Workshop Parenting Land tentang cara memanfaatkan minyak jelantah kelapa sawit untuk menjadi produk yang berguna dan dapat kita
SIAPBELAJAR.COM- Minyak kelapa sawit memiliki warna merah alami karena kandungan alfa dan beta-karotenoid yang tinggi. Sebagai bahan baku kebutuhan sehari-hari, minyak sawit tidak hanya menjadi minyak goreng.
Minyak sawit bisa digunakan sebagai bahan pembuatan margarin, sabun mandi, pasta gigi dan sampo. Selain itu, minyak sawit juga digunakan sebagai bahan baku produk kecantikan seperti kosmetik, pomade, lotion dan krim kulit.
Di Indonesia, pengembangan kelapa sawit dilakukan melalui program khusus yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.
BPDPKS melakukan kegiatan Workshop Parenting Land, cara memanfaatkan minyak jelantah kelapa sawit untuk menjadi produk yang dapat digunakan sehari-hari, seperti sabun. BPDPKS menggandeng Santi Novianti selaku Organic Skincare Head Division dari Kertabumi Recycling Center.
Baca Juga: Demi Lingkungan Hidup Lebih Baik, Jaga dan Rawat!
Minyak bekas dua-tiga kali pakai adalah limbah
Santi Novianti menjelaskan, minyak jelantah yang telah digunakan lebih dari dua atau tiga kali penggorengan, dikategorikan sebagai limbah karena dapat merusak lingkungan dan merugikan kesehatan. Selama ini kebanyakan masyarakat Indonesia masih membuang minyak jelantah sembarangan, bahkan mayoritas membuangnya ke selokan.
Padahal pembuangan yang berakhir di saluran air dapat menyebabkan penyumbatan pada pipa, dapat menurunkan kualitas air, serta dapat membahayakan makhluk hidup. Guna memperpanjang manfaat dari minyak kelapa sawit ini, masyarakat dikenalkan dengan cara daur ulang minyak jelantah kelapa sawit menjadi sabun yang bisa dipraktekkan oleh para ibu dan anak di rumah.
Jika sabun minyak jelantah dapat dimanfaatkan untuk mencuci perkakas yang tidak digunakan untuk kebutuhan dasar manusia. Misalnya, keset untuk membersihkan lantai. Selain itu, sabun minyak jelantah juga bisa digunakan untuk membersihkan kamar mandi.
Baca Juga: Deterjen Ramah Lingkungan Buatan Warga Banyusangkah
Cara Membuat Sabun Minyak Jelantah Kelapa Sawit
Sebelum mulai, siapkan peralatan pelindung yang aman seperti celemek, sarung tangan silikon, kacamata pelindung, dan masker. Larutkan soda api ke dalam wadah berisi setengah air destilasi atau air murni yang bebas kandungan segala macam mineral dan logam. Aduk-aduk sampai ada perubahan warna dan suhu. Jangan sampai terhirup dan kena tangan. Tunggu larutan soda api sampai dingin.
Sambil menunggu larutan soda api dingin, siapkan cetakan atau wadah berbahan silikon. Apabila tidak punya, bisa menggunakan wadah biasa. Hanya perlu melapisinya dengan kertas minyak atau kertas nasi secara menyeluruh. Tujuannya agar sabun lebih mudah dikeluarkan setelah memadat.
Setelah itu, masukkan minyak jelantah yang sudah disaring sampai bersih sebelumnya, ke dalam larutan soda api yang sudah dingin. Biar lebih cepat hasilnya, bisa menggunakan blender sebagai pengaduk, sampai teksturnya berubah lebih kental.
Tambahkan juga pewarna dan pewangi alami secukupnya, seperti kopi atau minyak esensial. Aduk lagi sampai merata. Tuangkan ke dalam wadah atau cetakan yang sudah disiapkan sebelumnya, lalu tutup rapat. Tunggu selama 24 jam sampai mengeras. Sabun minyak jelantah ini baru bisa digunakan sebulan setelahnya. Gimana, tidak sulit dipraktekkan di rumah, kan?
BPDPKS ini sendiri merupakan unit organisasi non eselon di bidang pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan. BPDPKS dibentuk untuk menghimpun dana dari pelaku usaha perkebunan yang akan digunakan sebagai pendukung program pengembangan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Share and Care
Share and Care
Saintek
Share and Care
Trending
05 April 2026 - 21:06 wib
10 August 2023 - 12:55 wib
10 August 2023 - 10:17 wib
10 August 2023 - 10:13 wib
10 August 2023 - 10:10 wib