Sejumlah Pelajar Internasional Tiba di Australia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1671679025824_1671679020

Ilustrasi Kedatangan Pelajar Internasional di Australia

SIAPBELAJAR.COM - Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Australia, menunjukan bahwa sebanyak 28.690 pelajar internasional tiba di Australia pada bulan Oktober tahun ini, meningkat sebanyak 28.520 pelajar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Namun menurut Australian Bureau of Statistics (ABS), jumlah kedatangan pelajar pada Oktober 2022 43,6% lebih rendah dari tingkat pra-Covid setahun sebelumnya.

Mengomentari data, Chief Executive Universities Australia, Catriona Jackson menggambarkan kembalinya pelajar internasional di Australia sebagai kabar baik.

Ia pun mengatakan bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengembalikan jumlah pelajar internasional yang sama seperti sebelum pandemi.

“Pelajar internasional juga memperkuat komunitas tempat mereka bergabung di Australia, meningkatkan tatanan sosial kita, menambah keterampilan serta pengetahuan baru untuk ekonomi kita. Kami berharap dapat berkontribusi pada tinjauan migrasi pemerintah untuk membentuk cara kami menarik dan mempertahankan orang-orang terbaik untuk berkontribusi pada kemakmuran ekonomi, sosial dan budaya Australia,” kata Jackson.

Menjadi Penghasil Ekspor Terbesar Ketiga

Dia mengatakan bahwa sebelum pandemi, sektor pendidikan di Australia menghasilkan hampir $41 miliar atau setara Rp 638,6 triliun sebagai penghasil ekspor terbesar ketiga di negara tersebut.

Jumlah Pelajar Internasional di Australia

Laporan ABS juga menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 11.050 pelajar internasional terdaftar di pendidikan tinggi, 8.370 pelajar di pendidikan dan pelatihan kejuruan, 5.790 pelajar di ELICOS independen, 1.610 pelajar di penelitian pascasarjana, 860 pelajar di sekolah dan 1.000 pelajar lainnya berada di tingkat lain.

Negara Asal Pelajar Internasional di Australia

Data pemerintah Australia menunjukkan bahwa total 569.204 pelajar internasional belajar di Australia antara Januari dan September tahun ini, perubahan 1% dibandingkan dengan periode Januari-September 2021.

Negara asal utama pelajar internasional di Australia selama periode tersebut adalah:

1. China – 150.298 pelajar

2. India – 92.574 pelajar

3. Nepal – 53.610 pelajar

4. Vietnam – 21.024 pelajar

5. Kolombia – 17.312 pelajar

6. Brasil – 16.330 pelajar

7. Indonesia – 15.818 pelajar

9. Thailand – 15.671 pelajar

10. Malaysia – 14.851 pelajar

11. Filipina – 14.645 pelajar

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS