SIAPBELAJAR.COM - Pejabat Kesehatan Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa mereka tidak memiliki cukup vaksin cacar monyet untuk mengatasi lonjakan permintaan.
Sejauh ini, AS telah
melihat lebih dari 1.800 kasus, meskipun hal tersebut dianggap kurang karena
pengujian juga tertinggal.
Ada kekhawatiran yang berkembang tentang tingkat penyebaran cacar monyet, terutama di New York City, yang merupakan pusat wabah AS.
Penyakit ini, yang ditandai dengan ruam pada kulit, namun biasanya hilang dengan sendirinya tetapi bisa sangat menyakitkan.
"Kami belum
memiliki semua vaksin yang kami inginkan saat ini," kata Direktur Pusat
Pengendalian Penyakit AS, Rochelle Walensky dalam jumpa pers pada hari Jumat.
AS telah menerima sebanyak 370.000 dosis dari hampir 7 juta dosis vaksin yang telah dibeli pemerintah secara total. Tetapi jutaan dosis diperkirakan tidak akan tiba sampai tahun depan.
Menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, pemerintah federal telah mendistribusikan sekitar 156.000 dosis secara nasional dan diharapkan akan mulai mengirimkan 130.000 dosis lagi mulai hari Senin.
Permintaan Maaf
Awal pekan ini, situs vaksinasi kota New York error dikarenakan ribuan orang mencoba memesan janji vaksin sekaligus.
Komisaris Kesehatan Kota New York, Ashwin Vasan meminta maaf atas peluncuran vaksin yang tidak merata.
Baca juga: Seleksi P3K Guru 2022 Dibuka untuk Guru Baru Nol Kuota
"Kami memilikinya. Anda tahu, kesalahan itu seharusnya tidak terjadi dan kami bekerja untuk memperbaikinya serta melakukan yang lebih baik" kata dia pada konferensi pers.
Dalam panggilannya pada hari Selasa dengan pejabat administrasi Biden, Walikota New York, Eric Adams meminta untuk dialokasikan lebih banyak lagi dosis.
Keterlambatan Pengujian Vaksin
Cakupan sebenarnya dari
wabah AS tidak diketahui, dikarenakan keterlambatan pengujian diagnostik dan
gejala yang muncul pun dapat memakan waktu hingga tiga. Sebulan yang lalu AS
hanya memiliki 45 kasus.
“Kami masih mengalami
masalah dengan ketersediaan pengujian dan pasokan vaksin, semua masalah yang
kami lihat bersamaan dengan Covid ini” kata Gregg Gonsalves, seorang Profesor Epidemiologi di Yale School of Public Health.
AS telah membeli lebih
dari 1,1 juta dosis vaksin Jynneos yang diproduksi oleh Bavarian Nordic di
Denmark.
Ratusan ribu dosis diperkirakan akan segera tiba di AS setelah pejabat kesehatan federal Amerika
mengatakan bahwa mereka telah menyelesaikan pemeriksaan pabrik Denmark.
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib