SIAPBELAJAR.COM - Menteri
Pendidikan Australia, Jason Clare mengatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan
hak kerja pasca-studi bagi siswa internasional yang lulus dari universitas di
Australia di industri yang kekurangan keterampilan.
Hal ini berarti bahwa
lulusan sarjana dapat tinggal di Australia selama empat tahun, lulusan master
selama lima tahun, sedangkan lulusan PhD dapat tinggal di Australia selama enam
tahun.
Saat ini, siswa
internasional yang bergelar sarjana diperbolehkan tinggal di Australia selama
dua tahun, lulusan magister selama tiga tahun dan mahasiswa doktoral selama
empat tahun.
Sebelumnya, Menteri
Pendidikan mengatakan bahwa dia ingin melihat lebih banyak siswa internasional
tetap tinggal di Australia setelah menyelesaikan studi mereka.
Keputusan untuk memperpanjang hak kerja pasca-studi untuk siswa internasional dipuji oleh Universities Australia. Pihaknya mengatakan bahwa hal tersebut merupakan langkah yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi kekurangan keterampilan di negara ini serta untuk menumbuhkan ekonomi Australia.
Kepala Eksekutif Universities Australia, Catriona Jackson mengatakan bahwa keputusan tersebut memperkuat pentingnya universitas dalam memberikan tenaga kerja profesional yang dibutuhkan oleh negara.
“Universitas kelas dunia Australia menarik ribuan siswa internasional setiap tahunnya, namun hanya sebanyak 16% yang bertahan setelah studi mereka. Australia lebih buruk untuk mengatasi brain drain ini. Sangat penting bagi kami untuk mengembangkan keterampilan siswa Australia untuk mempertahankan saluran bakat yang tumbuh di dalam negeri” kata Jackson.
Harapan Menciptakan Pekerjaan dengan Gelar Universitas Selama Lima Tahun ke Depan
Dia menekankan bahwa perpanjangan hak kerja pasca-studi mengirimkan sinyal yang diperlukan kepada siswa luar negeri yang ingin menggunakan persiapan akademik mereka di wilayah dan kota Australia, di mana dan kapan mereka membutuhkan keterampilan mereka.
Lebih lanjut, Jackson mengatakan
bahwa terdapat lebih dari setengah dari satu juta pekerjaan yang akan
membutuhkan gelar universitas diharapkan akan tercipta selama lima tahun ke
depan.
Universities Australia juga menyambut baik upaya pemerintah untuk
mempercepat pemrosesan visa dan pengumuman untuk mencabut pemasukan migrasi
tahunan.
Belum diumumkan program
mana saja yang akan diizinkan untuk perpanjangan visa, namun telah dilaporkan
bahwa Australia sedang mencoba untuk mengisi pekerjaan di bidang keperawatan,
teknik dan teknologi.
Pendidikan Gratis untuk Perawat dan Bidan di Victoria
Beberapa hari yang
lalu, Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews mengonfirmasi bahwa ribuan siswa
di Victoria akan dapat belajar secara gratis untuk menjadi perawat atau bidan
di negara bagian tersebut.
Siswa domestik yang
belajar keperawatan atau kebidanan selama tahun depan dan pada tahun 2024 akan
ditawari beasiswa hingga $16,500 atau sekitar Rp 167,6 juta untuk menutupi
biaya kuliah.
Sebagai bagian dari
upaya untuk mengatasi kekurangan keterampilan dan membantu lebih banyak siswa
dari latar belakang yang kurang terwakili belajar di universitas, pemerintah
Australia berencana untuk mengalokasikan sebanyak 20.000 tempat universitas
antara tahun 2023 dan 2024.
Saintek
Saintek
Religi
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib