Mahasiswa Internasional Harus Mengikuti Ujian Akhir di Ukraina

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1681477683680_1681477517

Ilustrasi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Mahasiswa Asia dan Afrika yang meninggalkan Ukraina setelah Rusia menginvasi negara itu pada 24 Februari 2022 telah diberitahu bahwa mereka harus mengikuti tes yang diperlukan di Ukraina. Permintaan tersebut menyebabkan frustrasi di kalangan mahasiswa.

Terdapat lebih dari 70.000 mahasiswa internasional di Ukraina sebelum perang, banyak dari mereka tertarik dengan program medis yang ditawarkan di institusi Ukraina. Sebagian besar dari mereka meninggalkan Ukraina pada awal perang untuk mencari keselamatan di negara lain.

Pada bulan lalu, beberapa dari mereka yang mendaftar program medis di universitas Ukraina diminta untuk kembali ke negara yang hancur akibat perang untuk mengikuti ujian Krok 2. Ujian tersebut merupakan penilaian akhir untuk disiplin berorientasi profesional yang berkorelasi dengan program pelatihan bagi para profesional di bidang medis.

Laporan media mengatakan bahwa beberapa mahasiswa dari Kyiv Medical University yang harus kembali ke Ukraina pada bulan Maret untuk mengikuti ujian mencatat bahwa institusi mengatakan bahwasannya mereka akan bertanggung jawab atas hidup dan keselamatan mereka selama di Ukraina.

Suasana Ujian di Ukraina

Seorang mahasiswa kedokteran dari Yaman belajar di Donetsk University yang mengikuti tes di Kyiv mengatakan kepada bahwa ujian dihentikan sebanyak delapan kali karena sirene serangan rudal. “Ruangannya dingin dan hampir tidak ada cahaya. Ujian berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 karena interupsi yang berbeda dan 50 orang yang mengikuti ujian dengan saya gagal,” kata mahasiswa tersebut.

Mahasiswa lain dari Ghana yang sedang menempuh studi kedokteran online di Sumy University mengatakan bahwa studi jarak jauh bukanlah solusi yang berkelanjutan. Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa terkuras secara emosional, mental, dan fisik.

Kesulitan Diterima di Universitas Eropa

Setelah perang, banyak mahasiswa internasional Ukraina menghadapi kesulitan untuk diterima di universitas Eropa. Salah satu mahasiswa mengatakan bahwa mahasiswa internasional tidak dapat mengajukan beasiswa karena hibah hanya ditawarkan kepada mahasiswa Ukraina.

Mengenai Ujian Kualifikasi Negara Bersatu

Pada tanggal 5 April 2023, Kementerian Kesehatan Ukraina mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mahasiswa Ukraina dan non-Ukraina di luar negeri selama darurat militer dapat mengikuti Ujian Kualifikasi Negara Bersatu atau Unified State Qualification Exam (UEQE) di tempat tinggal mereka.

Menurut kementerian, mahasiswa yang akan mengikuti ujian KROC 1 dan 2 di luar Ukraina harus memberikan perincian mengenai lembaga pendidikan tempat mereka belajar dan dari negara mana mereka akan mengikuti ujian. Dewan Pengujian Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa mahasiswa yang tidak lulus tes dapat mengikutinya kembali dalam waktu tiga tahun.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit