Syarat dan Waktu Pendidikan Bintara TNI AD

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Share and Care
1661037793873_1661037828

Ilustrasi Pelantikan prajurit TNI

SIAPBELAJAR.COM – Antusias Masyarakat terhadap TNI memang tidak pernah surut. Keinginan untuk bergabung menjadi anggota TNI pun sangatlah kuat, hal tersebut dibarengi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang selalu membuka kesempatan bagi setiap warga negara untuk bergabung menjadi prajurit pada setiap tahunnya.

Sebagai informasi, terdapat tiga matra di TNI, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Di TNI AD misalnya, seorang calon prajurit TNI dapat memilih satu dari tiga jalur pendidikan keprajuritan, yaitu tamtama, bintara, dan perwira.

Lamanya

Dilansir dari Kompas.com, 21 Agustus 2022, pendidikan bintara TNI AD berlangsung selama lima bulan. Hal itu diungkapkan Kasdam III/Siliwangi yang menjabat saat itu yaitu Brigjen TNI Dwi Jati Utomo.

Dwi mengatakan hal tersebut ketika membacakan amanat dari Pangdam III/Siliwangi Letjen TNI Tri Soewandono di Lapangan Patriot Secaba Rindam, Kabupaten Bandung, 7 Oktober 2019.

Adapun pelaksanaan pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) 2019 dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap pendidikan dasar keprajuritan dan tahap pendidikan dasar golongan Bintara.

Syarat Penerimaan Bintara TNI AD

Dilansir dari laman ad.rekrutmen-tni.mil.id, ada sejumlah persyaratan pada penerimaan bintara TNI AD 2022, berikut selengkapnya:

Syarat umum

•    Warga negara Indonesia

•    Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

•    Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945

•    Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Republik Indonesia

•    Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata

•    Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Persyaratan tambahan

•    Harus ada surat persetujuan orangtua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.

•    Orang yang ditunjuk sebagai wali dari yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan dari Kecamatan.

•    Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.

•    Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.

•    Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Dikma, jika pelanggaran tersebut ditemukan di kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

•    Memiliki kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) aktif.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686972936656_1686972965

Trending

Kekuatan Militer Dunia 2023: Siapa yang Terkuat?

Mediana.id - Kekuatan militer merupakan salah satu faktor penting yang menentukan posisi dan pengaruh suatu negara di dunia. Setiap tahun, berbagai lembaga dan situs melakukan pemeringkatan kekuatan m
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit