SIAPBELAJAR.COM - Asosiasi
Universitas Eropa atau European
University Association (EUA) telah meminta pemerintah Hungaria untuk
mengatasi masalah terkait otonomi universitas di negara tersebut untuk
mengamankan akses lembaga-lembaga ini ke program Uni Eropa seperti Erasmus+ dan
Horizon Europe, yang telah
memungkinkan ribuan siswa Hungaria, guru dan beberapa organisasi di tanah air
untuk memiliki kebebasan akademik.
Pernyataan EUA ini
mengikuti kekhawatiran mengenai kemampuan universitas Hungaria untuk
berpartisipasi dalam inisiatif Uni Eropa dan mengakses pendanaan untuk
penelitian serta tujuan terkait pendidikan lainnya karena masalah peradilan.
“Dewan Asosiasi
Universitas Eropa (EUA) sangat menyesalkan bahwa siswa dan cendekiawan akan
terkena dampak negatif dari pengucilan Hungaria dari program Uni Eropa. Oleh karena
itu kami mendesak pemerintah Hungaria untuk mengambil tindakan yang diperlukan
untuk memperbaiki situasi ini,” bunyi siaran pers yang dikeluarkan oleh EUA.
Potongan Dana
Selain itu,
ketidakmampuan universitas Hungaria untuk menjadi lebih otonom dibandingkan dengan
para pemimpin politik di Hungaria telah merusak komunitas pendidikan dan
lembaga akademik di negara tersebut, karena baru-baru ini Uni Eropa memutuskan
untuk memotong dana sebesar €22 miliar atau setara Rp357,4 triliun karena
lembaga ini gagal menghormati Hak Asasi LGBTQI+, kurangnya independensi
peradilan, kebebasan akademik dan sistem suaka yang tidak efektif.
Keputusan memotong dana
untuk Hungaria mempengaruhi ribuan siswa dan pengajar yang mengejar karir
akademik di universitas asing. Komisi Eropa mengklaim bahwa Hungaria tidak
berhenti menominasikan politisi yang dekat dengan pemerintah sebagai dewan dari
21 universitas di negara tersebut yang menunjukkan kasus nepotisme.
Pentingnya Otonomi Universitas
Michael Murphy,
Presiden EUA menyoroti bahwa pentingnya otonomi universitas sangat penting bagi
lembaga-lembaga ini untuk dapat mengejar pengetahuan. Dia pun mendesak
pemerintah Hungaria untuk segera mengambil tindakan agar universitas dapat
terus berpartisipasi dalam program-program Uni Eropa sehingga para mahasiswa dapat
mendapatkan keuntungan dari inisiatif tersebut.
EUA, yang mewakili 800
universitas di 47 negara Eropa juga mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan
berkontribusi pada pembangunan masyarakat serta melihat peran universitas
sangat penting dalam hal ini.
Dampak Pemotongan Dana
Di sisi lain, juru
bicara dari Kantor Perdana Menteri, Gergely Gulyas mengatakan bahwa keputusan
Komisi untuk menghentikan pendanaan mempengaruhi lembaga yang dikelola oleh
yayasan kepercayaan publik serta menyatakan bahwa putusan ini tidak dapat dibenarkan
dan mengklaim bahwa Hungaria telah memenuhi permintaan Brussels untuk menangani
anomali dalam sistem pendidikan.
Gulyas juga mencatat
bahwa jika masalah ini tidak diselesaikan selama negosiasi dengan Brussel,
negara Eropa Timur akan membiayai program Erasmus untuk tahun 2024 dengan
biayanya sendiri. Dia pun memperingatkan bahwa Budapest bersedia membawa kasus
tersebut ke Pengadilan Eropa di bulan-bulan mendatang.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib