Jemaah Haji Indonesia Alami Heat stroke

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657291972000_1657291990

Cuaca di Arafah ekstrem Jemaah Haji Indonesia Alami Heat stroke

SIAPBELAJAR.COM - Mengingat suhu panas ekstrem pada pelaksanaan haji tahun ini, pemerintah tak henti-hentinya memberitahu jamaah untuk selalu minum dan jangan menunggu haus, serta membatasi aktivitas di luar ruangan.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Budi Sylvana mengatakan dehidrasi dan heat stroke menjadi ancaman jamaah, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Para petugas haji khususnya dari daerah kerja (Daker) Bandara juga mulai disiagakan di Arafah untuk mempersiapkan dan memastikan layanan untuk puncak haji berjalan dengan baik.

Sejumlah jemaah haji Indonesia mengalami gangguan kesehatan, diketahui sejumlah jemaah mengalami heat stroke di karenakan cuaca panas yang ekstrem di Arafah, Kamis (7/7)

"Pasien didominasi jemaah yang terkena heat stroke karena faktor cuaca panas ekstrem," kata Penanggung Jawab Pos Kesehatan Arafah, dr Syahril Firmansyah.

Hingga hari ini, ada empat pasien rawat jalan dan enam pasien rawat inap. Empat di antaranya mengalami heat stroke. "Sisanya faktor penyakit tidak menular, seperti Kanker, Hipertensi, Stroke, dan Diabetes Melitus," jelas dr Syahril.

dr Syahril mengimbau, para jemaah yang saat ini berada di Arafah untuk tidak sungkan bertanya kepada Tim Medis yang berjaga di setiap Sektor. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Ada dokter pendamping di setiap Maktab. Jemaah diimbau komunikasi ke dokter pendamping, aktif bertanya tentang apa yg dikeluhkan. Jika tidak memungkinkan, ada Pos Satelit dan Tenaga Kesehatan dari EMT."

Baca juga: Cara Cek Hasil PPDB Tahap 2 Wilayah Tasikmalaya

"Jika gejala berkurang, bisa kembali kloter. Jika tidak, jemaah belum bisa kembali dan mesti dirujuk ke KKHI (Klinik Kesehatan Haji Indonesia) Arafah atau Posko Kesehatan Indonesia."

Seperti diketahui, sejak Kamis pagi tadi, ribuan jemaah terus datang ke Arafah secara bergelombang. Seluruh jemaah direncanakan sudah berada di Arafah pada Kamis malam ini.

Selanjutnya para jemaah akan bersiap melaksanakan Wukuf pada Jumat siang besok, 8 Juli 2022. Saat Maghrib, jemaah kemudian didorong untuk bergerak menuju Muzdalifah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1659924736908_1659924763

Religi

Usia 65 Tahun ke atas Akan Menjadi Prioritas Haji 2023

SIAPBELAJAR.COM -  Ketua Komisi VIII DPR RI yakinkan masyarakat bahwa jemaah usia 65 tahun ke atas yang belum berangkat pada tahun 2022 akan menjadi prioritas pada pemberangkatan musim haji tahun
1658979625554_1658979650

Religi

33.212 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air

SIAPBELAJAR.COM - Fase pemulangan jemaah haji gelombang pertama (mendarat di Madinah) sudah hampir selesai. Berlangsung sejak 15 Juli 2022, sampai saat ini sudah lebih 33 ribu jemaah yang telah kembal
1658880765355_1658880793

Religi

Ternyata Sumur Zam Zam Pernah Menghilang

SIAPBELAJAR.COM - Air zam zam merupakan air suci yang sudah ada sejak 40 abad silam. Keberadaannya dianggap sebagai sebuah mukjizat dan masih tetap mengalir hingga saat ini. Bahkan, air zam zam
1658195011261_1658195060

Religi

Jemaah Patuhi Aturan, Air Zamzam dalam Koper Bagasi Berkurang Drastis

SIAPBELAJAR.COM - Hari keempat fase kepulangan jemaah haji Indonesia melalui bandara King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi, jumlah air Zamzam di koper bagasi dan tas kabin berkurang drastis.Ketua Panitia
1657924789504_1657924814

Religi

Pemulangan Pertama Jemaah Haji ke Tanah Air

SIAPBELAJAR.COM - Fase pemulangan jemaah haji Indonesia dimulai. Total ada tujuh kelompok terbang (kloter) yang akan akan diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah menuju Tanah