11 Juli, World Population Day 2022

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
16;9 (7)_1657529731

Semakin hari bumi yang kita tinggali semakin padat.

SIAPBELAJAR.COM- Sejak 1990, Hari Populasi Dunia atau World Population Day diperingati setiap tahunnya pada 11 Juli untuk menarik perhatian khalayak pada isu-isu yang muncul dari peningkatan populasi di seluruh dunia.

Peningkatan populasi ini berdampak pada aspek-aspek seperti kesetaraan gender, kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi.

The United Nations Population Fund (UNFPA) dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan untuk tahun 2022, mengatakan bahwa Hari Populasi Dunia seharusnya tidak hanya terbatas pada tantangan, melainkan harus menjadi momen untuk merayakan kemajuan manusia.

“Kisah populasi jauh lebih kaya dan lebih bernuansa daripada yang dapat ditangkap oleh satu angka,” kata UNFPA.  

Sejarah

Pada tahun 1989, Dewan Pemerintahan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations Development Programme (UNDP) menetapkan Hari Populasi Dunia didukung oleh minat yang dihasilkan oleh Hari Lima Miliar yang diperingati pada 11 Juli 1987.

Baca juga: Singapore Urban Polo Kembali Digelar Tahun Ini

Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi dan memutuskan untuk terus memperingati Hari Populasi Sedunia sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran tentang hal-hal yang berkaitan dengan kependudukan, termasuk hubungannya dengan pembangunan dan lingkungan.

Hari Populasi Dunia pertama kali diperingati pada 11 Juli 1990 di lebih dari 90 negara. Sejak saat itu, kantor negara UNFPA dan organisasi lainnya memperingati hari tersebut dalam kemitraannya dengan pemerintah dan masyarakat sipil.

Tema

Karena populasi manusia akan mencapai delapan miliar tahun ini, tema Hari Populasi Dunia 2022 adalah 'Dunia dengan 8 Miliar: Menuju Masa Depan yang Tangguh untuk Semua - Memanfaatkan Peluang dan Memastikan Hak dan Pilihan untuk Semua.' 

Tujuan

Hari Populasi Dunia diperingati dengan tujuan untuk menyoroti kesulitan yang diciptakan oleh kelebihan populasi dan meningkatkan kesadaran tentang bagaimana hal itu dapat membahayakan ekosistem dan kemajuan umat manusia.

Pertumbuhan populasi yang tak henti-hentinya telah mengakibatkan masalah seperti ketidaksetaraan gender dan masalah kesehatan, yang disorot oleh pandemi COVID-19. India merupakan negara terpadat kedua di dunia setelah China.

Baca Juga: Disrupsi Teknologi Pengaruhi Dunia Pendidikan, Nadiem: Adaptasi dan Berinovasi.

Populasi di Indonesia

Melansir Dukcapil.Kemendagri, Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil merilis data kependudukan semester II tahun 2021 pada tanggal 30 Desember 2021.

Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia mencapai 273.879.750 jiwa. Angka ini menunjukkan bahwa terjadi kenaikan jumlah penduduk sebanyak 2.529.861 jiwa dibandingkan tahun 2020.

Dari total 273 jutaan penduduk tersebut, 138.303.472 jiwa adalah laki-laki (50.5%), sedangkan 135.576.278 jiwa lainnya perempuan (49.5%).

Dilaporkan adanya 6.577.916 kejadian pindah-datang yang dilakukan penduduk secara nasional, baik itu antar kabupaten/kota dalam satu provinsi, maupun beda provinsi.

“Database kami juga mencatat adanya pelaporan kelahiran penduduk sebanyak 691.259 jiwa, dan kematian penduduk 1.580.865 jiwa,” kata Direktur Jenderal Dukcapil, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, 

Adapun daerah dengan jumlah penduduk terbanyak, di level provinsi jatuh kepada Provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk 48.220.094 jiwa.

Sementara Provinsi Kalimantan Utara menjadi provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit, yaitu sebanyak 698.003 jiwa.

Di level kabupaten/kota, Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni yakni 5.327.131 jiwa.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682510796887_1682510811

Trending

Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Menurun

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena suhu panas yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun."Suhu panas di Indonesi
1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1772527336693_1772527344

Trending

Langit Indonesia Dihiasi "Blood Moon": Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

JAKARTA – Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hari ini berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka, yakni Gerhana Bulan Total atau yang sering dijuluki sebagai Blood Moon. Fenomena i
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat
Panglima Lantik Perwira_1691646949

Share and Care

PANGLIMA TNI LANTIK 383 PERWIRA

Mediana.id - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melantik 383 perwira remaja TNI yang terdiri dari 33 perwira prajurit sukarela dinas pendek (PSDP) penerbang dan 350 perwira prajurit karier TNI pada R