Kantor Kesehatan Haji Indonesia Terus Anjurkan Jemaah untuk Jaga Kesehatan dengan Banyak Minum

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655898116770_1655898155

pemeriksaan jemaah haji yang dilakukan oleh KKHI

SIAPBELAJAR.COM - Kepala Seksi Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Muhammad Imran menganjurkan jemaah untuk memperhatikan asupan cairan dengan minum air sesering mungkin, karena dehidrasi ini menjadi pemicu awal mereka penyakit bawaan menjadi berat.

“Kami tetap selalu ingatkan jemaah haji maupun petugas di hotel, di kloter maupun sektor, untuk selalu gunakan masker. Terutama saat keluar dari kamar untuk menjaga karena kita masih dalam situasi pandemi. Jangan lengah, jangan lalai walaupun Arab Saudi sudah longgarkan protokol kesehatan,” Ungkap Imran di Makkah.

Baca Juga : UlangTahun Jakarta 22 Juni, Ini Sejarah Singkatnya 

Masker masih menjadi barang penting bagi jamaah supaya tidak terinfeksi virus dan harus menjalani isolasi. Dikarenakan walaupun gejala sudah sembuh, masih harus tetap isolasi sampai masa inkubasi selesai baru diperbolehkan beraktivitas keluar kamar. Dan tentunya akan menghambat aktivitas saat ibadah haji.

berdasarkan data-data pelayanan tahun sebelumnya, yang paling banyak dirawat baik di rumah sakit maupun KKHI adalah mereka yang terkena  pnemonia.

Pneumonia merupakan peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Pneumonia bisa menimbulkan gejala yang ringan hingga berat. Beberapa gejala yang umum dialami penderita pneumonia adalah batuk berdahak, demam, dan sesak napas.

“Nah cegah pnemonia ini mudah, pakai masker. Sebelum pandemi, kasus radang paru sangat tinggi, apalagi di masa pandemi ini, jadi tetap jemaah haji pakai masker di luar kamar, cuci tangan. Semua prokes yang di lakukan di Tanah Air tetap di lakukan saat ibadah di Tanah Suci,” ucap Imran.

Imran lanjut mengingatkan untuk cukup minum air putih pada saat keluar ruangan, terutama pada saat matahari sedang terik antara pukul 9-5 sore. Dianjurkan juga untuk menggunakan payung untuk menghindari sengatan terik matahari langsung sekaligus mencegah dehidrasi.

Ada 8 kasus kaki yang melepuh karena kehilangan sandal saat ibadah di masjid. Oleh karena itu Imron juga menghimbau jemaah agar terus memperhatikan alas kaki nya.

Baca Juga : Waspada Begal Rekening dengan Modus Soceng 

“Kami anjurkan jemaah ketika masuk masjid,  sandalnya bawa, masukkan kantong plastik dan dibawa ke masjid. Kasus yang terjadi di Madinah itu karena mereka kehilangan sandal dan mereka mencoba nekat keluar ke toko beli sandal. Nah ini, jalan beberapa meter saja tanpa alas, kaki akan melepuh,” lanjut nya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1686712607904_1686712622

Religi

Rincian Biaya Haji 2023 dan Fasilitas yang Didapatkan Jemaah

Mediana.id - Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Setiap tahunnya, jutaan muslim dari berbagai negara berkumpu
1686711130636_1686711155

Religi

Mekah Kota Suci yang Penuh dengan Tempat-Tempat Istimewa

Mediana.id - Mekah adalah kota suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Kota ini menjadi tujuan utama bagi jutaan muslim yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah setiap tahunnya. Di kota ini juga ter
1685925290052_1685925350

Religi

Ternyata ini Amalan dan Doa Agar Dimudahkan Naik Haji

Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap muslim yang ingin mengunjungi Baitullah dan makam Nabi Muhammad SAW. Namun, tidak semua orang bisa mewujudkan impian tersebut karena berbagai faktor, sepert
1681114421698_1681114456

Saintek

PIP, Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengentasan Kemiskinan Siswa Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Undang-Undang Dasar 1945 menekankan pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap warga negara. Dengan jelas tertera bahwa setiap warga negara berhak memperoleh dan mengikuti pendidikan d
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk