SIAPBELAJAR.COM - Dewan
Pengunjung George Mason University telah
setuju untuk membantu mahasiswa sarjana di negara bagian dengan biaya kuliah, memberikan
suara untuk mengeluarkan kredit yang setara dengan 3% dari kenaikan biaya
kuliah yang disetujui pada awal tahun.
Pejabat universitas
mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kredit kuliah musim gugur untuk
mahasiswa dalam negeri yang mengejar studi sarjana akan mulai diterapkan pada
pertengahan November.
Menurut sekolah, kredit
tersebut sama dengan $285 atau sekitar Rp 4,3 juta untuk siswa yang belajar
penuh waktu dan akan didistribusikan kepada mereka yang terdaftar di lebih dari
15 atau dalam waktu kurang dari 6 jam kredit.
“Kredit akan secara
efektif membawa tingkat kuliah sarjana di negara bagian kembali ke $9,510 atau
sekitar Rp 144,5 juta untuk tahun ini, turun dari $9,768 atau sekitar Rp 148,4 yang
sebelumnya disetujui.
Kredit yang disetujui
dewan menciptakan kekurangan anggaran total untuk Mason sekitar $5,8 juta atau
sekitar Rp 88,1 miliar untuk tahun fiskal saat ini,” bunyi pernyataan itu.
Mason menjelaskan bahwa
saldo kredit akan diterapkan terhadap biaya musim semi, kecuali untuk penerima
Gelar IV atau mahasiswa yang tidak akan kembali ke kampus selama musim semi.
Yang terakhir, universitas
mengatakan bahwa pihaknya akan mengembalikan uang dari bulan November hingga
akhir Januari.
Gagasan Mempertahankan Biaya Kuliah
Presiden George Mason University, Gregory Washington menekankan bahwa universitas selalu mendukung gagasan untuk mempertahankan biaya kuliah bagi mahasiswanya serendah mungkin.
Oleh karena itu, Dewan Pengunjung memutuskan untuk membekukan biaya kuliah S1 untuk tahun lalu.
“Dan mereka melakukannya meskipun beroperasi di pasar yang paling mahal dan kompetitif di Virginia. Terlepas dari kenyataan bahwa selama bertahun-tahun, Mason menerima dana yang jauh lebih sedikit per siswa daripada universitas doktoral empat tahun lainnya di Virginia,” kata Washington.
Upaya Menjaga Keseimbangan
Sementara itu, Rektor
Dewan Pengunjung Mason, Horace Blackman mengatakan bahwa kenaikan awal yang
disetujui pada tahun ini mengikuti upaya untuk menjaga keseimbangan antara
melestarikan pengalaman mahasiswa dan tidak mempengaruhi keluarga di Virginia
secara ekonomi.
“Saat ini Mason akan
bekerja untuk menyeimbangkan kembali operasi berdasarkan pemotongan baru ini dengan
komitmen kami untuk meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat,” tambah
Blackman.
Sekilas Mengenai George
Mason University
George Mason University didirikan pada tahun 1957 sebagai kampus cabang
Universitas Virginia, namun mulai bekerja sebagai lembaga independen empat
tahun pada tahun 1972.
Saat ini, sekolah
tersebut menerima lebih dari 38.000 mahasiswa, yang sebagian besar berasal dari
Virginia. Sekitar 80% mahasiswa yang lulus dari Mason memiliki pekerjaan dalam
waktu enam bulan.
Menurut U.S News College Rankings 2023, George Mason University adalah salah
satu dari 10 universitas negeri teratas untuk keragaman dan inovasi, menggeser
lima peringkat untuk keragaman dan satu peringkat untuk inovasi.
Universitas ini juga
menduduki peringkat 10 besar dalam keamanan siber sarjana, bergerak dari
peringkat 15 ke 10 secara nasional.
Saintek
Saintek
Ekonomi
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib