SIAPBELAJAR.COM - German Missions di India telah
mengumumkan bahwa Jerman akan membuka slot janji temu visa pelajar untuk siswa
India yang ingin belajar di universitas di Jerman mulai 1 November tahun ini.
“Kami akan membuka slot
janji temu baru untuk pendaftaran visa pelajar melalui VFS Global. Slot ini
berlaku untuk pendaftaran yang diajukan mulai 1 November 2022,” kata German Missions dalam sebuah pernyataan.
Hal yang sama juga mengumumkan
bahwa siswa India yang ingin mendaftar di lembaga pendidikan tinggi di Jerman
harus memiliki catatan akademik yang dinilai oleh Pusat Evaluasi Akademik (APS)
serta menerima sertifikat APS sebelum mengajukan permohonan visa mereka.
Kedutaan Jerman di
Delhi menyarankan siswa untuk mengajukan sertifikat APS selama bulan Oktober
dan memesan janji temu melalui VFS Global setelah menerima sertifikat, yang dimulai
pada 1 November adalah wajib.
“Karena masih ada
sejumlah entri dalam daftar tunggu janji temu untuk semester musim dingin 2022,
harap dicatat bahwa sayangnya tidak mungkin bagi Kedutaan/Konsulat untuk
memverifikasi siapa yang memiliki izin masuk yang masih berlaku dari universitas
Jerman. Oleh karena itu, semua siswa diminta untuk mendaftar janji temu hanya
jika Anda telah memperoleh semua dokumen wajib,” kata pernyataan kedutaan.
Mengenai Sertifikat APS
Sertifikat APS
menunjukkan keaslian gelar dan kelayakan siswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi
di Jerman.
Menurut APS India,
siswa yang studinya didukung oleh beasiswa yang didanai Jerman atau Uni Eropa serta
pendaftar PhD yang pengawasnya tidak meminta dokumen tidak wajib memiliki
sertifikat APS saat mengajukan permohonan visa.
Situs web APS India
juga mengatakan bahwa skor TestAS akan diperlukan pada tahun depan bagi siswa
yang belum lulus dari program sarjana di India namun ingin mendaftar untuk
melanjutkan studi sarjana di Jerman.
Jumlah Siswa India di Jerman
Data oleh Kantor
Statistik Federal Jerman mengungkapkan bahwa rekor jumlah siswa India yang terdaftar
di universitas di Jerman pada musim dingin 2019/2020. Saat itu, total 25.149 siswa
India terdaftar di universitas Jerman, naik dari total 20.810 siswa pada tahun
sebelumnya.
DAAD mengatakan bahwa
terdapat total 2,95 juta siswa di Jerman selama musim dingin 2021/2022, di
antaranya sebanyak 416.437 merupakan siswa luar negeri.
Jumlah Siswa Internasional di Jerman dan Sebaran
Siswa Internasional
Negara pengirim siswa
internasional terbanyak ke Jerman adalah China, disusul India dan Suriah. Pada
tahun 2021/2022, China mengirimkan 40.122 siswa dan India 28.542 siswa.
Data DAAD mengungkapkan
bahwa total 1,72 juta siswa terdaftar di universitas di negara ini, 1,1 juta siswa
bergabung dengan Universitas Ilmu Terapan, 38.366 siswa terdaftar Perguruan Tinggi
Seni, 26.858 siswa terdaftar di Perguruan Tinggi Pendidikan, 2.546 siswa
terdaftar di Perguruan Tinggi Teologi dan 58.898 siswa terdaftar di Perguruan
Tinggi Administrasi Publik.
Seniraga
Seniraga
Saintek
Saintek
Trending
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib