SIAPBELAJAR.COM - Ribuan
perawat dan bidan di Victoria, Australia akan mendapatkan gelar universitas gratis sebagai
bagian dari upaya pemerintah Victoria untuk meningkatkan sistem kesehatan di
negara bagian tersebut.
Menurut sebuah
pernyataan yang diterbitkan di situs web Victorian
Premier Daniel Andrews, di bawah inisiatif sebesar $270 juta atau sekitar
Rp 2,7 triliun (kurs dollar Australia ke Rupiah Rp 10.158), lebih dari 10.000
siswa akan mendapatkan gelar mereka terbayar.
Selain itu, beasiswa
sebesar $10,000 atau sekitar Rp 101,6 juta akan diberikan kepada ribuan siswa
lainnya yang menyelesaikan studi pascasarjana di bidang khusus, termasuk
perawatan intensif, perawatan kanker, pediatri dan spesialisasi praktisi
perawat.
Semua siswa domestik
yang mendaftar program keperawatan atau kebidanan entri profesional di Victoria
untuk tahun depan dan selama 2024 akan menerima beasiswa hingga $16,500 atau
sekitar Rp 167,6 juta untuk menutupi biaya yang terkait dengan program
tersebut.
Siswa akan menerima
$9,000 atau sekitar Rp 91,4 juta selama studi mereka dan $7,500 atau sekitar Rp
76,1 juta sisanya akan diberikan kepada mereka jika mereka bekerja di layanan
kesehatan masyarakat Victoria selama dua tahun.
Dorongan untuk Siswa yang Ingin Belajar Keperawatan
atau Kebidanan
Perdana Menteri, Daniel
Andrews mendorong semua siswa Kelas 12 yang ingin belajar keperawatan atau
kebidanan untuk melakukannya. Ia pun menekankan bahwa biaya HECS akan
ditanggung.
“Setiap sistem
kesehatan di negara ini berada di bawah tekanan besar karena pandemi. Hal
terbaik yang dapat kami lakukan untuk mendukung staf pekerja keras kami adalah
memberi mereka lebih banyak dukungan di lapangan. Itulah mengapa paket ini akan
melatih dan mempekerjakan lebih banyak perawat daripada sebelumnya,” kata Andrews.
Peningkatan Jumlah Perawat dan Bidan yang Menerima
Dukungan
Di bawah inisiatif ini,
bersama dengan Rencana Perbaikan Pandemi senilai $12 miliar atau sekitar Rp
121,9 triliun, jumlah perawat dan bidan yang menerima dukungan meningkat
menjadi lebih dari 20.000.
Paket tersebut juga
termasuk:
1. Beasiswa sebesar $11,000
atau sekitar Rp 111,7 juta untuk perawat terdaftar, untuk menjadi perawat
terdaftar serta menutupi biaya gelar dan meningkatkan jumlah perawat terdaftar.
2. Beasiswa untuk
mendukung pelatihan dan 100 pekerjaan praktisi perawat baru di lingkungan gawat
dan komunitas senilai $12,000 atau sekitar Rp 121,8 juta.
3. Lebih dari $20 juta atau
sekitar Rp 203,1 miliar menawarkan lebih banyak dukungan kepada banyak lulusan
dan pascasarjana saat mereka mulai bekerja di rumah sakit di seluruh negara
bagian, memastikan bahwa mereka memiliki waktu yang mereka butuhkan untuk
belajar dan akses ke pendidik klinis dan pembimbing.
Investasi Pemerintah di Bidang Keperawatan dan
Kebidanan
Menteri Kesehatan,
Mary-Anne Thomas mengatakan bahwa sistem kesehatan tidak berkembang dengan
rumah sakit yang kosong. Maka dari itu, pemerintah memutuskan untuk
berinvestasi di bidang keperawatan dan kebidanan.
“Anda tidak dapat
memberikan sistem kesehatan dengan rumah sakit yang kosong, itulah sebabnya
kami berinvestasi pada perawat dan bidan yang membantu pasien Victoria setiap
hari,” kata Menteri Kesehatan.
Jumlah perawat dalam
sistem publik meningkat sebanyak 9.400 menjadi lebih dari 45.000 perawat selama
delapan tahun terakhir.
Saintek
Saintek
Religi
Share and Care
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib