Siswa Internasional yang Memasuki Taiwan Tidak Akan Dibatasi Kuota Negara

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1663210610308_1663210617

Kota Taipei, Taiwan

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan Taiwan atau Taiwan Ministry of Education (MOE) mengatakan bahwa siswa internasional yang memasuki Taiwan untuk tahun ajaran baru tidak akan terpengaruh oleh kuota negara 50.000 kedatangan per minggu.

Pada 22 Agustus, Pusat Komando Epidemi Pusat atau Central Epidemic Command Center (CECC) mengumumkan bahwa batas kedatangan mingguan di Taiwan meningkat menjadi 50.000 orang.

Keputusan tersebut dibuat setelah adanya peningkatan jumlah pelajar internasional dan warga negara dari luar negeri yang ingin bepergian ke Taiwan.

“CECC membuat keputusan tersebut setelah mempertimbangkan peningkatan permintaan perjalanan ke Taiwan di antara warga negara dan siswa luar negeri karena awal semester baru pada bulan September serta menilai situasi pandemi di dalam dan luar negeri, efektivitas kontrol perbatasan dan domestik, kapasitas pencegahan medis dan epidemi,” kata Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan.

Taiwan News melaporkan bahwa universitas-universitas di Taiwan memberi tahu kementerian bahwa beberapa siswa menghadapi masalah ketika mencoba memesan penerbangan ke Taiwan.

Namun pihak kementerian mengatakan kepada universitas-universitas bahwa siswa internasional tidak akan dibatasi oleh kuota 50.000 penumpang masuk per minggu.

Dalam suratnya kepada penyelenggara pendidikan tinggi, kementerian menyatakan bahwa siswa harus diizinkan untuk bepergian ke Taiwan setelah menunjukkan visa pelajar atau izin tinggal mereka di bandara.

Siswa Internasional Harus Melakukan Karantina

Siswa internasional akan diminta untuk dikarantina setibanya di Taiwan, mulai dari 15 September. Mereka akan menyelesaikan karantina di fasilitas khusus, di kamar-kamar yang dipesan oleh penyedia pendidikan mereka.

Sementara itu, transportasi dari bandara ke gedung karantina akan disediakan dan ditanggung oleh universitas tempat para siswa ini akan belajar.

Rencana Menarik Lebih Banyak Siswa Asing

Pada awal tahun ini, MOE meluncurkan rencana untuk menarik lebih banyak siswa asing ke Taiwan namun juga siswa dari Taiwan yang belajar di negara lain.

Untuk memungkinkannya, kementerian mendorong universitas negeri dan swasta untuk menawarkan program khusus di mana mereka dapat menarik lebih banyak siswa internasional dan siswa Taiwan yang melanjutkan studi di luar negeri.

Jumlah Siswa Internasional di Taiwan

Menurut Statista, hampir sebanyak 93.000 siswa internasional dari berbagai negara, termasuk semua siswa sedang menempuh studi di Taiwan pada tahun lalu.

Sebanyak 65.383 di antaranya merupakan mahasiswa S1 termasuk dari China, sedangkan 2.475 lainnya merupakan mahasiswa pertukaran.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1776223379553_1776223493

Ekonomi

Peluang Kerja ke Taiwan Kembali Dibuka, Skema SP2T 2026 Tawarkan Jalur Legal dan Terstruktur bagi Pe

Jakarta — Pemerintah kembali membuka peluang kerja ke luar negeri melalui skema resmi penempatan pekerja migran Indonesia ke Taiwan dalam program Special Placement Program to Taiwan (SP2T) tahun 202
1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681478904613_1681478735

Saintek

Rencana Columbia University Membuka Pusat Global Baru di Israel Menuai Kritik

SIAPBELAJAR.COM - Columbia University telah mengumumkan rencananya untuk membuka pusat baru di Tel Aviv, Israel untuk memperluas kemitraan yang ada di negara tersebut. Rencana ini memicu kontroversi