Program Studi Universitas yang Dilarang di Afghanistan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1666403409187_1666403437

Ilustrasi Mahasiswa Perempuan di Afghanistan

SIAPBELAJAR.COM - Perempuan di Afghanistan telah dilarang memilih beberapa program universitas setelah Taliban memberlakukan aturan yang lebih ketat.

Menurut VOA Afghanistan Service, mata kuliah yang tidak dapat dipilih oleh mahasiswi dalam ujian masuk universitas nasional yang diadakan bulan ini adalah jurnalisme, teknik sipil, kedokteran hewan, pertanian dan geologi.

Dalam sebuah wawancara, Haseena Ahmadi yang berusia 19 tahun mengatakan bahwa dia ingin melanjutkan studi jurnalisme, namun studi tersebut bukan pilihan bagi perempuan dalam ujian masuk universitas.

Ia menggambarkan situasinya sebagai rencana Taliban untuk menghentikan perempuan pergi belajar ke universitas.

Human Rights Watch (HRW) menunjukkan bahwa mengecualikan beberapa mata kuliah dari daftar hanya untuk siswa perempuan adalah hal yang sangat memprihatinkan.

“Sangat memprihatinkan mendengar laporan bahwa saat ini Taliban membatasi mata kuliah yang dapat dipelajari oleh gadis dan remaja putri di tingkat universitas serta melarang gadis dan remaja putri dari sebagian besar mata kuliah” kata Heather Barr dari Human Rights Watch.

Namun, BBC melaporkan bahwa aturan baru ini tidak berlaku di semua kasus, karena perempuan yang terdaftar di Universitas Kabul tidak dilarang untuk belajar studi tertentu di departemen jurnalisme.

4 Cara Mendukung Akses Anak Perempuan Terhadap Pendidikan

Pada awal tahun ini, Human Rights Watch (HRW) menerbitkan “Four Ways to Support Girls Access to Education in Afghanistan” atau “Empat Cara untuk Mendukung Akses Anak Perempuan terhadap Pendidikan di Afghanistan” yang merupakan sebuah laporan setebal 13 halaman yang menawarkan rekomendasi kepada donor internasional untuk mempromosikan hak asasi manusia dalam sistem pendidikan di bawah pemerintahan Taliban.

Menurut HRW, beberapa cara untuk memberikan dukungan kepada mahasiswi di Afghanistan dalam pendidikan mereka di bawah rezim Taliban adalah:

1. Mendanai pendidikan, bukan diskriminasi

2. Dukung komunitas yang memperjuangkan akses perempuan ke pendidikan

3. Dukung warga Afghanistan yang merasa dalam bahaya setelah memperjuangkan hak mereka atas pendidikan

4. Menganalisis semua aspek ke pendidikan

Universitas Dibuka Kembali pada Februari 2022

Universitas negeri di Afghanistan dibuka kembali pada Februari 2022 untuk pertama kalinya sejak Taliban memasuki Kabul dan merebut kekuasaan pada tahun lalu, 20 tahun setelah mereka dikeluarkan dari pasukan Amerika Serikat.

Dilaporkan bahwa hanya beberapa mahasiswa perempuan yang terlihat kembali ke kelas dan mahasiswa ini tidak terlihat masuk melalui pintu masuk yang sama dengan mahasiswa laki-laki.

Mahasiswa perempuan di Afghanistan juga menghadapi masalah serupa pada tahun lalu. Setelah rektor baru Universitas Kabul yang ditunjuk Taliban, Mohammad Ashraf Ghaira menyatakan bahwa perempuan tidak akan diizinkan untuk bekerja atau belajar di universitas.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681478904613_1681478735

Saintek

Rencana Columbia University Membuka Pusat Global Baru di Israel Menuai Kritik

SIAPBELAJAR.COM - Columbia University telah mengumumkan rencananya untuk membuka pusat baru di Tel Aviv, Israel untuk memperluas kemitraan yang ada di negara tersebut. Rencana ini memicu kontroversi
1680763817820_1680763661

Saintek

Peningkatan Jumlah Mahasiswa Internasional di Belanda

SIAPBELAJAR.COM - Belanda telah menyaksikan peningkatan pendaftaran mahasiswa internasional selama 15 tahun terakhir dan total sebanyak 85.500 mahasiswa internasional belajar di Universitas dan Per
1680352404085_1680352255

Saintek

Italia Mengubah Hotel Menjadi Asrama Mahasiswa

SIAPBELAJAR.COM - Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa internasional di negara tersebut, pemerintah Italia mengubah hotel menjadi asrama mahasiswa. Di antara hotel yang aka