Paspor berlaku setidaknya enam bulan, dengan dua
atau lebih halaman visa kosong serta fotokopi halaman paspor yang relevan
4. Paspor yang kedaluwarsa dalam waktu lima tahun
dan fotokopi halaman yang relevan
5. Foto paspor dua warna yang diambil baru-baru ini
6. Bukti vaksinasi Covid-19
7. Visa tinggal jangka panjang India atau izin kerja
untuk mereka yang berasal dari negara ketiga
Saat mengajukan permohonan visa jenis X1, siswa harus menyerahkan surat pengantar yang berisi rincian nama, alamat, nomor kontak dan alamat email universitas atau entitas penerimaan, tempat yang akan dikunjungi dan banyak lagi.
Persyaratan Visa Bagi Siswa yang Baru Mendaftar dan Bagi Mahasiswa yang Kembali ke China
Untuk siswa yang baru mendaftar, dokumen yang diperlukan adalah Pendafataran Visa Asli untuk Belajar di China (Formulir JW201 atau Formulir JW202) dan surat penerimaan asli yang dikeluarkan oleh universitas di China.
Sedangkan bagi mahasiswa yang kembali ke China untuk melanjutkan studinya, diperlukan Certificate of Returning to Campus yang dikeluarkan oleh universitas di China.
Konselor/Penasihat di Departemen Urusan Asia, Ji
Rong menyambut mahasiswa India yang akan segera dapat memulai atau melanjutkan
studi mereka di negara tersebut dengan mengatakan bahwa kesabaran mereka
sangatlah berharga.
Daftar
Negara dengan Mahasiswanya yang Terbuka untuk Kembali ke China
Menurut China
Admissions, sebuah platform online
bagi siswa internasional untuk mendaftar ke universitas di China mengatakan
bahwa perbatasan China sebagian terbuka, dan sejauh ini terdapat lebih banyak
siswa internasional dari berbagai negara di dunia telah menerima izin dari
universitas mereka untuk masuk.
Hal yang sama mencatat bahwa sejumlah siswa dengan
visa X1 telah dihubungi oleh universitas mereka mengenai izin masuk atau akan
dihubungi dalam beberapa minggu mendatang mengenai masalah tersebut.
Saat ini, negara-negara yang terbuka bagi mahasiswa
internasional untuk kembali ke China adalah:
1. Britania Raya/Inggris Raya
2. Irlandia
3. Rwanda
4. Singapura
5. Nepal
6. Myanmar
7. Liberia
8. Kanada
9. Thailand
10. Rusia
11. Pakistan
12. Srilanka
13. Pulau Solomon
14. Korea Selatan
15. Nikaragua
16. Malaysia
17. Meksiko
18. Indonesia
19. Zambia
20. Afrika Selatan
21. Tanzania
22. Maroko
Gelombang
Pertama Siswa Pakistan dan Jumlah Siswa Internasional di China
Menurut pemberitahuan dari Kementerian Luar Negeri
Pakistan, pada 20 Juni China mengizinkan gelombang pertama siswa Pakistan untuk
masuk.
Pada tahun 2018, sebelum adanya wabah Covid-19,
jumlah siswa internasional di China mencapai 492.000 siswa. Data Kementerian
Pendidikan China menunjukkan bahwa India merupakan negara keempat yang
mengirimkan siswa terbanyak ke Tiongkok dengan total sebanyak 23.198 siswa.
Seniraga
Seniraga
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib