Microsoft mengatakan akan mengungkapkan kisaran gaji di semua postingan lowongan pekerjaan internal dan eksternal AS
SIAPBELAJAR.COM - Microsoft pada Rabu (8/6), mengatakan akan memasukkan Pay Ranges atau rentang gaji di semua daftar pekerjaannya di Amerika Serikat (AS), sebuah langkah yang kemungkinan besar akan diikuti oleh sejumlah perusahaan besar, karena persaingan untuk talent atau calon pekerja tetap tinggi, kata para ahli.
Pay Range bisa didefinisikan sebagai batas yang ditetapkan untuk kompensasi yang mengidentifikasi jumlah minimum dan maksimum dari tingkat gaji tertentu.
Di AS, klasifikasi kisaran gaji biasanya ditetapkan oleh Director of the Office of State Employment Relations atau Direktur Kantor Hubungan Kerja Negara, tetapi beberapa klasifikasi juga dipengaruhi oleh perundingan bersama.
Jumlahnya juga dapat ditetapkan untuk karyawan yang tidak diharuskan menyelesaikan masa percobaan bekerja selama enam bulan.
Baca Juga : Eropa Paksa Apple Beralih ke USB-C
Menurut undang-undang federal dan negara bagian di AS Range gaji bervariasi. Tetapi kebijakan tersebut dapat diterapkan oleh organisasi sektor swasta atau untuk pegawai negeri.
Dalam sebuah posting blog, Microsoft mengatakan akan mengungkapkan kisaran gaji di semua postingan lowongan pekerjaan internal dan eksternal AS selambat-lambatnya Januari 2023.
Washington, merupakan tempat di mana kantor pusat Microsoft berada, yang akan mulai mewajibkan pengusaha dengan setidaknya 15 karyawan untuk mengungkapkan kisaran gaji pada setiap posisi dalam lowongan pekerjaan.
Melansir Forbes, Microsoft dianggap sebagai pelopor di antara perusahaan besar untuk praktik ketenagakerjaan, dan kemungkinan akan ditiru oleh perusahaan besar lainnya.
“Saya tahu beberapa perusahaan multinasional besar yang berada di ambang pengungkapan secara eksternal mereka akan melakukan hal yang sama," kata Christine Hendrickson, mantan mitra di Seyfarth Shaw yang sekarang menjadi wakil presiden inisiatif strategis di Syndio, yang melakukan analisis gaji untuk perusahaan besar.
Baca Juga : Bus Listrik UI, Siap Menyambut Pelaksanaan KTT G20
Perubahan tersebut mungkin tidak langsung menjalar ke perusahaan besar. Banyak pemberi kerja di sana ternyata tidak suka jika berbagi data pembayaran yang telah lama dirahasiakan.
Undang-undang di beberapa yurisdiksi lain yang mengharuskan pengungkapan kisaran gaji termasuk New York City, ternyata tidak memberlakukannya selama berbulan-bulan, dan para pengusaha telah mendorong untuk menunda pelaksanaannya di sana.
Tetapi ketika ekspektasi karyawan tentang transparansi gaji meningkat, dan jumlah tempat di mana undang-undang telah disahkan tumbuh maka disinyalir bahwa menyertakan Pay Range pada lowongan pekerjaan akan segera diikuti.
Dalam postingannya seperti ditulis Forbes, Microsoft merujuk keputusannya beberapa tahun lalu untuk melarang menanyakan pelamar kerja tentang riwayat gaji mereka.
Praktik semacam itu diadopsi oleh banyak perusahaan, yang juga mengikuti undang-undang di beberapa negara bagian dan kota.
Hal tersebut bila tidak diadopsi secara nasional maka, menurut mereka akan menciptakan tambal sulam kebijakan dan kesulitan administratif.
Baca juga: Cara Mendapatkan Skin Gojek di PUBG Mobile Gratis dan Permanen
Dan menjadi perusahaan yang pertama kali menerapkan hal tersebut bisa menjadi keuntungan bagi Microsoft.
Sejumlah perusahaan kecil, seperti Textio mengatakan, bahwa mereka mengungkapkan kisaran gaji di semua daftar pekerjaan, tetapi Hendrickson tidak dapat memikirkan perusahaan multinasional global lain seukuran Microsoft yang telah membuat pengumuman serupa. “Ada premi untuk menjadi yang pertama,” katanya. “Mereka memenangkan kepercayaan di pasar kerja yang sangat kompetitif.” (lihat sumber: Forbes)
Ekonomi
Ekonomi
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib