Universitas Wuhan: Tidak Perlu Panik Tentang Kasus Kolera Mahasiswa

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1657592042757_1657592055

Universitas Wuhan: Tidak Perlu Panik Tentang Kasus Kolera Mahasiswa

SIAPBELAJAR.COM- Seorang mahasiswa Universitas Wuhan telah dikonfirmasi terjangkit infeksi kolera. Namun institusi di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei China bersikeras mengatakan untuk tidak perlu panik.

Menurut universitas, mahasiswa yang sakit telah menerima perawatan tepat waktu dan dalam situasi stabil. Tiga orang yang diidentifikasi sebagai kontak dekatnya, dua teman sekamar dan sepertiga yang makan malam bersamanya telah diisolasi.

Kronologi

Setelah diare dan muntah di tengah kondisi badannya yang demam, mahasiswa tersebut mencari bantuan medis di rumah sakit universitas pada malam tanggal 8 Juli dan kemudian dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena diarenya yang cukup parah.

Baca jugaMahasiswa Universitas Marshall Menerima Beasiswa Gilman

Keesokan harinya, otoritas pengendalian penyakit di distrik tempat universitas itu berada memberi tahu universitas bahwa mahasiswa tersebut diduga menderita kolera.

Kemudian dia dipastikan terinfeksi oleh strain O139 dari Vibrio cholerae, salah satu dari dua serogrup bakteri yang ditemukan menyebabkan wabah kolera.

Pemeriksaan

Universitas mengatakan bahwa pada malam 10 Juli, dilakukan pemeriksaaan di 259 tempat dan kepada 264 orang dari populasi pengendalian infeksi utama yang terkait dengan kasusnya. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ada infeksi lebih lanjut yang ditemukan.

Daerah-daerah tertentu yang terkait dengan kasus tersebut ditutup sementara dan beberapa orang diberi obat pencegahan. 

Sekilas Mengenai Kolera

Kolera merupakan infeksi diare akut yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi bakteri Vibrio cholerae yang dapat membunuh dalam beberapa jam jika tidak ditangani.

Menurut World Health Organization (WHO) sebagian besar orang yang terinfeksi tidak memiliki gejala atau gejala ringan dan dapat berhasil diobati dengan larutan rehidrasi oral, sedangkan untuk kasus yang parah memerlukan perawatan cepat dengan cairan infus dan antibiotik. 

Bakteri yang terdapat dalam kotoran orang yang terinfeksi hingga 10 hari setelah infeksi dan dilepaskan kembali ke lingkungan, berpotensi menginfeksi orang lain.

Di Cina, kolera dikategorikan sebagai penyakit menular tingkat darurat teratas. Kasus penyakit ini telah dilaporkan jarang dalam beberapa dekade terakhir, meskipun pada tahun lalu dilaporkan ada lima kasus, namun tidak ada kematian atas penyakit tersebut.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690340639809_1690340693

Seniraga

Fajar Alfian/Rian Ardianto Lolos ke 16 Besar Japan Open 2023 Usai Taklukkan Wakil China

Mediana.id - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil melaju ke babak 16 besar Japan Open 2023 setelah mengalahkan wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong, pada babak 32 besar, Rabu (26/7/2023).&nbs
1686907458886_1686907469

Seniraga

Moment Messi Dipeluk Fans Saat Argentina Menang 2-0 Atas Australia di Beijing

Mediana.id - Lionel Messi mendapat pelukan dari seorang fans yang masuk ke lapangan dengan mengenakan jersey nomor 10 Argentina pada Kamis saat timnya menang 2-0 atas Australia dalam laga persahabatan
1679650718285_1679650570

Saintek

Inggris Menutup Pintu Bagi Mahasiswa dan Ilmuwan China

SIAPBELAJAR.COM - Inggris melarang lebih dari 1.000 mahasiswa pascasarjana dan ilmuwan China untuk belajar dan bekerja di institusi Inggris pada tahun lalu di tengah ketegangan kerja sama akademik
1675393775079_1675393689

Saintek

Australia Bersiap untuk Kedatangan Ribuan Pelajar dari China

SIAPBELAJAR.COM - Pihak berwenang Australia mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan kedatangan ribuan pelajar dari China menyusul peringatan Kementerian Pendidikan China untuk pelajar yang ter
1669004199057_1669004183

Trending

Panda Raksasa yang Dihadiahkan ke Taiwan Oleh China Mati

SIAPBELAJAR.COM - Kebun Binatang Taipei mengumumkan bahwa seekor panda raksasa yang dihadiahkan oleh China ke Taiwan pada tahun 2008 telah mati setelah periode kesehatan yang buruk.Tuan Tuan dan rek