SIAPBELAJAR.COM - Bendungan Sepaku Semoi merupakan salah
satu infrastruktur yang dibangun pemerintah untuk menyiapkan kebutuhan air baku
di IKN Nusantara.
Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko
mengatakan bahwa bendungan yang ditargetkan selesai pada awal 2023 mendatang
tersebut akan memberikan manfaat air baku sebesar 2.500 liter per detik.
"Bendungan Sepaku Semoi ini merupakan salah satu dari
dua yang sudah on going untuk penyiapan air baku di IKN. Sekarang progres di
Bendungan Sepaku Semoi sudah 56 persen," ungkapnya.
Baca Juga: Kemdikbud akan Revisi Aturan KIP Kuliah 2022
Solusi Penanganan Banjir
Dengan adanya Bendungan Sepaku Semoy nantinya akan menjadi infrastruktur pengendali banjir di IKN Nusantara. Dan di klaim mampu mereduksi banjir sebesar 55 persen. Dan siap mengoptimalkan pasokan air baku di kawasan IKN sebanyak 2000 liter/detik dan kota Balikpapan sebesar 500 liter/detik.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki
Hadimuljono mengatakan, Dengan adanya Bendungan Sepaku Semoi penyediaan air
baku IKN masih cukup hingga 2030. Kedepannya akan ditambah dengan membangun
Bendungan batu lepek dan Bendungan Selamayu.
Bendungan Sepaku Semoi dibangun dengan skema kontrak tahun jamak hingga tahun 2023 senilai Rp556 miliar dengan kontraktor pelaksana PT. Brantas Abipraya- PT Sacna- dan PT. BRP (KSO). Bendungan ini didesain dengan tipe urugan tanah homogen dengan luas genangan 280 hektare dan kapasitas tampung 10,6 juta m3.
Fasilitas Penunjang Terus Dibangun
Saat ini juga tengah disiapkan pembangunan Instalasi
Pengolahan Air (IPA) Bendungan Sepaku Semoi dengan potensi untuk memenuhi
kebutuhan air baku sebesar 5.000 liter/detik dan telah dilaksanakan studi
kelayakan pada 2020. IPA ini didesain untuk menghasilkan air dengan kualitas
siap minum yang nantinya akan disupport oleh Pemerintah Korea Selatan.
Selain bendungan, untuk mendukung penyediaan air baku
kawasan IKN Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan Intake Sungai Sepaku
berkapasitas 3000 liter/detik. Intake Sungai Sepaku berkonsep Bendung Obermeyer
dengan panjang 117,8 meter dengan progres konstruksi sudah 12,34% dan
ditargetkan selesai 2023.
Jarot Widyoko juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden
Jokowi yang telah meluangkan waktu untuk meninjau langsung proyek pembangunan
tersebut.
Baca Juga: Kantor Kesehatan Haji Indonesia Terus Anjurkan Jemaah untuk Jaga Kesehatan dengan Banyak Minum
"Perhatian seorang Bapak Presiden sampai melihat
pekerjaan kami untuk menyiapkan air baku dalam rangka Ibu Kota Negara menjadi
semangat menjadi cambuk bagi kami untuk bekerja lebih cepat sesuai dengan spek,
tetapi juga insyaallah ini nanti bisa menjadi tujuan pariwisata yang luar biasa,”
ungkapnya.
Presiden Jokowi dalam kunjungannya didampingi Ketua DPR Puan
Maharani, Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Jokowi didampingi Ketua DPR
Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil
Lahadalia, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Gubernur Kaltim Isran
Noor, serta Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam.
Trending
Trending
Trending
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib