SIAPBELAJAR.COM - Data
dari Pemerintah Australia mengungkapkan bahwa jumlah siswa internasional yang
terdaftar dalam program pendidikan di Australia dari bulan Januari hingga
November 2022 mencapai 613.327 siswa, meningkat 7% dibandingkan periode yang
sama pada tahun 2021.
Sebanyak 360.358 siswa
terdaftar di sektor Pendidikan Tinggi pada tahun 2022. Namun, jumlah tersebut
merupakan penurunan sebesar 1% dibandingkan tahun 2021, ketika 365.443 siswa
dari luar negeri mengejar gelar di Perguruan Tinggi dan Universitas di
Australia.
Negara Asal Siswa Internasional di Australia
Lima negara asal siswa
internasional teratas di Australia pada tahun 2022 adalah China sebanyak 155.348
siswa, diikuti oleh India sebanyak 99.739 siswa, Nepal sebanyak 56.847 siswa,
Vietnam sebanyak 22.396 siswa dan Kolombia sebanyak 21.836 siswa. Siswa-siswa
ini menyumbang 58% dari semua siswa internasional di negara tersebut.
Negara-negara lain yang
mengirim siswa ke Australia pada tahun lalu meliputi:
1. Thailand (18.654
siswa)
2. Brasil (18.543 siswa)
3. Filipina (17.825 siswa)
4. Indonesia (16.835 siswa)
5. Pakistan (15.802 siswa)
6. Malaysia (15.356 siswa)
7. Korea Selatan
(12.838 siswa)
8. Hongkong (12.831 siswa)
9. Sri Lanka (11.796 siswa)
10. Taiwan (8.590 siswa)
Penurunan dan Peningkatan Jumlah Siswa Internasional
Sektor VET (Vocational Education and Training)
juga mengalami penurunan jumlah siswa internasional, dari 279.693 siswa pada
tahun 2021 menjadi 270.878 siswa pada tahun 2022. Berbeda dengan jumlah orang
dari luar negeri yang belajar English
Language Intensive Courses for Overseas Students (ELICOS) bertambah menjadi
74.487 siswa pada tahun 2022 dari 41.304 siswa pada tahun 2021. Jumlah tersebut
mengalami peningkatan sebesar 80% selama periode tersebut.
Krisis Akomodasi dan Kenaikan Harga Sewa
Baru-baru ini,
dilaporkan mengenai kurangnya akomodasi di Australia serta kenaikan harga sewa yang
menyebabkan kesulitan bagi siswa internasional yang memilih Australia untuk
melanjutkan studi mereka. Selama setahun terakhir, harga sewa naik 20% di
beberapa daerah.
Situasi tersebut dapat dipengaruhi
oleh aliran siswa dari China, karena ribuan dari mereka diperkirakan akan
kembali ke Australia setelah Beijing menyatakan tidak lagi mengakui gelar
online yang diperoleh dari universitas luar negeri.
“Saat ini perbatasan
tujuan studi utama di luar negeri telah dibuka dan Perguruan Tinggi serta
Universitas asing (luar negeri) telah sepenuhnya melanjutkan pengajaran
offline,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 28 Januari dari Pusat
Layanan untuk Pertukaran Ilmiah di Beijing.
Penurunan Jumlah Siswa Internasional
Pada tahun 2021, jumlah
siswa internasional di semua sektor pendidikan di Australia berjumlah 570.626
siswa, turun 17% dibandingkan jumlah siswa pada tahun 2020. Sekitar 51% siswa
internasional terdaftar di institusi pendidikan tinggi saat itu.
Pendaftaran siswa
internasional Australia juga turun sebesar 14% pada tahun 2020 dari tahun
sebelumnya karena adanya pembatasan perjalanan yang diberlakukan untuk mencegah
penyebaran pandemi Covid-19. Pelajar China, India, Nepal dan Vietnam menyumbang
bagian terbesar siswa internasional Australia pada tahun 2020.
Saintek
Saintek
Religi
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib