SIAPBELAJAR.COM - Desa energi berdikari Cilacap mulai
terapkan Green Energy dengan memanfaatkan tenaga surya dan angin dengan program
berbasis CID (Community involvement development) yang dijalankan Pertamina, di
desa terpencil dan terisolasi terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau
dan berkelanjutan.
Desa Energi Berdikari Cilacap yang merupakan bagian dari
Program Pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan) dalam kerangka ESG
(Environmental, Social & Governance) menghadirkan Green Energy bertenaga
surya dan angin.
Baca Juga: Golongan Pengguna 3500 VA ke Atas, Tarif Listrik Naik!
Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy
Wulansari mengatakan, pengembangan Desa Energi Berdikari Cilacap memanfaatkan
sumber energi surya dan angin yang tersedia sepanjang tahun di desa Ujung
Alang, Cilacap.
“Dengan teknologi hybrid energy pole (HEOP), kedua sumber energi ini diolah menjadi listrik yang bisa menerangi rumah penduduk, sekolah dan berbagai aktivitas ekonomi warga,” ungkap Heppy.
Program ini dilatar belakangi oleh terbatasnya akses listrik,
transportasi dan komunikasi yang membuat desa ini tertinggal dibanding desa
lainnya.
Sehingga program ini digaungkan dengan memiliki tujuan untuk
meningkatkan akses masyarakat di desa terpencil dan terisolasi terhadap energi
yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan. Sekaligus meningkatkan
ekonomi masyarakat sehingga lebih sejahtera.
Berkat program ini juga, warga desa Ujung Alang kini bisa
menikmati listrik bersih tanpa emisi.
Baca Juga: Mendag Resmi Luncurkan Minyakita
Energi listrik ini bersumber dari 15 kincir angin dan 24
solar panel, penghasil energi yang ditampung di dalam storage penyimpanan daya.
Dari keseluruhan kincir dan solar panel dapat menghasilkan daya sebesar 16.200
WP (Watt Peak) yang disimpan di storage masing- masing dan dialirkan
menggunakan kabel kepada 78 Rumah tangga, 1 sekolah, 1 masjid dan 2 rumah
produksi.
Tak hanya menghasilkan energi, teknologi ini juga dapat mengurangi hingga 126,4 ton CO eq/tahun. Inilah wujud komitmen Pertamina dalam mencegah perubahan iklim dan pemanasan global.
Saintek
Ekonomi
Trending
Seniraga
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib