Tahun 2023 Kemendikbud Targetkan 17 Provinsi Revitalisasi Bahasa Daerah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1665819073105_1665819344

E. Aminudin Aziz Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) E. Aminudin Aziz mengatakan pihaknya menargetkan 17 provinsi untuk melakukan revitalisasi bahasa daerah pada tahun 2023. 

"Tahun depan, kami tambahkan provinsinya, ada yang di Sumatera misalnya Lampung, Bengkulu, kemudian Aceh juga kita ikut sertakan sehingga provinsinya bertambah menjadi 17 provinsi, kemudian bahasanya kalau tidak salah 50 atau 52 bahasa," kata Amin dalam diskusi daring Silaturahmi Merdeka Belajar bertajuk Perkuat Bahasa, Gelorakan Sastra yang dipantau di Jakarta.

Menurut dia, antusiasme masyarakat terhadap revitalisasi bahasa daerah sangat tinggi.Terbukti bahwa pada awalnya, Kemendikbudrisetk menguji coba revitalisasi bahasa daerah hanya di tiga provinsi yang memiliki penutur bahasa daerah terbanyak, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Namun, lanjut dia, provinsi-provinsi yang lain pun ternyata sangat ingin bahasa daerahnya direvitalisasi. Sehingga pada tahun 2022, Kemendikbudristek akhirnya melakukan revitalisasi 39 bahasa daerah di 13 provinsi yakni Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Sulawesi Barat.

"Jadi awalnya kami ya sudah tiga (provinsi) dulu, tahun berikutnya jadi enam. Alasan klasiknya anggaran tidak cukup dan SDM juga tidak cukup. Tapi ketika bicara sama mas menteri katanya ngapain kalau cuma sedikit, ayok kita cari anggarannya," tutur Amin.

"Masyarakat juga begitu bersemangat untuk merevitalisasi bahasa daerahnya, maka kami cari anggaran dan SDM," imbuhnya.

Meningkatkan Kerjasama

Ia melanjutkan, Kemendikbudristek pun akhirnya memperkuat kolaborasi dengan komunitas pegiat bahasa dan sastra, komunitas guru bahasa daerah, bahkan para pemuka agama. Sehingga, kegiatan revitalisasi tidak hanya dilakukan di sekolah tapi juga di balai desa, pusat kebudayaan lokal, sampai tempat ibadah.

"Organisasi, persatuan pengajar bahasa daerah itu mereka berduyun-duyun mengatakan 'kami ikutan'. Jadi partisipasi masyarakat ini membuat kami sangat terkesan. Untungnya pihak kementerian juga punya sikap positif terhadap program ini, pemda juga sangat positif," katanya.

"Karena antusiasme masyarakat ini kami sangat tergerak hatinya. Kalau respons masyarakat sangat antusias, masa kita enggak respon juga. Makanya Balai Bahasa itu menjadi sangat sibuk dengan urusan revitalisasi bahasa daerah, di samping program yang biasa kita lakukan," ucap Amin. 

Ia pun berharap ke depannya akan semakin banyak pemerintah daerah yang bersikap lebih positif terhadap pelestarian bahasa daerah, sehingga revitalisasi bahasa daerah pun dapat dilakukan di lebih banyak provinsi.

“Karena kan mereka punya anggarannya. Anggarannya ada di APBD mereka. Pusat tidak punya anggaran untuk kegiatan di daerah, makanya kami bekerja sama dengan pemerintah daerah,” tutupnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682467957492_1682468114

Saintek

Kemendikbudristek Bawa Delegasi Hasil dari Program Merdeka Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pada Hannover Messe kali ini Kemendikbudristek membawa delegasi dari berbagai satuan pendidikan yang merupakan hasil dari program Merdeka Belajar. Khusus pada bidang vokasi, Kemendik
1680047949267_1680048246

Saintek

Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Terhadap PTN

SIAPBELAJAR. COM -- Sebanyak 26 satuan kerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mampu meraih kualifikasi Informatif dalam hal menampilkan informasi publik
1677210962839_1677210985

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Percepatan Penyaluran Dana BOSP Tahun 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen
1675288693075_1675288710

Saintek

Inovasi Kabupaten Lombok Tengah dalam Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Berkualitas

SIAPBELAJAR.COM -  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong transformasi pembelajaran di Indonesia. Salah satu upaya transformasi terse
1674218827251_1674218856

Saintek

Calon Mahasiswa KIP Kuliah Akan Didampingi 5.133 Relawan

SIAPBELAJAR.COM- Sebanyak 5.133 relawan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka tahun 2023 resmi akan melakukan tugasnya hingga Agustus mendatang. Lebih dari lima ribu relawan ini akan melakukan s