Mengenai Virus Langya yang Terdeteksi di China Timur

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1660443436814_1660443443

Virus Langya, Virus Baru yang Terdeteksi di China Timur

SIAPBELAJAR.COM - Para ilmuwan sedang melacak virus baru yang berasal dari hewan di China Timur yang telah menginfeksi setidaknya puluhan orang di sana.

Novel Langya henipavirus (LayV) ditemukan pada 35 pasien di provinsi Shandong dan Henan. Banyak yang mengalami gejala seperti demam, kelelahan dan batuk.

Mereka diduga tertular virus dari hewan. Sejauh ini, tidak ada bukti bahwa LayV dapat menular antar manusia. Para peneliti mendeteksi virus terutama pada tikus.

Penemuan ini disorot dalam sebuah surat yang ditulis oleh para peneliti dari China, Singapura dan Australia dan diterbitkan di New England Journal of Medicine pada bulan ini.

Salah satu peneliti, Wang Linfa dari Duke-NUS Medical School di Singapura, mengatakan kepada Global Times yang dikelola pemerintah China bahwa kasus LayV yang ditemukan sejauh ini belum berakibat fatal atau sangat serius. Mereka meminta pemerintah untuk tidak perlu panik.

Namun, Wang menegaskan bahwa kewaspadaan masih perlu dilakukan karena banyak virus yang ada di alam memiliki hasil yang tidak terduga ketika menginfeksi manusia.

Penemuan LayV dan Sekilas Mengenai LayV

Para ilmuwan mengatakan LayV ditemukan pada 27% tikus yang diuji, menunjukkan bahwa mamalia mirip tahi lalat itu mungkin merupakan reservoir alami untuk virus tersebut. Sekitar 5% anjing dan 2% kambing juga dinyatakan positif.

Dalam ekologi dan epidemiologi penyakit infeksi, reservoir alami, juga dikenal sebagai reservoir penyakit atau reservoir infeksi, adalah populasi organisme atau lingkungan spesifik yang ditempati oleh patogen untuk hidup dan bereproduksi secara alami, atau tempat patogen bergantung untuk kelangsungan hidupnya.

Pusat Pengendalian Penyakit Taiwan mengatakan bahwa pihaknya sedang memperhatikan perkembangan LayV.

LayV adalah sejenis henipavirus, kategori virus zoonosis yang dapat berpindah dari hewan ke manusia.

Virus zoonosis merupakan virus yang sangat umum. Namun saat ini telah menarik lebih banyak perhatian sejak awal pandemi Covid-19.

Beberapa Penyakit Menular Mengalami Peningkatan Akibat Eksploitasi Satwa Liar dan Perubahan Iklim

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mengatakan bahwa para ilmuwan memperkirakan tiga dari setiap empat penyakit menular baru atau yang muncul pada manusia berasal dari hewan.

Sebelumnya, PBB telah memperingatkan bahwa dunia akan melihat lebih banyak lagi penyakit seperti itu dengan meningkatnya eksploitasi satwa liar dan perubahan iklim.

Beberapa virus zoonosis berpotensi fatal bagi manusia. Virus tersebut termasuk virus Nipah yang mewabah secara berkala di antara hewan dan manusia di Asia dan virus Hendra yang pertama kali terdeteksi pada kuda di Australia.

Henipavirus terkait lainnya juga telah ditemukan pada tikus, serta kelelawar dan hewan pengerat.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690340639809_1690340693

Seniraga

Fajar Alfian/Rian Ardianto Lolos ke 16 Besar Japan Open 2023 Usai Taklukkan Wakil China

Mediana.id - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil melaju ke babak 16 besar Japan Open 2023 setelah mengalahkan wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong, pada babak 32 besar, Rabu (26/7/2023).&nbs
1686907458886_1686907469

Seniraga

Moment Messi Dipeluk Fans Saat Argentina Menang 2-0 Atas Australia di Beijing

Mediana.id - Lionel Messi mendapat pelukan dari seorang fans yang masuk ke lapangan dengan mengenakan jersey nomor 10 Argentina pada Kamis saat timnya menang 2-0 atas Australia dalam laga persahabatan
1679650718285_1679650570

Saintek

Inggris Menutup Pintu Bagi Mahasiswa dan Ilmuwan China

SIAPBELAJAR.COM - Inggris melarang lebih dari 1.000 mahasiswa pascasarjana dan ilmuwan China untuk belajar dan bekerja di institusi Inggris pada tahun lalu di tengah ketegangan kerja sama akademik
1675393775079_1675393689

Saintek

Australia Bersiap untuk Kedatangan Ribuan Pelajar dari China

SIAPBELAJAR.COM - Pihak berwenang Australia mengatakan bahwa mereka sedang mempersiapkan kedatangan ribuan pelajar dari China menyusul peringatan Kementerian Pendidikan China untuk pelajar yang ter
1669004199057_1669004183

Trending

Panda Raksasa yang Dihadiahkan ke Taiwan Oleh China Mati

SIAPBELAJAR.COM - Kebun Binatang Taipei mengumumkan bahwa seekor panda raksasa yang dihadiahkan oleh China ke Taiwan pada tahun 2008 telah mati setelah periode kesehatan yang buruk.Tuan Tuan dan rek