Desa Energi Berdikari Cilacap Mulai Terapkan “Green Energy”

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657207250165_1657207264

Desa Energi Berdikari Cilacap Mulai Terapkan “Green Energy”

SIAPBELAJAR.COM - Desa energi berdikari Cilacap mulai terapkan Green Energy dengan memanfaatkan tenaga surya dan angin dengan program berbasis CID (Community involvement development) yang dijalankan Pertamina, di desa terpencil dan terisolasi terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan.

Desa Energi Berdikari Cilacap yang merupakan bagian dari Program Pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan) dalam kerangka ESG (Environmental, Social & Governance) menghadirkan Green Energy bertenaga surya dan angin.

Baca Juga: Golongan Pengguna 3500 VA ke Atas, Tarif Listrik Naik! 

Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari mengatakan, pengembangan Desa Energi Berdikari Cilacap memanfaatkan sumber energi surya dan angin yang tersedia sepanjang tahun di desa Ujung Alang, Cilacap.

“Dengan teknologi hybrid energy pole (HEOP), kedua sumber energi ini diolah menjadi listrik yang bisa menerangi rumah penduduk, sekolah dan berbagai aktivitas ekonomi warga,” ungkap Heppy.

Bebas Emisi

Program ini dilatar belakangi oleh terbatasnya akses listrik, transportasi dan komunikasi yang membuat desa ini tertinggal dibanding desa lainnya.

Sehingga program ini digaungkan dengan memiliki tujuan untuk meningkatkan akses masyarakat di desa terpencil dan terisolasi terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan. Sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat sehingga lebih sejahtera.

Berkat program ini juga, warga desa Ujung Alang kini bisa menikmati listrik bersih tanpa emisi.

Baca Juga: Mendag Resmi Luncurkan Minyakita 

Energi listrik ini bersumber dari 15 kincir angin dan 24 solar panel, penghasil energi yang ditampung di dalam storage penyimpanan daya. Dari keseluruhan kincir dan solar panel dapat menghasilkan daya sebesar 16.200 WP (Watt Peak) yang disimpan di storage masing- masing dan dialirkan menggunakan kabel kepada 78 Rumah tangga, 1 sekolah, 1 masjid dan 2 rumah produksi.

Tak hanya menghasilkan energi, teknologi ini juga dapat mengurangi hingga 126,4 ton CO eq/tahun. Inilah wujud komitmen Pertamina dalam mencegah perubahan iklim dan pemanasan global.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1667350863493_1667350968

Saintek

Pertamina, BPBD, dan FPRB Bentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di Semarang

SIAPBELAJAR.COM - PT Pertamina (Persero) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), membentuk Satuan Pendidikan
1663991285885_1663991331

Ekonomi

Hampir Sebulan BBM Naik, Perpres Soal Pembatasan Pertalite Belum Diteken

SIAPBELAJAR.COM - Sudah hampir satu bulan revisi Perpres 191/ 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) tak kunjung diteken oleh Presiden Joko Widodo.Pad
1663991758284_1663991781

Trending

Harga BBM Terbaru Pertamina Shell BP dan Vivo

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi solar, pertalite dan juga non subsidi pertamax sejak awal September.Harga pertalite misalnya, naik dari Rp7.650 m
1663912971264_1663912988

Seniraga

Pertamina Mandalika Rekrut Juara Dunia Moto3

SIAPBELAJAR.COM - Pertamina Mandalika Racing Team resmi merekrut pembalap asal Italia yang merupakan juara dunia Moto3 2019, Lorenzo Dalla Porta, untuk tampil di Moto2 2023 dan 2024.Dalam rilis resmi
1662958221235_1662958485

Trending

6 Jenis Kendaraan Dilarang Isi Pertalite,dan Cara Daftar MyPertamina

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah telah resmi menaikan harga BBM jenis Pertalite, Solar dan Pertamax pada 3 September 2022.Adapun usai kenaikan itu, PT Pertamina (Persero) bakal melarang jenis-jenis kendar