Pentingnya Literasi di Era Digital

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1654788496868_1654788768

Membaca salah satu cara meningkatkan kemampuan literasi

Siapbelajar.com - Dua tahun sudah Indonesia menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tentunya kemampuan literasi diperlukan agar bisa beradaptasi untuk menggunakan internet dengan bijak dan sehat.

Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada seperangkat dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.Oleh karena itu, literasi tidak bisa dilepaskan dari kemampuan berbahasa.

Ada dua faktor yang disebut menjadi faktor penyebab rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia, yakni kurangnya bahan bacaan dan praktik yang belum sesuai.

Baca JugaAda Subsidi Rp2 Juta, Siapa Mau Masuk SMA Swasta

Minat baca di indonesia masih tergolong rendah, dimana dikutip dari hasil survei Katadata Insight Center (KIC), poinnya masih dingka 37,32 dari 100. Dan menempati peringkat ke 62 dari 70 negara selama kurun waktu 2012-2015, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Berdasarkan masalah tersebut, pemerintah melalui Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengusung “Peta Jalan pembudayaan Literasi Nasional”.

“Peta Jalan ini jangan hanya jadi dokumen, tetapi harus betul-betul bisa menjadi panduan untuk kerja kita semua. Sehingga nanti kita semua tahu apa yang akan kita kerjakan untuk mencapai tujuan kita semua,” ucap Deputi Kemenko PMK, Didik Suhardi pada rapat Finalisasi Peta jalan Pembudayaan Literasi, Kamis (18/11/2021)

Penelitian mengungkapka bahwa 1 dari 3 anak yang lahir di bawah garis kemiskinan akan tetap berada dalam kemiskinan hingga ia dewasa.

Oleh karena itu, mengapa sekolah dan perpustakaan harus menjadi sumber cahaya di bukit tertinggi, dimana kemajuan akan tertuntun dan terlihat. Literasi dapat membuat perubahan, memiliki dampak yang besar, dengan segala pertanyaan yang ada, literasi adalah jawabannya.

Baca JugaDi Era Digital, Skill ini Wajib Kamu Punya

Seperti yang dipaparkan oleh anggota Komisi 1 DPRRI, Dave Akbarshah F. Laksono, “Pentingnya literasi digital untuk meningkatkan kemampuan individu dalam berfikir, membaca, serta memahami informasi yang diperoleh, Literasi digital juga dapat membantu merangkai kalimat dalam menulis informasi,”

Ada beberapa cara agar kita bisa meningkatkan kemampuan literasi diantaranya, Menumbuhkan kesadaran pentingnya membaca, mengoptimalkan peran perpustakaan, mencoba-coba membuat karya tulis, dan bisa juga gabung dengan komunitas yang ada disekitar tempat tinggal yang akan sangat membantu.    

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1662298477508_1662298501

Saintek

Mahasiswa PTKI Dituntut Kembangkan Digital Skills

SIAPBELAJAR.COM - Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) harus memiliki komitmen peningkatkan investasi di pengembangan digital skills dan selalu mencoba dan menerapkan prototype teknologi terbaru.Ha
1658468585653_1658468787

Trending

Pemerintah dan Media Massa Bekerja Sama Untuk Komunikasi Publik yang Efektif

SIAPBELAJAR.COM- Media memegang peranan penting sebagai penyebar luas informasi publik, sehingga perlu dipastikan bahwa informasi tersebut dapat diserap dan dipahami sepenuhnya oleh publik. Selain itu
1658231574593_1658231692

Trending

Kominfo Bersama KMI Gelar Seminar Literasi Digital Pesantren 2022

SIAPBELAJAR.COM - Melalui Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi (GNLD),  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Kaukus Muda Indonesia (KMI)  mengge
1657617142555_1657617152

Saintek

Permudah Akses Literasi Digital, Pemprov Papua Beri Internet Gratis

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Provinsi Papua terus berupaya mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di berbagai sektor, termasuk di bidang teknologi. Salah satu ikhtiar yang dilakukan adalah memberik
1657534344635_1657534354

Saintek

Sukseskan GLN, Pemerintah Kirim Dua 2,5 Juta ke Daerah 3T

SIAPBELAJAR.COM – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek mengirimkan 2.574.052 eksemplar buku ke daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) regional empat untuk wilayah Papua, Pa