Harapan Presiden pada NU

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1653372710563_1653372752

Harapan Presiden

Presiden Joko Widodo mengharapkan peran Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus bergerak dan berkontribusi dalam memperkuat kehidupan bangsa dan memajukan peradaban dunia.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan yang disampaikannya secara virtual untuk Harlah ke-95 salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

“Saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun, Milad yang ke-95 untuk Nahdlatul Ulama. Semoga Allah Swt. senantiasa merahmati dan memberkahi Nahdlatul Ulama serta warga Nahdliyin di seluruh dunia. Mari kita dukung terus Nahdlatul Ulama agar bergerak dan terus berkontribusi memperkuat kehidupan bangsa Indonesia dan memajukan peradaban dunia dengan spirit Islam Nusantara yang rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Presiden mengatakan bahwa sejak sebelum Indonesia merdeka, NU telah memberikan kontribusi nyata dalam upaya mencapai kemerdekaan. Setelah kemerdekaan organisasi ini meneruskan kontribusinya dengan turut mengisi pembangunan negara.

“Kita semua bersyukur, alhamdulillah, dan berterima kasih kepada Nahdlatul Ulama yang senantiasa konsisten membela Pancasila, membela Bhinneka Tunggal Ika, membela Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945,” ujarnya.

Kepala Negara menambahkan, di tengah perubahan dan tantangan zaman yang semakin kompleks, NU juga berada di garda terdepan dalam membela kepentingan bangsa dan negara.

“Kita semua melihat bukti Nahdlatul Ulama berperan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menggerakkan semangat nasionalisme, dan semangat toleransi serta dalam melawan segala bentuk radikalisme dan terorisme,” tuturnya.

Presiden berharap agar peran strategis para kiai, ibu nyai, dan santri NU yang bersama-sama seluruh pemangku kepentingan bangsa ikut membangun masa depan Indonesia dapat terus berlanjut dan terjalin erat.

Apalagi bangsa Indonesia tengah menghadapi tantangan era revolusi industri jilid keempat dan kompetisi global yang harus dilalui bersama-sama demi keberlangsungan bangsa dan kemajuan umat.

“Saya bangga menyaksikan para nahdliyin muda, para santri berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis pesantren,” ujarnya.

Setiap mengunjungi pesantren-pesantren, imbuh Presiden, dirinya merasakan optimisme karena melihat para santri tidak hanya paham ilmu agama tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan.

“Bahkan, saat ini para santri sudah melek digital dan tidak sedikit yang menjadi pelopor teknologi informasi yang bisa membawa manfaat nyata bagi negara ini,” pungkasnya. (setkab)

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1687065646010_1687065674

Seniraga

Final Indonesia Open 2023 : Mampukah Antony Ginting Kembali Menaklukan Viktor Axelsen?

Mediana.id - Jakarta, 18 Juni 2023 - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, berhasil melaju ke babak final Indonesia Open 2023, turnamen bulu tangkis level Super 1000 yang berlangsung di I
1669953798035_1669953849

Trending

PBNU Larang Utusan Khusus AS Jessica Stern Kampanye LGBT di RI

SIAPBELAJAR.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrurrozi tak mempersoalkan kehadiran Utusan Khusus Amerika Serikat di bidang memajukan HAM kelompok LGBTQI+ Jessica Stern di Indonesia a
1668847927247_1668848078

Trending

Rais Syuriyah PBNU KH Abun Bunyamin Ruhiat Meninggal

SIAPBELAJAR.COM - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ajengan KH Abun Bunyamin Ruhiat wafat pada Sabtu (19/11/2022) pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit TM
1663714011222_1663714115

Trending

Ketua Umum PGRI Temui Presiden Jokowi Bahas RUU Sisdiknas

SIAPBELAJAR.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta pada hari ini Selasa 20
1663333953207_1663333979

Trending

Jokowi Instruksikan Mobil Listrik Jadi Kendaraan Dinas Pemerintah

SIAPBELAJAR.COM - Presiden Jokowi mengintruksikan mobil listrik sebagai kendaraan dinas pemerintah. Instruksi ini ditujukan keseluruh Menteri Kabinet Indonesia maju, Sekretaris Kabinet, Kepala staf ke