SIAPBELAJAR.COM- Seorang mahasiswa Universitas Wuhan telah dikonfirmasi terjangkit infeksi kolera. Namun institusi di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei China bersikeras mengatakan untuk tidak perlu panik.
Menurut universitas, mahasiswa
yang sakit telah menerima perawatan tepat waktu dan dalam situasi stabil. Tiga
orang yang diidentifikasi sebagai kontak dekatnya, dua teman sekamar dan
sepertiga yang makan malam bersamanya telah diisolasi.
Kronologi
Setelah diare dan muntah di tengah kondisi badannya yang demam, mahasiswa tersebut mencari bantuan medis di rumah sakit universitas pada malam tanggal 8 Juli dan kemudian dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena diarenya yang cukup parah.
Baca juga: Mahasiswa Universitas Marshall Menerima Beasiswa Gilman
Keesokan harinya, otoritas pengendalian penyakit di distrik tempat universitas itu berada memberi tahu universitas bahwa mahasiswa tersebut diduga menderita kolera.
Kemudian dia dipastikan terinfeksi oleh strain O139 dari Vibrio cholerae, salah satu dari dua serogrup bakteri yang ditemukan menyebabkan wabah kolera.
Universitas mengatakan
bahwa pada malam 10 Juli, dilakukan pemeriksaaan di 259 tempat dan kepada 264
orang dari populasi pengendalian infeksi utama yang terkait dengan kasusnya. Hasil
pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ada infeksi lebih lanjut yang ditemukan.
Daerah-daerah tertentu yang terkait dengan kasus tersebut ditutup sementara dan beberapa orang diberi obat pencegahan.
Sekilas Mengenai Kolera
Kolera merupakan infeksi
diare akut yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi
bakteri Vibrio cholerae yang dapat membunuh dalam beberapa jam jika tidak
ditangani.
Menurut World Health Organization (WHO) sebagian besar orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala atau gejala ringan dan dapat berhasil diobati dengan larutan rehidrasi oral, sedangkan untuk kasus yang parah memerlukan perawatan cepat dengan cairan infus dan antibiotik.
Bakteri yang terdapat
dalam kotoran orang yang terinfeksi hingga 10 hari setelah infeksi dan
dilepaskan kembali ke lingkungan, berpotensi menginfeksi orang lain.
Di Cina, kolera dikategorikan
sebagai penyakit menular tingkat darurat teratas. Kasus penyakit ini telah
dilaporkan jarang dalam beberapa dekade terakhir, meskipun pada tahun lalu
dilaporkan ada lima kasus, namun tidak ada kematian atas penyakit tersebut.
Seniraga
Seniraga
Saintek
Saintek
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib