Pengaruh Kolonialisme di Bidang Pendidikan Indonesia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1662506236616_1662506047

Ilustrasi pendidikan zaman dulu

SIAPBELAJAR.COM - Selama ratusan tahun, bangsa Indonesia dijajah oleh bangsa Eropa. Hal itu membawa dampak disegala bidang atau sektor. Salah satunya dampak kolonialisme di bidang pendidikan.

Dulu sebelum merdeka dan Indonesia masih di bawah penjajahan Belanda, bangsa tersebut ternyata justru melahirkan pendidikan di Indonesia. Jadi, munculnya pendidikan di Indonesia tidak lepas dari dampak adanya kolonialisme di Indonesia. Bahkan pendidikan di Indonesia menjadi terus berkembang.

Pendidikan mulai dianggap penting Bagi siswa yang sedang belajar sejarah, berikut ini dijelaskan mengenai dampak kolonialisme di bidang pendidikan. Informasi dirangkum dari laman Repositori Kemendikbud Ristek.

Pendidikan mulai dianggap penting saat kebijakan Politik Etis dilakukan oleh pemerintah kolonial. Perhatian pemerintah kolonial Belanda terhadap pendidikan dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor swasta dan pemerintahan.

Arah Pendidikan

Tetapi, sekolah-sekolah yang didirikan pemerintah menganut sistem pendidikan barat dan hanya bisa dimasuki oleh kalangan bangsawan.

Usaha–usaha yang dilakukan oleh kolonial Belanda dalam bidang pendidikan tidak lain adalah untuk keuntungan pemerintahan Belanda, yaitu menghasilkan pegawai administrasi Belanda yang murah, terampil, dan terdidik.

Selain itu Pemerintah Belanda menyusun kurikulum pendidikannya sendiri, akibatnya perkembangan pendidikan dan pengajaran di Indonesia sampai abad ke–19 menunjukkan kecenderungan Politik dan Kebudayaan.

Tidak semua masyarakat mendapatkan pendidikan, masyarakat yang mempunyai jabatanlah yang dapat merasakan pendidikan, seperti keturunan raja, keturunan bangsawan, pengusaha kaya, dan yang lainnya.

Beberapa contoh sekolah yang didirikan pada masa awal pemerintah kolonial Belanda, antara lain:
1. Sekolah angka 1 (Ongko 1) Eerste Klase

2. Sekolah du (Ongko 2) Twede Klase

3. Hallandsch Inlandsche School (HIS)
HIS adalah sekolah Belanda untuk bumiputera pada zaman penjajahan Belanda. Sekolah ini, kali pertama didirikan di Indonesia pada tahun 1914.

4. Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO)
MULO adalah Sekolah Menengah Pertama pada zaman pemerintah kolonial Belanda di Indonesia. Meer Uitgebreid Lager Onderwijs berarti "Pendidikan Dasar yang Lebih Luas".
MULO menggunakan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar. Pada akhir tahun 1930-an, sekolah-sekolah MULO sudah ada hampir di setiap kabupaten di Jawa.

5. Algemeene Midlebare School (AMS)
Algemene Middelbare School disingkat AMS adalah pendidikan menengah umum pada zaman Hindia Belanda dengan masa studi tiga tahun yang menerima lulusan MULO.

Dampak Positif

Dampak penjajahan bangsa Barat di bidang pendidikan, antara lain:

1. Munculnya golongan-golongan terpelajar di Indonesia.
2. Bangsa Indonesia bisa membaca dan menulis sehingga dapat menjadi tenaga–tenaga kerja di perusahaan Belanda.
3. Bangsa Indonesia menjadi tahu perkembangan yang terjadi di dunia luar

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS