Alokasi Dukungan Dana dari Queen’s University Belfast

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1666146928609_1666146951

Queen's University Belfast, Inggris Raya

SIAPBELAJAR.COM - Queen's University Belfast telah mengumumkan bahwa pihaknya akan menghabiskan £7,69 juta atau sekitar Rp 134,9 miliar untuk mendukung mahasiswa dan stafnya yang berjuang di tengah krisis biaya hidup saat ini di Inggris.

Sebagai bagian dari dukungan, sebanyak 3.600 mahasiswa yang pendapatan keluarganya di bawah £25,000 atau sekitar Rp 438,5 juta per tahun akan menerima pembayaran satu kali masing-masing £400 atau sekitar Rp 7 juta, sementara yang lain akan menerima pembayaran satu kali sebesar £150 atau sekitar Rp 2,6 juta.

Selain itu, staf kecuali manajemen senior akan dibantu dengan pembayaran antara £500 atau sekitar Rp 8,7 juta dan £750 atau sekitar Rp 13,1 juta. Jumlah yang akan diterima setiap anggota staf akan tergantung pada tingkat gaji.

Mahasiswa internasional juga terkena dampak krisis biaya hidup di Inggris, sehingga universitas mengatakan akan mengalokasikan sejumlah £600,000 atau sekitar Rp 10,5 miliar ke dalam dana dukungan mahasiswa yang hanya akan diberikan kepada mahasiswa internasional.

Wakil Rektor Universitas, Profesor Ian Greer mengatakan bahwa mahasiswa dan staf yang bekerja di Queen's University Belfast sedang menghadapi ketidakpastian musim dingin karena harga bahan bakar yang tinggi, penggadaian dan tagihan makanan.

Greer mengatakan bahwa kesehatan mental mahasiswa dan staf adalah prioritas universitas serta bersama dengan mereka dan perwakilan serikat pekerja, pihaknya telah mencari opsi untuk mendukung komunitasnya selama krisis ini.

“Paket pendanaan mahasiswa baru sebesar £5,7 juta atau sekitar Rp 99,9 miliar yang dialokasikan dari dana Universitas, di samping £2,7 juta atau sekitar Rp 47,3 miliar dana dukungan mahasiswa yang disediakan oleh Departemen Ekonomi telah disepakati untuk memberikan langkah-langkah ini. Intervensi baru ini merupakan tambahan dari pendekatan subsidi kami saat ini untuk keanggotaan Queen's Sport dan penyediaan penitipan anak,” katanya.

Disambut Dengan Baik

Presiden Serikat Mahasiswa Queen, Emma Murphy mengatakan bahwa serikat pekerja menyambut baik dukungan ekstra yang akan ditawarkan universitas kepada mahasiswa dan staf mengingat dampak krisis ini terhadap mereka.

Di luar itu, Murphy mengatakan akan terus melobi partai-partai politik untuk mendapat dukungan lebih dalam hal ini.

“Namun, bulan-bulan terburuk masih akan datang bagi mahasiswa, sehingga Persatuan Mahasiswa bermaksud untuk terus melobi partai politik untuk berbuat lebih banyak untuk membantu dan mendukung mahasiswa di bulan-bulan mendatang,” kata dia.

Greer mengatakan bahwa paket ini akan memiliki efek penting pada tahun akademik ini. Ia juga menambahkan bahwa universitas akan mengevaluasi lebih lanjut cara untuk mendukung komunitasnya di tengah melonjaknya biaya hidup.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682495886113_1682495709

Saintek

2 Mahasiswa Internasional Memenangkan Kasus Melawan Otoritas Belgia

SIAPBELAJAR.COM - Pengadilan telah memerintahkan negara Belgia untuk memberikan kompensasi kepada dua mahasiswa internasional setelah menahan mereka secara tidak sah di perbatasan Belgia.Mahasiswa
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681478904613_1681478735

Saintek

Rencana Columbia University Membuka Pusat Global Baru di Israel Menuai Kritik

SIAPBELAJAR.COM - Columbia University telah mengumumkan rencananya untuk membuka pusat baru di Tel Aviv, Israel untuk memperluas kemitraan yang ada di negara tersebut. Rencana ini memicu kontroversi