Tijjani Reijnders: Gelandang Keturunan Indonesia yang Siap Bersinar di AC Milan

Liejeu

Kontributor : Liejeu
Editor : A. Fateeh

0

0

Trending
1690443256587_1690443279

Tijjani Reijnders

Mediana.id - AC Milan telah resmi mendapatkan jasa Tijjani Reijnders dari AZ Alkmaar pada bursa transfer musim panas 2023. Pemain berusia 24 tahun itu bergabung dengan Rossoneri dengan nilai transfer sekitar 20 juta euro dan kontrak lima tahun hingga 2028. Siapa sebenarnya Tijjani Reijnders dan apa yang bisa ia berikan untuk AC Milan?

Latar Belakang

Tijjani Reijnders lahir di Zwolle, Belanda, pada 29 Juli 1998. Ia memiliki darah Indonesia dari ibunya yang berasal dari Maluku. Ia memulai karier sepak bolanya di klub akademi WVF Zwolle sejak usia lima tahun. Ia kemudian pindah ke PEC Zwolle, FC Twente, dan CSV 28 sebelum akhirnya bergabung dengan AZ Alkmaar pada 2016.

Di AZ Alkmaar, Tijjani Reijnders berkembang menjadi salah satu gelandang muda terbaik di Liga Belanda. Ia mencetak tujuh gol dan memberikan 12 assist dalam 54 pertandingan di semua kompetisi musim lalu. Ia juga menjadi bagian dari tim nasional Belanda U-21 yang menjuarai Kejuaraan Eropa U-21 tahun 2023.

Gaya Bermain

Tijjani Reijnders adalah seorang gelandang serba bisa yang bisa bermain di posisi sentral maupun sayap. Ia memiliki kemampuan teknis, kreativitas, dan visi permainan yang tinggi. Ia juga mampu mengembangkan permainan dari belakang, melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan, dan memberikan umpan-umpan akurat.

Tijjani Reijnders sendiri mengaku sebagai gelandang box to box yang suka sepak bola menyerang. Ia mengidolakan pemain-pemain Belanda legendaris seperti Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard. Ia juga terinspirasi oleh tradisi pemain Belanda di AC Milan seperti Clarence Seedorf, Mark van Bommel, dan Nigel de Jong.

Prospek AC Milan

Tijjani Reijnders menjadi rekrutan kelima AC Milan di musim panas ini setelah Marco Sportiello, Luka Romero, Ruben Loftus-Cheek, dan Christian Pulisic. Ia didatangkan untuk mengisi kekosongan di lini tengah setelah kepergian Sandro Tonali ke Newcastle United.

Tijjani Reijnders memiliki potensi untuk menjadi pemain kunci di AC Milan. Ia bisa bermain sebagai gelandang tengah bersama Franck Kessie atau Ismael Bennacer, atau sebagai gelandang sayap bersama Alexis Saelemaekers atau Samuel Chukwueze. Ia juga bisa memberikan variasi dan kedalaman skuad bagi pelatih Stefano Pioli.

Tijjani Reijnders mengaku sangat senang dan bangga bisa bergabung dengan AC Milan. Ia tidak perlu berpikir dua kali ketika mendapat tawaran dari klub besar Italia itu. Ia bahkan menolak minat dari Barcelona dan timnas Indonesia demi memilih AC Milan.

Tijjani Reijnders berharap bisa membantu AC Milan meraih prestasi di Liga Italia dan Eropa. Ia juga ingin membuktikan diri sebagai pemain keturunan Indonesia yang bisa berjaya di level tertinggi sepak bola dunia.

Mediana.id


Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682510796887_1682510811

Trending

Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Menurun

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena suhu panas yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun."Suhu panas di Indonesi
1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1772527336693_1772527344

Trending

Langit Indonesia Dihiasi "Blood Moon": Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

JAKARTA – Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hari ini berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka, yakni Gerhana Bulan Total atau yang sering dijuluki sebagai Blood Moon. Fenomena i
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat