Vaksin Cacar Masih Ampuh Melindungi Dari Risiko Cacar Monyet

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1658846838934_1658847079

Vaksin Cacar Masih Ampuh

SIAPBELAJAR.COM - Meningkatnya status cacar monyet atau monkeypox sebagai kondisi darurat global membuat Indonesia turut waspada. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengemukakan vaksin cacar masih efektif memberikan perlindungan terhadap penerima manfaat dari risiko penularan penyakit cacar monyet atau Monkeypox.

"Monkeypox masih satu genus dengan cacar yang dulu yang Smallpox. Jadi saya bilang ke para ahli, kalau kita pernah divaksin cacar pada tahun 1970-an atau kelahiran seperti saya, yang lansia-lansia itu imunitasnya ada dan (vaksin, red.) cacar itu beda dengan COVID-19 yang turun setiap enam bulan," katanya, Selasa (26/7/2022).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa hingga kini vaksin cacar masih efektif untuk memberi perlindungan terhadap pemerima dari risiko penularan cacar monyet. Menurutnya, cacar monyet atau monkeypox masih satu genus dengan cacar atau smallpox. 

"Monkeypox masih satu genus dengan cacar yang dulu yang Smallpox. Jadi saya bilang ke para ahli, kalau kita pernah divaksin cacar pada tahun 1970-an atau kelahiran seperti saya, yang lansia-lansia itu imunitasnya ada dan (vaksin, red.) cacar itu beda dengan COVID-19 yang turun setiap enam bulan," katanya usai Peluncuran Platform SatuSehat di Hotel Raflles Jakarta, Selasa (26/7/2022).

Dia menjelaskan vaksin cacar memiliki kemampuan melindungi penerima manfaat seumur hidup. "Jadi, antibodinya ada seumur hidup. Buat yang sudah divaksinasi cacar maka relatif terlindungi, kemudian dari perawatannya sudah ada antivirusnya juga," katanya.

Pengendalian

Menkes mengatakan Vaksin cacar menjadi salah satu dari tiga upaya Kementerian Kesehatan untuk upaya mengendalikan cacar monyet yang berpotensi mewabah di dunia.

Metode pengendalian penyakit yang saat ini menjangkiti 16.000 pasien di 75 negara itu, diterapkan di Indonesia melalui penegakan disiplin protokol kesehatan, pemanfaatan alat polymerase chain reaction (PCR), hingga pengadaan obat-obatan.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan sama, dengan menjaga prokes, surveilans dijaga, kalau bisa vaksinasi disiapkan dan pengobatannya," kata dia.

Kemenkes telah menyediakan 500 unit reagen PCR cacar monyet untuk kebutuhan surveilans di seluruh pintu masuk Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan.

Kemenkes juga sedang berupaya mendatangkan tambahan lebih banyak lagi reagen PCR secara impor untuk disebar ke seluruh provinsi di Indonesia pada bulan ini.

Terkait vaksin cacar monyet, kata dia, hingga saat ini belum tersedia di Indonesia sebab hanya ada di Amerika Serikat dan Rusia. Akan tetapi Kemenkes sedang berupaya mendatangkan obat-obatan untuk penyembuhan pasien cacar monyet di dalam negeri.

"Sekarang kita sedang dalam proses untuk mendatangkan obat-obat itu untuk datang ke Indonesia," ujarnya.

Budi mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir secara berlebihan terhadap risiko penularan cacar monyet di dalam negeri.

Alasannya, katanya, cacar monyet relatif lebih mudah dideteksi petugas kesehatan secara kasat mata melalui gejala yang timbul di permukaan kulit, seperti bintik kecil berisi cairan di tangan maupun wajah, perubahan warna kulit menjadi kemerahan, hingga pembengkakan di area selangkangan.

"Biar tidak khawatir, ini baru akan menular sesudah ada gejala, berbeda dengan COVID-19 yang bisa menular sebelum ada gejala, sedangkan cacar monyet gejala dulu di fisik, baru menular dan harus kontak fisik cairannya," katanya

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta
1676301860658_1676301879

Trending

WHO Beri Peringatan Flu Burung

SIAPBELAJAR.COM - World Health Organization (WHO) mengeluarkan peringatan risiko flu burung (H5N1) menjadi pandemi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan kekhawatiran kasus fl
1665199835757_1665199849

Trending

WHO Waspadai Sirup Obat Batuk Buatan India

SIAPBELAJAR.COM - Peringatan global telah dikeluarkan untuk empat sirup obat batuk setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan mereka dapat dikaitkan dengan kematian 66 anak di Gambia.Si
1663646967872_1663646989

Trending

Peringatan Terkait Kasus Cacar Monyet di China

SIAPBELAJAR.COM - Seorang pejabat tinggi kesehatan China telah memperingatkan penduduk setempat agar tidak menyentuh orang asing, sehari setelah China mencatat infeksi cacar monyet pertamanya.Dalam
1662475109806_1662475132

Trending

Varian baru Cacar Monyet Muncul di Inggris

SIAPBELAJAR.COM - Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) melaporkan kemunculan varian baru dari cacar monyet atau Monkeypox pada Kamis (1/9). Diketahui bahwa pasien tersebut baru saja berpergian dar